Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Inovasi Pemanfaatan Media Video Karikatur Menggunakan Bahasa Manggarai Untuk Meningkatkan Pengetahuan Ibu Hamil Tentang Persiapan Fisik Dan Psikis Dalam Persiapan Persalinan Minda, Agustina Vinensia; Hastuti, Agnes Sri; Suriati, Flaviana Atri; Ndae, Astuti; Rembong, Felisitas Urbana; Dese, Elisabet; Manggul, Makrina Sedista
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 5, No 1 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpm.v5i1.1256

Abstract

Preparing for childbirth is a vital component of the overall childbirth process, aimed at promoting optimal health prior to delivery. One significant factor contributing to maternal mortality rates (MMR) is the lack of readiness among mothers to face childbirth. In response to this issue, numerous initiatives have been undertaken to reduce MMR, including providing physical and psychological support throughout the pregnancy. Community service efforts have identified several challenges faced by pregnant women, particularly concerning their readiness for childbirth, which encompasses physical, mental, and emotional preparation. This initiative employs educational strategies, utilizing counseling sessions and cartoon videos in the Manggarai language to facilitate understanding. The primary goal of this activity is to educate pregnant women on both physical and psychological preparations, thereby enhancing their knowledge and confidence as they approach childbirth. The curriculum focuses on essential aspects of preparing for childbirth, addressing both physical and mental readiness. The initiative successfully implements educational sessions accompanied by engaging cartoon videos, which pregnant women can view directly. As a result, there has been a notable improvement in their understanding of what is necessary for childbirth preparation, encompassing both physical and psychological dimensions. The provision of education concerning the physical and psychological aspects of childbirth preparation has significantly increased pregnant women's knowledge, fostering a positive attitude and greater confidence as they approach the impending birth of their child.ABSTRAKPersiapan persalinan memiliki peranan penting dalam proses kelahiran, dengan tujuan utama meningkatkan kesehatan ibu secara optimal sebelum melahirkan. Ketidaksiapan ibu menghadapi persalinan dapat menjadi salah satu faktor penyebab tingginya angka kematian ibu (AKI). Berbagai upaya telah dilakukan untuk menurunkan AKI, termasuk dengan mempersiapkan secara fisik dan psikis selama masa kehamilan. Program pengabdian masyarakat menunjukkan adanya beberapa permasalahan, khususnya yang berkaitan dengan ibu hamil, di antaranya adalah kurangnya persiapan persalinan yang mencakup kesiapan fisik, mental, dan emosional serta dukungan saat persalinan. Metode yang diterapkan dalam kegiatan ini adalah edukasi melalui penyuluhan dan penyampaian informasi menggunakan video karikatur berbahasa Manggarai. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan edukasi kepada ibu hamil mengenai persiapan fisik, mental, dan psikis, agar mereka memiliki pengetahuan yang lebih baik dalam menghadapi proses persalinan. Materi yang diberikan mencakup persiapan fisik dan psikis menjelang kelahiran. Kegiatan ini berhasil dilaksanakan dengan adanya penyampaian edukasi serta pemutaran video karikatur yang ditonton langsung oleh ibu hamil. Terdapat peningkatan pengetahuan ibu mengenai persiapan persalinan, baik secara fisik maupun psikis. Melalui edukasi tentang persiapan fisik dan psikis bagi ibu hamil, terjadi peningkatan pengetahuan yang signifikan. Hal ini mendorong terbentuknya sikap positif dari ibu hamil dalam mempersiapkan proses persalinan mereka.
Efektivitas Terapi Musik Dalam Menurunkan Kecemasan ibu Bersalin pada Kala I Persalinan Hastuti, Agnes Sri
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 5, No 4 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpm.v5i4.1697

Abstract

Background: Childbirth is the process by which a fetus, along with the organs and membranes associated with the pregnancy, is expelled from a woman's uterus. A birth is considered normal if it occurs at the appropriate gestational age, namely 37 weeks or more, and without any problems or complications. The first phase of labor begins with the onset of uterine contractions and ends when the cervix reaches 10 cm dilation. Phase 1 typically lasts between 18 and 24 hours and is divided into two main parts: the latent phase and the active phase. During labor, the mother experiences both physical and mental changes. As the process progresses, pregnant women often experience increased anxiety, which can negatively impact their health and that of the fetus. Objective: To increase pregnant women's knowledge about the use of music therapy as a way to reduce anxiety during phase 1 of labor. Method: To observe the use of therapeutic music to relieve anxiety and pain in mothers in phase 1 of labor. There was only one participant in this educational activity, which lasted for 30 minutes, using classical music and relaxing melodies such as nature sounds. Results: Based on the guidance provided, the mother felt calmer and more relaxed. Conclusion: The use of music therapy can help reduce maternal anxiety levels before labor.ABSTRAKLatar belakang: Proses melahirkan adalah langkah di mana janin, serta organ dan membran yang berkaitan dengan kehamilan, dikeluarkan dari rahim seorang perempuan. Kelahiran dianggap normal jika berlangsung pada usia kehamilan yang tepat, yaitu 37 minggu atau lebih, dan tanpa adanya masalah atau komplikasi. Fase pertama kelahiran dimulai dengan munculnya kontraksi di rahim dan berakhir saat pembukaan serviks mencapai 10 cm. Fase 1 biasanya berlangsung antara 18 hingga 24 jam dan terbagi menjadi dua bagian utama: fase laten dan fase aktif. Selama pelaksanaan kelahiran, ibu mengalami perubahan baik secara fisik maupun mental. Seiring berjalannya proses tersebut, wanita hamil sering kali merasakan peningkatan kecemasan yang dapat berdampak negatif pada kesehatan mereka serta janin. Tujuan: untuk meningkatkan pengetahuan wanita hamil mengenai penggunaan terapi musik sebagai cara untuk mengurangi kecemasan selama fase 1 persalinan. Metode: melakukan pengamatan terhadap penggunaan musik terapeutik untuk meredakan kecemasan dan nyeri pada ibu yang sedang melahirkan di fase 1. Hanya ada satu peserta dalam kegiatan edukasi ini, yang berlangsung selama 30 menit, menggunakan jenis musik klasik dan melodi relaksasi seperti suara alam. Hasil: Berdasarkan bimbingan yang diberikan, ibu merasa lebih tenang dan santai. Kesimpulan: penggunaan terapi musik dapat membantu menurunkan tingkat kecemasan ibu menjelang persalinan.