Anshori, Ari Hasan
Unknown Affiliation

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Pendampingan dan Penguatan Kemampuan Guru dalam Penggunaan Media Pembelajaran secara Daring Ari Hasan Anshori; Nandang Kosim
Jurnal Dedikasia : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 1, No 2 (2021): Desember 2021
Publisher : Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30983/dedikasia.v1i2.5044

Abstract

Dampak Pandemi Covid-19 telah mempengaruhi segala aspek tatanan kehidupan manusia, tidak hanya sebatas aspek kesehatan saja tanpa kecuali termasuk berdampak pada aspek pendidikan. Pemerintah melakukan pembatasan kegiatan pembelajaran untuk menghindari penyebaran covid-19 melalui pembelajaran secara daring. Terdapat banyak media pembelajaran daring yang dapat digunakan seperti Zoom Meeting, WhatsApp, Google Classroom, Google Meeting, Edmodo dan lainnya. Akan tetapi, pendidik guru harus cerdas dan kreatif dalam memilih media pembelajaran yang sesuai. Maka pendampingan dan penguatan kemampuan guru dalam penggunaan media sangat penting dan mendesak untuk dilakukan. Metode yang digunakan dalam pengabdian masyarakat ini adalah metode pengabdian berbasis Service learning.  Pengabdian masyarakat yang dilakukan dengan melakukan bimbingan, pelatihan dan pendampingan bagi guru dalam penggunaan media pembelajaran dengan bijak dan cermat. Setelah kegiatan pengabdian dilakukan, dilakukan juga evaluasi terhadap kegiatan bimbingan dan pendampingan penggunaan media dalam pembelajaran bagi guru untuk mengetahui dampak dari kegiatan pengabdian masyarakat yang dilakukan.  Berdasarkan hasil evaluasi kegiatan pengabdian masyarakat yang dilakukan bahwa hampir semua (97%) guru madrasah dalam penggunaan media pembelajaran secara daring secara signifikan terjadi peningkatan baik dari aspek pemahaman, pengetahuan dan keterampilan. Dapat dimpulkan kegiatan masayarakat yang dilakukan dapat meningkatkan kemampuan guru dalam penggunaan media pembelajaran secara daring
STRATEGI PENINGKATAN MUTU MADRASAH MELALUI PENGEMBANGAN SUMBER DAYA GURU DI LINGKUNGAN KEMENTERIAN AGAMA KABUPATEN PANDEGLANG Hasan Anshori, Ari; Syihabudin, Tubagus; Budi, Asep
Ta'dibiya Vol 2 No 1 (2022): Ta'dibiya: Jurnal Agama dan Pendidikan Islam
Publisher : Staisman Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61624/japi.v2i1.11

Abstract

Penelitian tentan strategi peningkatan mutu madrasah melalui pengembangan SDM di lingkungan Kemeneterian Agama Kabupaten Pandeglang dilakukan pada KKM MTsN Pandeglang 1 Kabupaten Pandeglang selama bulan Nopember-Desember 2021 dalam bentuk kegiatan pelatihan Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB). Sampel penelitian ini adalah guru MTs di Kelompok Kerja Madrasah (KKM) MTs Negeri 1 Pandeglang, Kabupaten Pandeglang, Banten yang berjumlah 60 orang. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode observasi, wawancara dan telaah dokumen. Teknik analisis data meliputi reduksi, penyajian, kesimpulan dan verifikasi serta uji statistik dengan rumus uji-t dan effect size. Berdasarkan hasil penelitian, bahwa hampir semua (97%) guru madrasah dalam pelatihan PPKB tentang penggunaan media pembelajaran secara daring secara signifikan pemahaman, pengetahuan dan keterampilan dalam menggunakan media daring untuk kegiatan pembelajaran mengalami peningkatan. Hasil analisis uji statistik (uji-t) bahwa t hitung = 6,1 lebih besar daripada ttable (60, 1%) = 1,296, artinya bahwa kemampuan guru dalam pemahaman, pengetahuan dan keterampilan dalam menggunakan media daring untuk kegiatan pembelajaran setelah dilakukan pendampingan mengalami peningkatan yang sangat signifikan, dengan efek perubahan (efek size) sebesar 2,37 lebih besar dari 1 artinya terdapat efek perubahan yang besar dari hasil pelaksanaan pendampingan. Kedua, terdapat sebagian besar guru (95%) telah melaksanakan kegiatan pembelajaran daring dengan sukses dan bermutu dan hanya sedikit (5%) guru yang masih belum sukses dalam melakukan kegiatan pembelajaran secara daring dalam PPKB.
STRATEGI PENINGKATAN MUTU MADRASAH MELALUI PENGEMBANGAN SUMBER DAYA GURU DI LINGKUNGAN KEMENTERIAN AGAMA KABUPATEN PANDEGLANG Hasan Anshori, Ari; Syihabudin, Tubagus; Budi, Asep
Ta'dibiya Vol 2 No 1 (2022): Ta'dibiya: Jurnal Agama dan Pendidikan Islam
Publisher : Staisman Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61624/japi.v2i1.11

Abstract

Penelitian tentan strategi peningkatan mutu madrasah melalui pengembangan SDM di lingkungan Kemeneterian Agama Kabupaten Pandeglang dilakukan pada KKM MTsN Pandeglang 1 Kabupaten Pandeglang selama bulan Nopember-Desember 2021 dalam bentuk kegiatan pelatihan Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB). Sampel penelitian ini adalah guru MTs di Kelompok Kerja Madrasah (KKM) MTs Negeri 1 Pandeglang, Kabupaten Pandeglang, Banten yang berjumlah 60 orang. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode observasi, wawancara dan telaah dokumen. Teknik analisis data meliputi reduksi, penyajian, kesimpulan dan verifikasi serta uji statistik dengan rumus uji-t dan effect size. Berdasarkan hasil penelitian, bahwa hampir semua (97%) guru madrasah dalam pelatihan PPKB tentang penggunaan media pembelajaran secara daring secara signifikan pemahaman, pengetahuan dan keterampilan dalam menggunakan media daring untuk kegiatan pembelajaran mengalami peningkatan. Hasil analisis uji statistik (uji-t) bahwa t hitung = 6,1 lebih besar daripada ttable (60, 1%) = 1,296, artinya bahwa kemampuan guru dalam pemahaman, pengetahuan dan keterampilan dalam menggunakan media daring untuk kegiatan pembelajaran setelah dilakukan pendampingan mengalami peningkatan yang sangat signifikan, dengan efek perubahan (efek size) sebesar 2,37 lebih besar dari 1 artinya terdapat efek perubahan yang besar dari hasil pelaksanaan pendampingan. Kedua, terdapat sebagian besar guru (95%) telah melaksanakan kegiatan pembelajaran daring dengan sukses dan bermutu dan hanya sedikit (5%) guru yang masih belum sukses dalam melakukan kegiatan pembelajaran secara daring dalam PPKB.
PENGARUH METODE PEMBELAJARAN VIRTUAL REALITY TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA DALAM MATA PELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMK NEGERI 8 PANDEGLANG Anshori, Ari Hasan; Ahsan Iradat; Ade Dini Khoiriah
Jurnal Pendidikan Nusantara Vol. 10 No. 2 (2025): Jurnal Pendidikan Nusantara
Publisher : lembaga Sepercenter

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Students' low critical thinking skills are characterized by a lack of ability to analyze, evaluate, and relate religious material to real-life contexts. Conventional methods, which still dominate classroom learning, are considered less effective in promoting higher-order thinking skills. This study aims to determine the extent to which the use of Virtual Reality technology can shape and enhance students' critical thinking skills through a more immersive and interactive understanding of religious concepts. This research uses a quantitative approach with a quasi-experimental design, specifically the posttest-only control group design. The sample consists of, the experimental class, which received instruction using Virtual Reality-based learning, and the control class, which used the discussion method. The research instrument was an essay test designed to measure students’ critical thinking skills based on the following indicators: analysis, evaluation, inference, and argument assessment. Data analysis was conducted using the Independent Sample t-Test with the help of SPSS software.The results showed a significant difference in critical thinking skills between the experimental and control classes. This is evidenced by the one-tailed significance value of 0.000 < 0.05, which indicates that the Virtual Reality learning method has a positive effect on improving students’ critical thinking skills. Therefore, the application of Virtual Reality technology in Islamic Religious Education can be a strategic alternative to foster 21st-century thinking skills.