Antonius Tuan Tana Ruron
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Efektivitas Active Learning dalam Pendidikan Jasmani Terhadap Peningkatan Kemampuan Motorik Siswa Sekolah Pelosok Nipah Panjang Yonifia Anjanika; Antonius Tuan Tana Ruron; Nanang Muhajir
Unimuda Sport Journal : Jurnal Pendidikan Jasmani Vol. 6 No. 1 (2025): Unimuda Sport Journal : Jurnal Pendidikan Jasmani
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36232/unimudasportjurnal.v6i1.2862

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas model pembelajaran aktif dalam pendidikan jasmani terhadap peningkatan kemampuan motorik siswa di sekolah dasar pelosok, yaitu SD 191 Simpang Jelita, Nipah Panjang. Metode yang digunakan adalah eksperimen semu dengan desain one group pre-test and post-test. Subjek penelitian adalah 30 siswa kelas IV dan V yang mengikuti intervensi pembelajaran selama delapan minggu. Instrumen pengukuran kemampuan motorik meliputi lari cepat 30 meter (kecepatan), lompat jauh tanpa awalan (kekuatan otot tungkai), dan lempar tangkap bola (koordinasi motorik). Hasil analisis statistik menggunakan uji paired sample t-test menunjukkan peningkatan yang signifikan pada ketiga aspek kemampuan motorik dengan nilai signifikansi p < 0,001. Rata-rata waktu lari menurun dari 8,9 detik menjadi 7,6 detik, jarak lompat meningkat dari 97,4 cm menjadi 122,1 cm, dan skor koordinasi meningkat dari 12,2 menjadi 17,5. Temuan ini membuktikan bahwa pembelajaran aktif efektif diterapkan di sekolah dengan keterbatasan fasilitas. Kegiatan fisik yang sederhana namun bermakna mampu mengoptimalkan potensi motorik siswa serta meningkatkan partisipasi dan motivasi belajar. Dengan demikian, model pembelajaran aktif layak dijadikan pendekatan strategis dalam pendidikan jasmani, khususnya di wilayah terpencil, tertinggal, dan minim sarana. Implikasi dari penelitian ini menekankan pentingnya pelatihan guru dan penguatan kebijakan pendidikan jasmani berbasis kontekstual dan partisipatif.