p-Index From 2021 - 2026
1.944
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal CENDEKIA Jaya
CENDEKIA Jaya, Pengelola Jurnal
Unknown Affiliation

Published : 13 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

TRANSFORMASI EKONOMI INDONESIA DALAM PEMBANGUNAN NASIONAL CENDEKIA Jaya, Pengelola Jurnal
CENDEKIA Jaya Vol 6 No 1 (2024): Edisi Februari
Publisher : FISIP UNTAG Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47685/cendekia-jaya.v5i2.482

Abstract

Dalam konstitusi negara tujuan untuk mendirikan negara diantaranya adalah untuk meningkatkan kesejahteraan umum dan mencerdaskan kehidupan bangsa. Upaya meningkatkan kesejahteraan umum hanya dapat dilakukan dengan melaksanakan program pembangunan ekonomi nasional. Secara ekonomi ukuran kesejahteraan dapat diukur dari tingkat pendapatan perkapita masyarakat yang diikuti dengan perubahan struktur perekonomian negara. Semakin tinggi tingkat pendapatan perkapita maka semakin sejahtera , demikian pula dengan tingkat kecerdasannya. Proses pembangunan ekonomi yang dilakukan sejak tahun 1970 mampu merubah tingkat pendapatan perkapita masyarakat. Pada tahun 1970 PDB perkapita rakyat Indonesia ada pada tingkat kurang US$ 100 yangdikategorikan sebagai negara miskin. Selama proses pembangunan tingkat PDB perkapita terus mengalami peningkatan sehingga pada tahun 1995 tingkat PDB perkapita sudah mencapai US$ 1050 yang menjadikan negara kita merupakan negara dengan pendapatan menengah. Dalam kurun kaktu 25 tahun tingkat pendapatan perkapita sudah menjadi US$ 4333 sehingga menjadi kelompok negara menengah ke atas. Proses pembangunan ini juga diikuti dengan transformasi perekonomian dari perekonomian agraris menjadi perekonomian jasa. Pada tahu 1970 peranan sektor pertanian sebesar 29,18 persen, industri 36,92 persen dan jasa 33,90 persen. Struktur ini pada tahun 2020 sudah berubah , peranan sektor pertanian menjadi 13,7 , sektor industri 31,0 dan sektor jasa 45,3 persen. Perubahan yang cepat ke arah perekonomian jasa ini terjadi dikarenakan adanya proses deindustrialisasi. Industri tidak berkembang karena banyak yang meninggalkan Indonesia . Kondisi ini tentunya sangat tidak menguntungkan bagi negara kelas menengah karena tingkat penyerapan tenaga kerja sektor jasa relatif rendah. Penyerapan tenaga kerja yang rendah pada akhirnya akan menimbulkan tingkat pengangguran yang tinggi. Untuk itu diperlukan berbagai langkah strategis agar proses deindustrialisasi dapat ditekan seminimal mungkin. Kebijakan tersebut dapat berupa kemudahan dalam investasi sektor industri, pemberian fasilitas kredit dengan bunga murah, insentif fiskal dan kebijakan lainnya yang mampu meningkatkan investasi di sektor industri.
PENERAPAN PRINSIP-PRINSIP GOOD GOVERNANCE DALAM MENINGKATKAN KINERJA PEGAWAI DI KECAMATAN PABEDILAN KABUPATEN CIREBON CENDEKIA Jaya, Pengelola Jurnal
CENDEKIA Jaya Vol 6 No 1 (2024): Edisi Februari
Publisher : FISIP UNTAG Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47685/cendekia-jaya.v5i2.483

Abstract

Kecamatan Pabedilan merupakan bagian dari Kabupaten Cirebon Jawa Barat yang di bawahnya memiliki beberapa desa dan dikepalai oleh Camat. Kecamatan sebetulnya sama dengan pemerintahan lainnya, yaitu memiliki tugas untuk melaksanakan sebagai kewenangan pemerintah kabupaten di wilayah kerjanya. Dilihat dari segi fungsionalnya kecamatan merupakan bagian penting dalam hidup bernegara. Oleh karena itu perlu adanya cara atau metode agar penyelenggaraan proses pemerintahan berjalan sebagaimana mestinya. Good governance atau tata kelola yang baik merupakan metode yang sangat stratgis dalam penyelenggaraan proses pemerintahan maupun dalam memberikan pelayanan publik. Penelitian ini dilaksanakan untuk mengetahui bagaimana Penerapan Prinsip- prinsip Good Governance Dalam Meningkatkan Kinerja Pegawai Di Kecamatan Pabedilan Kabupaten Cirebon. Pada penelitian ini, penulis menggunakan metode deskriftif analisis dengan teknik kuesioner atau angket sebagai instrumen penelitian. Teknik Sampling dalam penelitian ini menggunakan teknik sampling jenuh atau seluruh pegawai Kecamatan Pabedilan Kabupaten Cirebon. Hasil yang diperoleh dari penelitian menunjukan bahwa variabel Prinsip-prinsip Good Governance memperoleh skor 60 dengan prsentase 79% dikategorikan Baik. Sedangkan variabel Kinerja memperoleh skor 55 dengan persentase 74% dikategorikan Baik. Oleh karena itu, Penerapan Prinsip-Prinsip Good Governance Dalam Meningkatkan Kinerja Pegawai Di Kecamatan Pabedilan Kabupaten Cirebon sudah berjalan dengan baik. Kinerja pegawai di kecamatan pabedilan kabupaten cirebon sudah dapat dikatakan baik. Oleh karena itu, Penerapan Prinsip-prinsip Good Governance Dalam Meningkatkan Kinerja Pegawai Di Kecamatan Pabedilan Kabupaten Cirebon memiliki pengaruh yang positif.
PENGARUH STRATEGI PROMOSI TERHADAP PENJUALAN PRODUK PADA PT PEGADAIAN CABANG MAJALENGKA CENDEKIA Jaya, Pengelola Jurnal
CENDEKIA Jaya Vol 6 No 1 (2024): Edisi Februari
Publisher : FISIP UNTAG Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47685/cendekia-jaya.v5i2.484

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana Pengaruh Strategi Promosi terhadap Penjualan pada PT. Pegadaian Cabang Majalengka .Variabel penelitian ini adalah Strategi Promosi (X) sebagai variabel independen dan Penjualan (Y) sebagai Variabel dependen. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling, yaitu penentuan sampel dengan pertimbangan tertentu. Terdapat kriteria sampel sebagai berikut : 1. Laki-laki maupun Perempuan, 2. berusia 25-55 tahun, 3. Nasabah aktif pegadaian 4. Berdomisili di majalengka . Jumlah sampel adalah 98 orang. Instrumen pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner/angket di sebarkan kepada responden. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif asosiatif (hubungan) dengan analisis regresi linear sederhana sedangkan pengujian statistik dengan menggunakan uji t. Hasil analisis data nilai R sebesar 0,289. Yang termasuk dalam kategori “Hubungan Rendah Tapi Pasti” dan koefisien determinasi (R2) sebesar 8,3% . Yang termasuk dalam kategori “ Pengaruhnya rendah tetapi pasti” terhadap Penjualan (Y) atau berada dalam rentang skor 5%-16%. Dan sisanya 91,7% di pengaruhi oleh faktor- faktor lain yang tidak di teliti. Hasil pada pengujian uji hipotesis tersebut thitung = 2.956 > ttabel = 1.661. Maka hipotesis nol (HO) ditolak dan hipotesis alternativ (Ha) diterima. Artinya Strategi promosi ini pengaruh yang cukup signifikan terhadap Penjualan produk pada PT. Pegadaian Cabang Majalengka.