Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

SINERGI BISNIS DIGITAL DAN DIGITAL MARKETING DALAM MENINGKATKAN BRAND AWARENESS DI ERA GLOBALISASI Yuliani, Sarah; Sasi Ramadhani, Nidya Calista; Putri Sentosa, Aura Nabila
Jurnal Inspirasi Ilmu Manajemen Vol 3 No 2 (2025): Jurnal Inspirasi Ilmu Manajemen
Publisher : Program Studi Magister Manajemen, Direktorat Pascasarjana, Universitas Sangga Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32897/jiim.2025.3.2.4152

Abstract

In the age of globalization, the advancement of digital technology has prompted organizations to adopt digital strategies in their operations and marketing. Digital business synergy and digital marketing are essential components for enhancing brand awareness. Extensive research has been conducted on the synergy between digital business and digital marketing for brand recognition; however, studies focusing on MSMEs remain few. This study seeks to examine and elucidate the impact of digital business synergy and digital marketing on enhancing brand awareness in the context of globalization. This research employs a quantitative methodology utilizing a descriptive approach. Data was gathered via a questionnaire administered to 100 MSMEs in Sukabumi that have adopted digital business strategies and digital marketing, complemented by interviews to enhance comprehension of the issue under investigation. The analytical method employs multiple linear regression to ascertain the correlation between independent factors and brand awareness. The study's results indicate that the integration of digital business and digital marketing significantly impacts brand recognition, accounting for an influence of 68.1%. This research offers valuable insights for business stakeholders and government entities regarding the significance of digital transformation, serving as a reference for future studies in digital marketing and the digital economy.
Kemitraan Strategis Antar-Unit Ekonomi Lokal: Kolaborasi KMP Benteng dan Dapur MBG Sukabumi Alhidayatullah, Alhidayatullah; Sunandar, Rahmah Silvia; Yuliani, Sarah
Jurnal Inspirasi Ilmu Manajemen Vol 4 No 2 (2026): Jurnal Inspirasi Ilmu Manajemen
Publisher : Program Studi Magister Manajemen, Direktorat Pascasarjana, Universitas Sangga Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32897/jiim.2026.4.2.5294

Abstract

Penguatan ekonomi lokal menuntut adanya sinergi antar-unit ekonomi berbasis komunitas agar mampu menghadapi dinamika rantai pasok dan keterbatasan sumber daya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemitraan strategis antara Koperasi Merah Putih (KMP) Kelurahan Benteng dan pengelola Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Sukabumi, dengan fokus pada pola kerja sama dan manajemen rantai pasok pangan. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi. Informan dipilih secara purposif berdasarkan keterlibatan langsung dalam praktik kemitraan. Analisis data dilakukan menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan SaldaƱa yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, serta didukung dengan triangulasi sumber untuk menjaga keabsahan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemitraan antara KMP Benteng dan Dapur MBG telah berjalan secara operasional dengan dukungan legalitas kelembagaan koperasi, mekanisme rantai pasok yang relatif terstruktur, serta integrasi peran personel yang mempercepat koordinasi. KMP Benteng berperan sebagai penghubung utama antara distributor dan Dapur MBG dalam penyediaan bahan pangan seperti beras SPHP, telur, dan minyak goreng. Meskipun masih terdapat keterbatasan dalam formalitas kerja sama dan kapasitas manajerial, kemitraan ini terbukti mampu menjaga stabilitas pasokan pangan sekaligus memperkuat fungsi koperasi sebagai penggerak ekonomi lokal. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kemitraan strategis antar-unit ekonomi lokal yang dibangun atas dasar kebutuhan riil, kepercayaan, dan komunikasi intensif dapat menjadi strategi efektif dalam mendukung pembangunan ekonomi lokal yang berkelanjutan.