Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : TECHNOLOGIC

STUDI EKSPERIMEN SEDERHANA PENGARUH SERAT SISAL TERHADAP KUAT TEKAN DAN KUAT TARIK BELAH FIBER CONCRETE Resmaindra, Muhammad Thariq; Krismayanti, I Gusti Agung Arie; Devi, Sagung Istri Pramitari Wima; Akbar, Fas’ul; Mazaya, Bondan Dhifan; Apsari, Anindya Sulaksani
Technologic Vol 16 No 1 (2025): TECHNOLOGIC
Publisher : LPPM Politeknik Astra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52453/t.v16i1.456

Abstract

Dalam meningkatkan performa beton dalam menahan retak, penambahan serat dilakukan baik menggunakan serat alami ataupun buatan. Salah satu serat yang berpotensi saat ini adalah serat sisal (Agave sisalana) yang diekstrak dari daun tumbuhan sisal. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh penambahan serat sisal terhadap sifat mekanis beton, khususnya kuat tekan dan kuat tarik belah pada beton. Selain itu, hasil kurva tegangan-regangan yang didapat juga dipelajari lebih lanjut untuk mengetahui perilakunya. Serat sisal ditambahkan ke dalam campuran beton dengan variasi kadar 0%, 0,5%, dan 1,0% dari massa semen. Campuran beton diuji setelah periode perawatan standar selama 28 hari. Hasil eksperimen menunjukkan bahwa penambahan serat sisal meningkatkan kuat tekan beton pada kadar 0,5% dari massa semen dan menurunkan kuat tekan pada kadar 1%. Adapun kuat tariknya mengalami peningkatan untuk kadar 0.5% dan 1% dengan besar peningkatan yang sama, yaitu 1.1 kali dari beton normal. Penambahan kadar sisal 0.5% tidak meningkatkan daktilitas terhadap tarik, sedangkan penambahan serat sisal dengan kadar 1% meningkatkan regangan tariknya menjadi 1.3 kali dari beton normal.
EVALUASI KINERJA PENCAHAYAAN ALAMI BERDASARKAN KRITERIA GREEN BUILDING MENGGUNAKAN BUILDING INFORMATION MODELLING (BIM) Resmaindra, Muhammad Thariq; Ar-royan, Ronald Fahmi; Hendrawan, Asep
Technologic Vol 16 No 2 (2025): TECHNOLOGIC
Publisher : LPPM Politeknik Astra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52453/technologic.v16i2.496

Abstract

Sektor bangunan merupakan salah satu kontributor utama terhadap emisi karbon global, sehingga penerapan konsep green building menjadi langkah penting dalam upaya pengurangan dampak lingkungan. Pada bangunan perkantoran modern, fasad kaca berfungsi ganda sebagai elemen yang memaksimalkan pencahayaan alami sekaligus mengendalikan perpindahan panas. Namun, penggunaan kaca dalam proporsi besar menghadirkan tantangan dalam menjaga keseimbangan antara efisiensi pencahayaan alami dan pengendalian solar heat gain, terutama pada bangunan di wilayah beriklim tropis. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja pencahayaan alami dan efisiensi energi pada gedung perkantoran hipotetis yang menggunakan dua jenis kaca, yaitu Double Glazing Unit (DGU) Reflective dan Laminated Clear dengan lapisan Low-E. Analisis dilakukan dengan pemodelan perubahan jenis kaca pada fasad menggunakan Building Information Modeling (BIM). Data bangunan diperoleh dari Autodesk Revit dan dimodelkan menggunakan Dialux pada kondisi equinox pukul 09.00, 12.00, dan 17.00 WIB. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kaca Laminated Clear + Low-E memberikan tingkat pencahayaan alami yang lebih tinggi dibandingkan DGU Reflective, sekaligus menurunkan kebutuhan energi tahunan dari 148,41 kWh/m²/tahun menjadi 146,59 kWh/m²/tahun. Temuan ini menunjukkan potensi peningkatan efisiensi energi melalui pemilihan material fasad yang tepat dalam desain green building.