Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Strengthening the Sustainable Creative Economy through Downstreaming and Diversification of Dayak Onion Processed Products and Digital Marketing Strategies Hety Devita; Siti Rahmayuni; Anwar Arifin Pinem; Melissa Indah Azhari; Azmil Abdillah
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.4725

Abstract

The study purpose was community service activity is to strengthen the creative economy sector based on local potential through the downstream development and diversification of processed bawang dayak (Eleutherine palmifolia) products combined with digital marketing strategies. Bawang dayak is a native plant of Kalimantan that possesses high economic and medicinal value; however, its utilization has been limited to raw materials due to the low technological capacity, limited product innovation, and weak digital marketing skills among local micro, small, and medium enterprises (MSMEs). This program aims to empower partner communities to transform from raw material producers into independent and innovative creative entrepreneurs through a participatory–applicative approach. Materials and methods. The program was implemented with the involvement of 25 participants from the Silaturahmi Herbal Community in Balikpapan, East Kalimantan. The activities consisted of five stages: needs analysis, planning, technical training in product processing and diversification, packaging and branding development, digital marketing training, and evaluation. The methods used included workshops, mentoring, and hands-on practice with continuous monitoring to ensure skill transfer Results. The program resulted in significant improvements in both technical (hard skills) and managerial (soft skills) aspects. Participants successfully developed derivative products such as herbal tea, syrup, capsules, and natural soap with modern packaging and brand identity. Digital marketing training enhanced participants’ ability to manage social media and e-commerce platforms, leading to an average sales increase of 25–30%. The application of technology-based innovation and branding strategies also improved product quality and consumer trust.. Conclusions. he community service program effectively enhanced local MSME capacity in production, innovation, and digital marketing, achieving an 80–90% improvement in skills. It contributed to strengthening the competitiveness of local herbal products and creating a sustainable creative economy ecosystem in East Kalimantan..
Pelatihan Pembuatan Laporan Keuangan Bagi Penyandang Disabilitas Pengelola Usaha Kreatif ANWAR ARIFIN PINEM; Siti Rahmayuni
Cahaya Pengabdian Vol. 2 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Apik Cahaya Ilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61971/cp.v2i2.264

Abstract

This community training program is designed to enhance financial reporting skills for individuals with disabilities who run creative businesses. Many disability-based micro and small enterprises encounter challenges in recording transactions, separating personal and business finances, and preparing simple financial statements, which limits their access to funding and business growth opportunities. The aim of this program is to improve participants' understanding and practical skills in creating basic financial reports, such as cash flow records, income statements, and simple balance summaries. The method used involves participatory training that includes interactive lectures, guided practice, simulation of bookkeeping cases, and direct mentoring sessions tailored to participants’ accessibility needs. The evaluation was carried out using pre- and post-training assessments along with practical exercises. The results demonstrate a significant improvement in participants' comprehension of financial recording concepts and their ability to prepare structured financial reports independently. Participants were able to apply basic bookkeeping tools that are appropriate for the size of their businesses. In conclusion, inclusive and practice-based financial reporting training effectively enhances managerial capacity and supports the sustainability of creative businesses led by persons with disabilities.
Analisis Studi Kelayakan Bisnis UMKM Sandy Snack pada Usaha Keripik Pisang Daerah Balikpapan Selatan Rizki Aditya Pujinanda; Siti Rahmayuni; Anwar Arifin Pinem
TEKNOBIS : Jurnal Teknologi, Bisnis dan Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2026): TEKNOBIS : Jurnal Teknologi, Bisnis dan Pendidikan
Publisher : Shofanah Media Berkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelayakan bisnis UMKM Sandy Snack pada usaha keripik pisang di daerah Balikpapan Selatan. UMKM memiliki peran strategis dalam perekonomian Indonesia, termasuk sektor kuliner yang terus berkembang. Sandy Snack merupakan usaha rumahan yang memproduksi keripik pisang dengan sistem made to order dan menghadapi tantangan persaingan industri makanan ringan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kelayakan bisnis yang meninjau lima aspek utama: pasar dan pemasaran, teknis dan produksi, manajemen dan SDM, hukum, serta keuangan. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari aspek pasar, produk keripik pisang memiliki pangsa pasar yang luas dengan harga terjangkau Rp10.000/pcs dan variasi rasa. Aspek teknis menggunakan peralatan sederhana dengan sistem produksi berdasarkan pesanan yang efektif meminimalkan risiko. Aspek manajemen dikelola secara mandiri oleh pemilik dengan bantuan keluarga. Aspek hukum masih perlu ditingkatkan karena belum memiliki NIB, sertifikasi halal, BPOM, HKI, dan NPWP. Aspek keuangan menunjukkan hasil positif dengan modal awal Rp300.000, pendapatan rata-rata Rp800.000/bulan, laba bersih Rp500.000/bulan, dan BEP hanya 8 kemasan. Secara keseluruhan, UMKM Sandy Snack dinilai layak untuk dijalankan dan dikembangkan dengan rekomendasi peningkatan legalitas usaha, penambahan varian produk, dan perluasan strategi pemasaran.
Analisis Studi Kelayakan Bisnis pada UMKM De’Nata Tea & Coffee di Balikpapan Timur Windah Lestari; Siti Rahmayuni; Anwar Arifin Pinem
TEKNOBIS : Jurnal Teknologi, Bisnis dan Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2026): TEKNOBIS : Jurnal Teknologi, Bisnis dan Pendidikan
Publisher : Shofanah Media Berkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelayakan bisnis pada UMKM De’Nata Tea & Coffee di Balikpapan Timur dalam rangka mendukung keberlanjutan usaha. Usaha ini masih berada pada tahap awal pengembangan dengan beberapa keterbatasan, antara lain pengelolaan operasional yang sederhana, pencatatan keuangan yang belum sistematis, serta aspek legalitas yang belum sepenuhnya terpenuhi. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis kelayakan dilakukan berdasarkan aspek pasar, teknis, manajemen, hukum, dan keuangan untuk memperoleh gambaran menyeluruh mengenai kondisi usaha. Hasil penelitian menunjukkan bahwa UMKM De’Nata Tea & Coffee dinyatakan layak untuk dijalankan dan dikembangkan. Aspek pasar dan teknis memberikan hasil yang mendukung karena lokasi usaha strategis serta operasional gerai kontainer yang efisien. Dari aspek keuangan, usaha menunjukkan kemampuan menghasilkan pendapatan yang secara konsisten melebihi biaya operasional sehingga mencerminkan kondisi surplus operasional. Untuk meningkatkan keberlanjutan usaha, diperlukan penguatan aspek legalitas, pembenahan struktur organisasi, serta penerapan sistem pencatatan keuangan yang lebih terstandar dan sistematis.
Analisis Studi Kelayakan Bisnis pada UMKM Reseller Snack “SHOFIE SHOP” di Balikpapan Tengah Dwi Amilina; Siti Rahmayuni; Anwar Arifin Pinem
TEKNOBIS : Jurnal Teknologi, Bisnis dan Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2026): TEKNOBIS : Jurnal Teknologi, Bisnis dan Pendidikan
Publisher : Shofanah Media Berkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelayakan bisnis UMKM Reseller Snack SHOFIE SHOP di Balikpapan Tengah sebagai dasar penyusunan strategi pengembangan usaha yang berkelanjutan. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis kelayakan dilakukan berdasarkan aspek pasar dan pemasaran, teknis dan operasional, manajemen, hukum, serta keuangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SHOFIE SHOP layak untuk dijalankan dan dikembangkan. Aspek pasar menunjukkan adanya permintaan yang relatif stabil, meskipun pemasaran digital masih perlu ditingkatkan untuk memperkuat daya saing usaha. Aspek teknis dan operasional dinilai efektif melalui penerapan model bisnis reseller yang fleksibel. Dari aspek hukum, usaha telah memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB), namun sertifikasi halal masih perlu diupayakan. Sementara itu, analisis keuangan menunjukkan hasil yang positif dengan Payback Period selama 2 bulan dan Return on Investment (ROI) sebesar 600%. Dengan demikian, SHOFIE SHOP memiliki prospek yang baik untuk dikembangkan melalui penguatan pemasaran digital, penyempurnaan legalitas, dan peningkatan sistem manajemen usaha.
Analisis Studi Kelayakan Bisnis pada UMKM Sale Crispy Meisya Rusdiana Putri; Arfinah; Kiana Amanda Salsabilah; Siti Rahmayuni; Anwar Arifin Pinem
TEKNOBIS : Jurnal Teknologi, Bisnis dan Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): TEKNOBIS : Jurnal Teknologi, Bisnis dan Pendidikan
Publisher : Shofanah Media Berkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelayakan bisnis pada UMKM Maknyak Aravio yang bergerak di bidang kuliner dengan produk unggulan sale crispy. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara dengan pemilik usaha, dan dokumentasi. Analisis dilakukan berdasarkan aspek-aspek studi kelayakan bisnis yang meliputi aspek pasar dan pemasaran, aspek keuangan, aspek teknis dan operasional, aspek hukum, aspek manajemen, serta prospek pengembangan usaha. Hasil penelitian menunjukkan bahwa UMKM Maknyak Aravio memiliki peluang yang baik untuk terus berkembang. Dari aspek pasar dan pemasaran, usaha telah menerapkan strategi pemasaran secara offline dan online dengan jangkauan pasar yang cukup luas. Dari aspek keuangan, usaha masih mampu memperoleh keuntungan meskipun terjadi kenaikan harga bahan baku dan kemasan yang berdampak pada penurunan margin keuntungan. Aspek teknis dan operasional menunjukkan bahwa sistem produksi berbasis home industry telah berjalan dengan baik dan mampu memenuhi permintaan pasar. Pada aspek hukum dan manajemen, usaha telah memiliki legalitas berupa NIB, PIRT, sertifikat halal, dan HAKI serta menerapkan sistem pengelolaan yang sederhana namun efektif. Secara keseluruhan, UMKM Maknyak Aravio dinilai layak untuk dikembangkan dengan tetap melakukan peningkatan efisiensi biaya produksi, optimalisasi pemasaran digital, inovasi produk, serta penyempurnaan legalitas usaha guna meningkatkan daya saing dan memperluas pangsa pasar.