Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Audiovisual Media Health Education on Family Behavior in Caring for Tuberculosis Patients Komang Ayu Henny Achjar; Ni Made Arisasmita Candra Dewi; Agus Sri Lestari; I Ketut Gama; I Gusti Ketut Ngurah; Nyoman Ribek
Journal of Education Reseach and Evaluation Vol 8 No 2 (2024): May
Publisher : LPPM Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jere.v8i2.77109

Abstract

Currently, TBC is still a health problem in Indonesian society. It is hoped that the role of the family in assisting tuberculosis patients can help achieve a cure rate so that a reduction in the number of tuberculosis sufferers can be achieved. This research aims to analyze the influence of audiovisual health education media on family behaviour in caring for tuberculosis patients. This type of research is a pre-experimental design with a one-group pretest-posttest design. The population in this study was 75 people. The sampling technique was non-probability with a purposive sampling technique, and a total sample of 63 samples was obtained. The data collection method uses tests. The research instrument used in this research was a questionnaire. Data analysis was carried out using the Wilcoxon test. The results of statistical tests prove that audiovisual health media education influences family behaviour in caring for tuberculosis patients. It was concluded that audiovisual health media education can improve family behaviour in caring for tuberculosis patients. This research implies that the application of audiovisual health media can help families in caring for tuberculosis patients.
Pemberdayaan dan Pelatihan Kader Posyandu Lansia dalam Pencegahan Hipertensi di Desa Tibubeneng, Kabupaten Badung, Propinsi Bali Lestari, Agus Sri; Komang Ayu Henny Achjar; Ketut Sudintara
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 6 No 2 (2026): JAMSI - Maret 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.2560

Abstract

Peningkatan jumlah lansia di Indonesia yang mencapai 11,75% pada tahun 2023 menimbulkan tantangan bagi layanan kesehatan masyarakat, khususnya dalam pencegahan hipertensi sebagai penyakit tidak menular dengan prevalensi tinggi. Kondisi ini menunjukkan perlunya penguatan kapasitas kader posyandu lansia sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan berbasis komunitas. Program ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader melalui edukasi, pelatihan pengukuran tekanan darah, dan pendampingan lapangan. Metode pelaksanaan meliputi penyuluhan interaktif, praktik langsung penggunaan sphygmomanometer digital, serta supervisi berkelanjutan kepada 25 kader posyandu. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan rata-rata pengetahuan dari 65 menjadi 88, dengan proporsi kategori sangat baik naik dari 8% menjadi 76%. Pada aspek keterampilan, kemampuan melakukan pengukuran tekanan darah sesuai standar meningkat dari 20% menjadi 100% setelah intervensi. Program ini berdampak pada penguatan kualitas layanan kesehatan primer dan mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan/ Sustainable Development Goals 3 (SDG 3) tentang kesehatan yang baik dan kesejahteraan.