Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Hubungan Motivasi ibu dengan Pemilihan Metode Kontrasepsi Rizki Muji Lestari; Lensi Natalia Tambunan
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 1 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i1.428

Abstract

Laju pertumbuhan penduduk Indonesia yang tinggi merupakan permasalahan yang besar dan perlu penanganan yang sungguh-sungguh dari semua pihak masyarakat dan pemerintah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan motivasi ibu dengan pemilihan metode kontrasepsi di Kabupaten Tulungagung. Desain penelitian ini adalah penelitian Kuantitatif korelasional dengan pendekatan Cross-sectional. Teknik Sampling yang digunakan adalah purposive sampling dengan jumlah sampel 30 responden. Dari hasil analisis data menggunakan Chi Square didapatkan ada hubungan antara motivasi ibu dengan pemilihan metode kontrasepsi (p = 0,000) dan ada hubungan antara dukungan suami dengan pemilihan metode kontrasepsi (0,004). Penelitian ini menunjukkan hasil bahwa motivasi ibu dalam pemilihan metode kontrasepsi mayoritas memiliki motivasi tinggi. Hal ini bisa terjadi karena dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti tingkat pendidikan, usia, maupun paritas.
Pengaruh Senam Lansia Terhadap Peningkatan Kualitas Hidup Lansia Di Posyandu Kemuning Evie Trihartiningsih; Lensi Natalia Tambunan
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 1 No. 1 (2023)
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v1i1.146

Abstract

Lansia akan mengalami kemunduran terutama di bidang kemampuan fisik sehinggga mengakibatkan timbulnya gangguan dalam hal mencukupi kebutuhan sehari-harinya yang berakibat dapat meningkatkan ketergantungan untuk memerlukan bantuan orang lain. Salah satu cara untuk memperbaiki kesehatan lansia adalah dengan senam lansia. Senam lansia membuat tubuh agar tetap bugar dan tetap segar sehingga bermanfaat untuk menghambat proses degeneratif/penuaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh senam lansia terhadap peningkatan kualitas hidup lansia di Posyandu Kemuning Wilayah Kerja Puskesmas Kayon Kota Palangka Raya. Desain penelitian ini menggunakan desain eksperimen dengan rancangan pretest-posttest one group design.. Populasi penelitian ini adalah 42 lansia di Posyandu Kemuning Wilayah Kerja Puskesmas Kayon Kota Palangka Raya. Teknik sampling yang digunakan adalah Purposive sampling dan uji statistik yang digunakan pada penelitian ini adalah uji McNemar Test. Kesimpulan dari penelitian ini adalah ada pengaruh senam lansia terhadap peningkatan kualitas hidup lansia.
Literature Review Pengaruh Aktivitas Fisik Terhadap Kualitas Hidup Lansia Lensi Natalia Tambunan; Evie Trihartiningsih
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 1 No. 3 (2023)
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v1i3.153

Abstract

Pendahuluan: Kualitas Kesehatan, kondisi fisik dan kondisi social memiliki dampak terhadap peningkatan usia harapan hidup, sehingga peningkatan usia harapan hidup tercermin dari semakin meningkatnya jumlah penduduk lansia dari tahun ke tahun. Perubahan yang terjadi pada lansia cenderung akan mengalami penurunan fisik, psikologi dan psikososial. Perlunya tindakan aktifitas fisik yang dapat menjangkau seluruh aspek yang mengalami penurunan. Tujuan penelitian: Untuk mengidentifikasi pengaruh aktifitas fisik terhadap kualitas hidup lansia. Metode penelitian: Dengan menggunakan literature review sebagai panduan pencarian artikel penelitian diperoleh dari internet dengan menggunkan Google Scholar. Hasil: Analisis dari 10 artikel penelitian yang terpilih menunjukan bahwa Aktifitas fisik berpengaruh pada kualitas hidup lansia. Lansia diharapkan selalu beraktifitas fisik seperti berjalan, berolah raga, bergerak sehingga tubuh menjadi sehat dan bugar serta kualitas hidup menjadi lebih baik. Selain itu, perlu dilakukannya pemeriksaan Kesehatan rutin, kegiatan keagamaan yang diikuti oleh lansia serta mengikuti kegiatan peltihan seperti pelatihan keterampilan dan kesempatan untuk menyalurkan hobi. Kesimpulan:Hasil dari literature review ini bahwa kualitas hidup lansia dipengaruhi oleh aktifitas fisik. Menjaga kesehatan fisik, mental, spiritual dan sosial maka seseorang dapat memilih masa tua yang lebih membahagiakan dan terhindar dari banyak masalah kesehatan sehingga akan tercapai kualitas hidup yang baik.