Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Hubungan Durasi Penggunaan Handphone, Aktivitas Fisik Dan Pola Makan Terhadap Status Gizi Remaja Di SMA Negeri 19 Gowa Tahun 2024 Asfina, Asfina; Jamal, Rina Silvana; Nurbaya, Nurbaya
HUMAN: South Asian Journal of Social Studies Vol 5, No 1 (2025): HUMAN: South Asian Journal of Social Studies
Publisher : HUMAN: South Asian Journal of Social Studies

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/human.v5i1.70988

Abstract

Abstrak. Kecanduan handphone adalah pemakaian yang tidak terkendali, kelalaian dalam melaksanakan aktivitas sehari-hari dan secara konstan memeriksa handphone-nya. Siswa yang kecanduan handphone memiliki masalah yang besar dalam mengolah diri dengan baik. Jika dilakukan secara terus-menerus tanpa ada kesadaran untuk berubah, maka akan menjadi kebiasaan buruk . Tujuan untuk mengetahui hubungan durasi penggunaan handphone, aktivitas fisik dan pola makan dengan status gizi remaja di SMAN 19 Gowa. Metode pada penelitian ini adalah kuantitatif menggunakan desain observasional dengan pendekatan Cross Sectional Study. Jumlah sampel dalam penelitian ini 83 orang. Hasil didapatkan ada hubungan yang signifikan antara durasi penggunaan handphone dengan status gizi remaja (p=0,000), aktivitas fisik (p=0,054) dan pola makan (p=0,088). Kesimpulan terdapat hubungan yang signifikan antara durasi penggunaan handphone dengan status gizi remaja dan tidak terdapat hubungan antara aktivitas fisik dan pola makan dengan status gizi remaja. Kata Kunci: Status gizi, durasi penggunaan handphone, aktivitas fisik, pola makan
Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Gizi Kurang Pada Balita di Puskesmas Todo Satarmese Utara Manggarai Tengah Tahun 2022 Adnin, Nur; Jamal, Rina Silvana; Milda, Petra Vensia
SOCIETIES: Journal of Social Sciences and Humanities Vol 5, No 1 (2025): SOCIETIES: Journal of Social Sciences and Humanities
Publisher : SOCIETIES: Journal of Social Sciences and Humanities

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/societies.v5i1.73699

Abstract

Gizi kurang merupakan keadaan kurang gizi tingkat berat yang disebabkan oleh rendahnya konsumsi energi protein dari makanan sehari hari dan terjadi dari waktu yang cukup lama. Tujuan: untuk mengetahui “Faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian gizi kurang pada balita di Puskesmas Todo Satarmese Utara Manggarai Tengah 2022”. Metode: menggunakan survei analitik atau penelitian kuantitatif dengan desain penelitian cross sectional. Penelitian ini dilakukan Di Puskesmas Todo Satarmese Utara Manggarai Tengah, penelitian ini dilakukan pada bulan November tahun 2022. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh balita gizi kurang di Puskesmas Todo Satarmese Utara Manggarai Tengah  Tahun 2022 sebanyak 44 orang. Hasil : penelitian dengan uji chi-square menunjukan ada hubungan antar pengetahuan dengan nilai signifikan (p=0,804>0,05), pendidikan (p=0,000<0,05) dan pendapatan (p=0.000<0.05) dengan gizi kurang di Puskesmas Todo Satarmese Utara Manggarai Tengah  Tahun 2022. Kesimpulan : ada hubungan antara pengetahuan, pendidikan dan pendapatan dengan kejadian gizi kurang pada balita di Puskesmas Todo Satarmese Utara Manggarai Tengah  Tahun 2022
Hubungan Pernikahan Dini dan Pengetahuan Ibu Terhadap Kejadian Stunting di Wilayah Kerja Puskesmas Pattopakang Kecamatan Mangarabombang Kabupaten Takalar Adelia, Putri; Adnin, Nur; Jamal, Rina Silvana
SOCIETIES: Journal of Social Sciences and Humanities Vol 5, No 2 (2025): SOCIETIES: Journal of Social Sciences and Humanities
Publisher : SOCIETIES: Journal of Social Sciences and Humanities

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/societies.v5i2.83840

Abstract

Stunting merupakan kondisi dimana seorang anak mengalami kekurangan gizi dan infeksi berulang sejak janin hingga anak berusia 24 bulan atau selama 1.000 hari pertama kehidupan (HPK), faktor lainnya adalah ibu yang menikah di usia dini karena menikah di usia dini menyebabkan terjadinya perubahan gizi ibu dan bayi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pernikahan usia dini dan pengetahuan ibu dengan kejadian stunting di wilayah kerja Puskesmas Pattopakang 2024. Menggunakan metode kuantitatif dengan menggunakan desain observasional dengan pendekatan cross sectional study, dilaksanakan pada bulan September - Oktober 2024. Jumlah sampel penelitian sebanyak 31 balita di Wilayah Kerja Puskesmas Pattopakang menunjukkan bahwa ada hubungan yang signifikan pernikahan dini dengan kejadian stunting (p=0,000<0,05) dan ada hubungan yang signifikan pengetahuan ibu dengan kejadian stunting (p=0,000<0,05). Kesimpulan dari penelitian ini adalah ibu yang menikah di usia dini berpengaruh terhadap kelangsungan asupan yang tepat bagi anak sehingga menjadi salah satu pendorong terjadinya stunting.Kata Kunci: Pernikahan Dini, Pengetahuan Ibu, Stunting