Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Kajian Pengungkapan Akuntansi dalam Task Force on Climate-related Financial Disclosures Bertold L. Loy Panda; Khaula Lutfiati Rohmah
Prosiding Seminar Nasional Multidisiplin Ilmu Vol. 6 No. 1 (2024): Membangun Ekosistem AI di Bidang Kesehatan, Ekonomi, dan Humaniora: Peluang dan
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fenomena perubahan iklim yang terjadi saat ini telah menjadi ancaman dan tantangan yang serius pada berbagai sektor kehidupan, termasuk sektor bisnis. Bisnis sebagai salah satu penggerak perekonomian yang memiliki hubungan yang erat dengan perubahan iklim dituntut untuk menerapkan praktik bisnis yang transparan dan berkelanjutan. Penerapan akuntansi dan pelaporan keuangan terkait iklim merupakan salah satu langkah tepat yang dapat dilakukan oleh perusahaan dalam rangka menanggulangi perubahan iklim yang masih terus berlanjut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kerangka kerja Task Force on Climate-related Financial Disclosures (TCFD) yang merupakan salah satu acuan pelaporan keuangan yang dapat digunakan oleh organisasi di berbagai sektor dan yurisdiksi. Melalui empat rekomendasi elemen inti pengungkapan keuangan terkait iklim, yaitu tata kelola, strategi, manajemen risiko, serta metrik dan target, TCFD membantu kreditor, investor, dan stakeholder dalam memahami serta menilai risiko dan peluang terkait iklim. Sehingga perusahaan dalam menjalankan bisnisnya dapat mengambil keputusan dan strategi bisnis yang tepat, berkelanjutan, dan tanggap terhadap perubahan iklim. Melalui metode studi literatur, penelitian ini akan mengkaji empat rekomendasi elemen inti pengungkapan terkait iklim dan manfaat pengungkapannya. Hasil penelitian ini diharapkan mampu mendorong perusahaan- perusahaan untuk menerapkan rekomendasi TCFD sebagai upaya dalam menanggulangi perubahan iklim.
Pengungkapan Akuntansi Iklim dalam Perspektif Global Reporting Initiative Fatma Nawang Setiyani; Khaula Lutfiati Rohmah
Prosiding Seminar Nasional Multidisiplin Ilmu Vol. 6 No. 1 (2024): Membangun Ekosistem AI di Bidang Kesehatan, Ekonomi, dan Humaniora: Peluang dan
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perubahan iklim telah menjadi isu global yang dampaknya terus tereskalasi dari masa ke masa. Dampak negatif dari pelepasan emisi ke udara membuat resah berbagai sektor jika tidak segera ditangani. Sektor bisnis adalah salah satu sektor yang terdampak, ini menjadi ancaman serius dan sebaiknya segera dilakukanya langkah-langkah peminimalisir resiko. Bisnis untuk kedepanya diharuskan untuk beradaptasi dengan perubahan iklim ini, meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan dan keberlanjutan. Selain berpengaruh pada bisnis, ini juga berlaku sebaliknya, dimana lingkungan juga terdampak. Kedua sektor tersebut saling berkaitan, keduanya juga harus melakukan upaya baru terkait pencegahan dan mitigasi risiko. Salah satu upaya di sektor bisnis yaitu, pengungkapan terhadap perubahan iklim (climate change) untuk mitigasi risiko terkait global warming. Atas dasar tersebut perusahaan perlu menyesuaikan pelaporan informasinya, perlu sedikit modifikasi di bagian laporan atas kinerja yang menyediakan informasi terkait dengan adaptasi (climate change). Akuntansi sebagai penyedia informasi yang dibutuhkan oleh stakeholder perusahaan untuk pengambilan keputusan dan pertimbangan untuk keberlanjutan. Informasi yang disajikan juga patuh dengan standar yang ada, salah satunya adalah GRI (Global Reporting Initiative) sebagai landasan dalam pengungkapan informasi. Perubahan iklim mengharuskan perbaikkan dan penyesuaian di banyak sektor, terutama sektor ekonomi. Bisnis termasuk dalam sektor ekonomi juga penting untuk diperhatikan karena juga berdampak signifikan atas perubahan iklim.