Hayati, Sila Faizatul
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Strata norma roman ingarden terhadap puisi 'Karawang-Bekasi' karya Chairil Anwar Hayati, Sila Faizatul; Putri, Nina Queena Hadi
Patria Educational Journal (PEJ) Vol 4 No 3 (2024): Volume 4 Nomor 3 September 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/pej.v4i3.1607

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis puisi “Karawang-Bekasi” karya Chairil Anwar menggunakan pendekatan strata norma Roman Ingarden. Latar belakang penelitian ini fokus pada pentingnya apresiasi puisi dalam memahami makna dan pesan yang terkandung di dalamnya. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, yang meliputi teknik membaca, mengidentifikasi, dan menganalisis puisi data. Temuan menunjukkan bahwa puisi ini menyampaikan tema perjuangan dan pengorbanan melalui lima lapisan norma: bunyi, arti, objek, dunia, dan metafisik. Hasil analisis menampilkan kedalaman emosional dan kompleksitas makna yang terkandung dalam puisi, sekaligus tekanan tanggung jawab generasi muda untuk melanjutkan perjuangan para pahlawan. Simpulan dari penelitian ini menggarisbawahi bahwa puisi tidak hanya sebagai karya sastra, tetapi juga sebagai sarana untuk merefleksikan nilai-nilai sejarah dan identitas bangsa. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis puisi “Karawang-Bekasi” karya Chairil Anwar dengan menggunakan pendekatan strata norma Roman Ingarden. Latar belakang penelitian ini berfokus pada pentingnya apresiasi puisi dalam memahami makna dan pesan yang terkandung di dalamnya. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, yang meliputi teknik membaca, mengidentifikasi, dan menganalisis data puisi. Temuan penelitian menunjukkan bahwa puisi ini menyampaikan tema perjuangan dan pengorbanan melalui lima lapisan norma: bunyi, makna, objek, dunia, dan metafisik. Hasil analisis mengungkap kedalaman emosional dan kompleksitas makna dalam puisi, sekaligus menekankan tanggung jawab generasi muda untuk melanjutkan perjuangan para pahlawan. Simpulan penelitian ini menyoroti bahwa puisi tidak hanya berfungsi sebagai karya sastra tetapi juga sebagai sarana untuk merefleksikan nilai-nilai sejarah dan identitas nasional.