Stunting merupakan kondisi dimana seorang anak mengalami kekurangan gizi dan infeksi berulang sejak janin hingga anak berusia 24 bulan atau selama 1.000 hari pertama kehidupan (HPK), faktor lainnya adalah ibu yang menikah di usia dini karena menikah di usia dini menyebabkan terjadinya perubahan gizi ibu dan bayi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pernikahan usia dini dan pengetahuan ibu dengan kejadian stunting di wilayah kerja Puskesmas Pattopakang 2024. Menggunakan metode kuantitatif dengan menggunakan desain observasional dengan pendekatan cross sectional study, dilaksanakan pada bulan September - Oktober 2024. Jumlah sampel penelitian sebanyak 31 balita di Wilayah Kerja Puskesmas Pattopakang menunjukkan bahwa ada hubungan yang signifikan pernikahan dini dengan kejadian stunting (p=0,000<0,05) dan ada hubungan yang signifikan pengetahuan ibu dengan kejadian stunting (p=0,000<0,05). Kesimpulan dari penelitian ini adalah ibu yang menikah di usia dini berpengaruh terhadap kelangsungan asupan yang tepat bagi anak sehingga menjadi salah satu pendorong terjadinya stunting.Kata Kunci: Pernikahan Dini, Pengetahuan Ibu, Stunting
Copyrights © 2025