Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi efektivitas metode storytelling dalam pembelajaran Bahasa Indonesia pada materi bercerita di MI Matholiul Falah Bungo. Dengan menggunakan pendekatan penelitian tindakan kelas (PTK), penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus yang melibatkan perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas 5. Data dikumpulkan melalui lembar observasi, wawancara, dan penilaian performa bercerita siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode storytelling meningkatkan keterampilan bercerita siswa dari segi struktur, ekspresi, dan kelancaran. Pada siklus pertama, rata-rata skor keterampilan siswa adalah 65, sedangkan pada siklus kedua meningkat menjadi 85. Selain itu, metode ini juga meningkatkan partisipasi aktif siswa, pada akhir penelitian. Suasana pembelajaran pun menjadi lebih interaktif, dengan siswa lebih antusias mengikuti proses belajar. Temuan ini menunjukkan bahwa metode storytelling efektif sebagai inovasi dalam pembelajaran Bahasa Indonesia untuk materi bercerita. Disarankan agar guru menggunakan pendekatan ini untuk menciptakan pengalaman belajar yang menyenangkan dan bermakna bagi siswa. Dengan pendekatan penelitian tindakan kelas (Classroom Action Research), penelitian ini dilakukan di kelas 5 MI Matholiul Falah Bungo.