Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analysis of AMDAL aspects on Bangkalan Red Land Goat Farms in the Perspective of Business Feasibility Study Moh Aminulloh
Managing: Jurnal Bisnis dan Manajemen Vol. 1 No. 1 (2024)
Publisher : Penerbit Hellow Pustaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61166/managing.v1i1.5

Abstract

Goat farms in Indonesia are currently developing very rapidly because many results can be obtained. Some of the results include the sale of parent, child and milk. Another addition is the result of processing goat manure (inthil) into organic fertilizer. Good feed provision and sufficient quantities need to be done to improve the quality of goats, milk and tillers produced. In order to continue to provide quality feed, knowledge is needed for making good quality fermented goat feed and can last a long time. Various kinds of processed goat milk can be produced such as pure milk packed in bottles or milk powder. Waste goat manure, both in the form of solid waste (inthil) or liquid waste (urine) if managed properly will provide economic added value. In addition, it is also necessary to assume about management and good marketing techniques to get maximum profits. The use of information technology (e-commerce) will be able to expand the marketing range of goat products in Indonesia.
PERAN INOVASI DAN TEKNOLOGI DALAM MENINGKATKAN DAYA SAING INDUSTRI HALAL GLOBAL Lailatun Nuroniyah; Nawaliyah; Mahmudi Ja’far; Moh Aminulloh; Hawa Gazani
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 12 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Desember
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/gp6wp555

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran inovasi dan teknologi dalam meningkatkan daya saing industri halal global, yang saat ini berkembang pesat seiring dengan peningkatan permintaan terhadap produk halal berkualitas dan sesuai prinsip syariah. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, penelitian ini mengkaji berbagai literatur, laporan kebijakan, serta dokumen industri yang berkaitan dengan penerapan teknologi seperti Artificial Intelligence, Internet of Things, blockchain, dan digitalisasi sertifikasi halal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa inovasi memiliki kontribusi signifikan dalam menciptakan nilai tambah, meningkatkan efisiensi produksi, dan memperluas pangsa pasar industri halal. Integrasi teknologi terbukti memperkuat transparansi rantai pasok, mempercepat proses sertifikasi halal, serta meningkatkan kepercayaan konsumen melalui sistem ketertelusuran yang lebih akurat. Selain itu, digitalisasi turut mendorong transformasi UMKM halal melalui optimalisasi pemasaran digital dan pemanfaatan platform e-commerce. Meskipun adopsi inovasi dan teknologi masih menghadapi hambatan berupa keterbatasan sumber daya, rendahnya literasi digital, dan kurangnya infrastruktur pendukung, terutama di kalangan UMKM. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kolaborasi antara pemerintah, lembaga sertifikasi, akademisi, dan pelaku industri sangat diperlukan untuk memperkuat ekosistem inovasi halal yang berkelanjutan dan kompetitif secara global