Anisa Indah Sabila
Universitas Islam Bandung

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Konsep Adab Makan dalam Kitab Tanqih al-Qaul Bab Fadhilah al-Iqlal min al-Akli wa an-Naum wa ar-Rahah: Indah Aprilyani; Anisa Indah Sabila
Masagi: Jurnal Pendidikan Karakter Vol 2 No 1 (2025): Masagi: Jurnal Pendidikan Karakter
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah UNISBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/masagi.v2i1.6310

Abstract

Bab Fadhilah Al-Iqlal Min Al-Akl Wa An-Naum Wa Ar-Rahah pada Kitab Tanqih al-Qaul karya Nawawi al-Bantani merupakan sebuah syarah dari kitab Lubab al-Hadits karya Jalaluddin as-Suyuthi. Dalam bab ini, ditekankan bahwa mengurangi makan (al-iqlal min al-akli), tidur (an-naum), dan istirahat (ar-rahah) memiliki keutamaan dalam menjaga kesehatan fisik dan meningkatkan kualitas ibadah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode kajian pustaka, dengan tujuan menganalisis hadis-hadiss dan menelaah berbagai literatur yang relevan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui pengumpulan berbagai literatur hadis-hadis secara mendalam kemudian ditelaah dan dianalisis dengan pendekatan deskriptif-analitis guna menemukan kandungan makna dengan mengungkap hikmah yang tersirat di dalam hadis tersebut. Hasil penelitian menunjukkan Kitab Tanqih al-Qaul menekankan pentingnya pengendalian diri dalam makan, tidur, dan penggunaan waktu secara bijak. Konsep makan yang beradab yang dirumuskan berdasarkan analisis hadis-hadis meliputi: (1) Makan berlebihan mengeraskan hati, sementara lapar (terutama puasa) melembutkan hati; (2) Makan berlebihan berkonsekuensi pada kesulitan di akhirat dan bahkan diharamkan; dan (3) Lapar ketika berpuasa merupakan inti ibadah dan mendekatkan diri kepada Allah.
Technology-Based Assessment Innovation in Islamic Religious Education: Opportunities and Challenges Mochamad Naufal Fauzan; Rudi Sulaiman; Rizky Nur Shalihat; Qiqi Yuliati Zaqiah; Supiana Supiana; Anisa Indah Sabila
Journal of Education and Teacher Training Innovation Vol. 4 No. 2 (2026): Journal of Education and Teacher Training Innovation (JETTI)
Publisher : PT. Pusmedia Group Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61227/741r8v41

Abstract

The development of digital technology has brought significant changes in the world of education, including in the learning assessment system for Islamic Religious Education (PAI). This study aims to identify and analyze the opportunities and challenges of implementing technology-based assessment innovation in PAI subjects in Indonesia. This research employs a systematic literature review (SLR) method by analyzing various bibliographic sources including scientific journal articles, textbooks, and relevant educational policy documents published in the last ten years. The results of the study show that technology-based assessment innovation offers various strategic opportunities, including: improved objectivity of assessment, efficiency of time and educators’ effort, ease of access and flexibility of assessment, and the ability to produce faster and more accurate feedback. On the other hand, there are a number of challenges that need to be anticipated, including: the digital infrastructure gap between institutions, the low technology competence of some PAI educators, resistance to changing assessment paradigms, and issues of academic integrity in online assessment. This study concludes that the implementation of technology-based assessment in PAI requires a comprehensive approach, involving strengthening teacher capacity, sustainable policy support, and adaptation of assessment instruments that continue to accommodate the spiritual and character dimensions in Islamic learning. These findings are expected to serve as a reference for policymakers, Islamic education practitioners, and researchers in developing an innovative and equitable PAI assessment system in the digital era.