Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Perancangan Sistem Daur Ulang Air Limbah dengan Sewage Treatment Plant (STP) untuk Efisiensi Penggunaan Air di Gedung Koperasi Resmaindra, Muhammad Thariq; Hidayat, Rahmat
Jurnal Karajata Engineering Vol. 5 No. 1 (2025): 2025
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Parepare

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31850/karajata.v5i1.3539

Abstract

Koperasi XX Building primarily used water supplied by the regional water company (PDAM) due to restriction on groundwater usage, specifically related to the Groundwater Utilization Permit (SIPA). In line with the commitment to improving water resource efficiency and supporting the Sustainable Development Goals (SDGs) of the UN and Indonesian government, the parent company has set a target to reduce water consumption by 30% by 2030. To address this, this study proposed a recycle sewage treatment plant (STP) system designed to meet water efficiency needs by using treated wastewater for non-potable uses, including toilet flushing, garden irrigation, and parking lot cleaning. This study included civil engineering analyses, such as pump selection and piping design, along with evaluations of water savings, Net Quality Income (NQI), and payback period. A Teral lifting pump (ASVM (N,G) 406-52.2) and 5 cm (2-inch) pipes are used, providing a flow rate of 150 m³/min. A 7 m³ upper tank is used for treated water storage. The project is estimated to cost Rp 582,552,846.10 and will require 39 days for implementation. It is expected to reduce PDAM water usage by 78%, leading to a 63% decrease in water bills. Despite a lengthy payback period of 21 years, this initiative offers significant environmental and sustainability benefits.
STUDI EKSPERIMEN SEDERHANA PENGARUH SERAT SISAL TERHADAP KUAT TEKAN DAN KUAT TARIK BELAH FIBER CONCRETE Resmaindra, Muhammad Thariq; Krismayanti, I Gusti Agung Arie; Devi, Sagung Istri Pramitari Wima; Akbar, Fas’ul; Mazaya, Bondan Dhifan; Apsari, Anindya Sulaksani
Technologic Vol 16 No 1 (2025): TECHNOLOGIC
Publisher : LPPM Politeknik Astra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52453/t.v16i1.456

Abstract

Dalam meningkatkan performa beton dalam menahan retak, penambahan serat dilakukan baik menggunakan serat alami ataupun buatan. Salah satu serat yang berpotensi saat ini adalah serat sisal (Agave sisalana) yang diekstrak dari daun tumbuhan sisal. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh penambahan serat sisal terhadap sifat mekanis beton, khususnya kuat tekan dan kuat tarik belah pada beton. Selain itu, hasil kurva tegangan-regangan yang didapat juga dipelajari lebih lanjut untuk mengetahui perilakunya. Serat sisal ditambahkan ke dalam campuran beton dengan variasi kadar 0%, 0,5%, dan 1,0% dari massa semen. Campuran beton diuji setelah periode perawatan standar selama 28 hari. Hasil eksperimen menunjukkan bahwa penambahan serat sisal meningkatkan kuat tekan beton pada kadar 0,5% dari massa semen dan menurunkan kuat tekan pada kadar 1%. Adapun kuat tariknya mengalami peningkatan untuk kadar 0.5% dan 1% dengan besar peningkatan yang sama, yaitu 1.1 kali dari beton normal. Penambahan kadar sisal 0.5% tidak meningkatkan daktilitas terhadap tarik, sedangkan penambahan serat sisal dengan kadar 1% meningkatkan regangan tariknya menjadi 1.3 kali dari beton normal.
Analisis Perkuatan Kolom Lingkaran Pada Bangunan Soft-Story Menggunakan Steel Jacketing Dengan Pendekatan 2D: Analysis Of Circular Column Strengthening In A Soft-Story Building Using Steel Jacketing With 2D Approach Resmaindra, Muhammad Thariq; Mazaya, Bondan Dhifan; Apsari, Anindya Sulaksani
Media Ilmiah Teknik Sipil Vol. 12 No. 2 (2024): Media Ilmiah Teknik Sipil
Publisher : ​Institute for Researches and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/mits.v12i2.6101

Abstract

Collapse due to soft-story is often encountered in Indonesia. The collapse mechanism caused by soft stories is very dangerous, causing severe damage even collapse to the building structure. Steel jacketing is one of the means to strengthen the column which is considered effective in increasing the strength and stiffness of the reinforced elements hence soft story collapse in buildings can be prevented. The aim of this research is to evaluate the behavior of the existing building structure before strengthening the columns using limit analysis and pushover analysis and to determine the effect of strengthening columns with steel jacketing on the behavior and the performance of the structure. In this research, the existing structure is simulated to experience design errors and is modeled as a 2D portal with the function of a 4-story school building. From the results of the limit analysis, the existing structural model has the potential to experience a local collapse mechanism, followed by the potential for soft story collapse on the 1st floor. From the results of the pushover analysis, the existing structural model experiences the soft story mechanism and does not show performance points as required by FEMA 440. After carrying out this strengthening the column with steel jacketing, the structural model shows a better failure mechanism and the element performance obtained after strengthening is in the Immediate Occupancy (IO) range
Studi Eksperimental Penggunaan Butiran Expanded Polystyrene (EPS) sebagai Pengganti Pasir pada Campuran Bata Beton Resmaindra, Muhammad Thariq; Arissaputra, Sofian
JOURNAL OF CIVIL ENGINEERING BUILDING AND TRANSPORTATION Vol. 8 No. 1 (2024): JCEBT MARET
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/jcebt.v8i1.11343

Abstract

Expanded Polystyrene (EPS) merupakan material yang lazim digunakan di kehidupan sehari-hari. Dibalik kegunaannya yang masif, penggunaannya dapat memberikan dampak negatif untuk lingkungan karena sifatnya yang tidak biodegradable sehingga menimbulkan permasalahan berupa sampah. Untuk itu, perlu dilakukan upaya mengurangi dampak penggunaan EPS, salah satunya adalah dengan pemanfaatan kembali sampah bulir EPS sebagai penyusun material bata beton ramah lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengamati karakteristik sampel yang terdiri atas massa jenis dan hubungan tegangan-regangan serta signifikansi perubahan kekuatan tekan jika EPS mengganti elemen pasir pada bata beton penyusun dinding. Pada penelitian eksperimental ini, sampah bulir EPS berukuran 5 mm digunakan sebagai material pengganti pasir dengan variasi 0%, 5%, 10%, 15%, dan 20% dari volume pasir untuk campuran bata beton dengan proporsi massa air : semen : pasir sejumlah 1:1:4 ke dalam silinder berdiameter 10 cm dan tinggi 20 cm. Dari hasil penelitian, dapat diambil kesimpulan bahwa massa jenis yang diperoleh berada di dalam batas massa beton ringan (<1850 kg/m3). Analisis hasil tegangan-regangan dilakukan.  Kekuatan tekan pada campuran bata beton dengan EPS menurun seiring dengan peningkatan jumlah subtitusi pasir dengan EPS yang dilakukan. Hasil kuat tekan yang diperoleh dibandingkan dengan syarat kuat tekan bata beton dan bata ringan menurut Standar Nasional Indonesia (SNI).
EVALUASI KINERJA PENCAHAYAAN ALAMI BERDASARKAN KRITERIA GREEN BUILDING MENGGUNAKAN BUILDING INFORMATION MODELLING (BIM) Resmaindra, Muhammad Thariq; Ar-royan, Ronald Fahmi; Hendrawan, Asep
Technologic Vol 16 No 2 (2025): TECHNOLOGIC
Publisher : LPPM Politeknik Astra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52453/technologic.v16i2.496

Abstract

Sektor bangunan merupakan salah satu kontributor utama terhadap emisi karbon global, sehingga penerapan konsep green building menjadi langkah penting dalam upaya pengurangan dampak lingkungan. Pada bangunan perkantoran modern, fasad kaca berfungsi ganda sebagai elemen yang memaksimalkan pencahayaan alami sekaligus mengendalikan perpindahan panas. Namun, penggunaan kaca dalam proporsi besar menghadirkan tantangan dalam menjaga keseimbangan antara efisiensi pencahayaan alami dan pengendalian solar heat gain, terutama pada bangunan di wilayah beriklim tropis. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja pencahayaan alami dan efisiensi energi pada gedung perkantoran hipotetis yang menggunakan dua jenis kaca, yaitu Double Glazing Unit (DGU) Reflective dan Laminated Clear dengan lapisan Low-E. Analisis dilakukan dengan pemodelan perubahan jenis kaca pada fasad menggunakan Building Information Modeling (BIM). Data bangunan diperoleh dari Autodesk Revit dan dimodelkan menggunakan Dialux pada kondisi equinox pukul 09.00, 12.00, dan 17.00 WIB. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kaca Laminated Clear + Low-E memberikan tingkat pencahayaan alami yang lebih tinggi dibandingkan DGU Reflective, sekaligus menurunkan kebutuhan energi tahunan dari 148,41 kWh/m²/tahun menjadi 146,59 kWh/m²/tahun. Temuan ini menunjukkan potensi peningkatan efisiensi energi melalui pemilihan material fasad yang tepat dalam desain green building.