p-Index From 2021 - 2026
0.702
P-Index
This Author published in this journals
All Journal TEKNO
Handono, Banu D.
Unknown Affiliation

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Evaluasi Kinerja Gedung Rumah Sakit 3 Lantai Di Kotamobagu Dengan Metode Analisis Pushover Bernardus, Valencia J. M.; Pandaleke, Ronny E.; Handono, Banu D.; Sumajow, Marthin D. J.
TEKNO Vol. 23 No. 91 (2025): TEKNO
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jts.v23i91.60791

Abstract

Indonesia memiliki risiko gempa bumi yang tinggi karena dikelilingi oleh empat lempeng tektonik utama. Oleh karena itu, perencanaan struktur bangunan tahan gempa sangat penting, terutama untuk gedung-gedung vital seperti rumah sakit. Penelitian ini mengevaluasi kinerja struktur Gedung Rumah Sakit Umum Monompia Kotamobagu yang terletak di daerah rawan gempa dengan menggunakan metode analisis pushover. Metode ini digunakan untuk menganalisis kapasitas struktur terhadap beban lateral akibat gempa serta menentukan tingkat kinerja berdasarkan standar ASCE 41-17, SNI 1726-2019 untuk menentukan tingkat kinerja bangunan, SNI 1727:2020 digunakan untuk menghitung beban desain minimum, sementara ATC-40 membantu dalam mengidentifikasi elemen-elemen kritis yang membutuhkan perkuatan. Pemodelan struktur dilakukan menggunakan perangkat lunak SeismoStruct dengan data geometris dan material dari kondisi bangunan eksisting. Hasil analisis menunjukkan kurva kapasitas yang menggambarkan hubungan antara gaya geser dasar (base shear) dan perpindahan puncak struktur (roof displacement), serta mengidentifikasi elemen-elemen kritis pada struktur. Studi ini memberikan rekomendasi perbaikan dan peningkatan kinerja bangunan untuk menjamin keselamatan penghuni dan keberlanjutan operasional bangunan pasca-gempa. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan dalam evaluasi kinerja struktur gedung tahan gempa di wilayah lain dengan kondisi seismik serupa. Kata kunci: gempa, analisis non-linier, pushover, kinerja struktur
Analisis Level Kinerja Gedung Rusun Rumah Sakit Jiwa Ratumbuysang 4 Lantai Dengan Metode Analisis Pushover Pallar, Aldy; Handono, Banu D.; Pandaleke, Ronny E.; Sumajow, Marthin D. J.
TEKNO Vol. 23 No. 91 (2025): TEKNO
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jts.v23i91.60955

Abstract

Posisi letak geografis wilayah Indonesia berada pada Kawasan Sabuk Cincin Api Pasifik, dimana Cincin Api Pasifik adalah rangkaian gunung aktif dunia yang menyebabkan Indonesia mengalami frekuensi gempa yang cukup sering, sehingga menyebabkan kerugian yang serius seperti kerusakan infrastruktur bahkan memakan korban jiwa. Penulis mengambil gedung rusun RS Ratumbuysang 4 lantai untuk dilakukan proses analisis level kinerja gedung dengan metode analisis pushover, dengan memberikan gaya dorong pada struktur untuk mengetahui level kinerja struktur saat terjadi gempa, Penelitian ini dibuat dalam 2 model, model 1 tidak menggunakan dinding (open frame), dan model 2 dengan menggunakan dinding pengisi. Acuan yang digunakan adalah ASCE 41-17 menggunakan 3 level bahaya gempa untuk menentukan titik level kinerja, yaitu immediate occupancy, life safety, dan collapse prevention pada kurva pushover. Untuk simulasi akan menggunakan software seismostruct yang secara khusus digunakan untuk melakukan analisis seismik dengan metode analisis pushover. Berdasarkan analisis pushover level kinerja yang sesuai adalah immediate occupancy pada periode pengulangan 250 tahun, dan untuk simpangan antar tingkat sudah memenuhi syarat SNI gempa 1726-2019. Kata kunci: gempa, analisis pushover, level kinerja, simpangan, ASCE 41-17
Perencanaan Struktur Gedung Perkuliahan 5 Lantai Di Kota Ternate Fathurrahman, Adriansyah; Pandaleke, Ronny E.; Sumajouw, Marthin D. J.; Handono, Banu D.
TEKNO Vol. 23 No. 94 (2025): TEKNO
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jts.v23i94.65867

Abstract

Bangunan bertingkat tinggi sangat rentan terhadap gaya lateral, terutama yang disebabkan oleh gempa bumi. Oleh karena itu, perencanaan struktur bangunan di daerah risiko gempa tinggi harus mempertimbangkan secara serius pengaru beban gempa. Kota Ternate merupakan salah satu wilayah yang memiliki potensi gempa cukup tinggi, perencanaan struktur Gedung Kuliah 5 lantai di wilayah ini dilakukan dengan memperhitungkan beban gempa agar bangunan memiliki ketahanan yang baik terhadap gempa. Tujuan skripsi ini adalah merencanakan struktur gedung perkuliahan berlantai 5 dengan menggunakan metode Sistem Rangka Pemikul Momen Khusus (SRPMK). Bangunan yang direncanakan merupakan struktur beton bertulang setinggi 5 lantai, memiliki dimensi panjang 37,60 m, lebar 17,00 m, dan tinggi total 24,00 m. Lokasi bangunan berada di Kota Ternate, Provinsi Maluku Utara, dengan parameter respons spektrum percepatan desain SDS = 0,794 g dan SD1 = 0,597 g. Berdasarkan data hasil pengujian sondir Cone Penetration Test (CPT) tanah di lokasi termasuk dalam kelas situs SD (tanah sedang). Bangunan ini masuk dalam kategori Desain Seismik D. Elemen-elemen struktur yang direncanakan meliputi balok, kolom, dan pelat lantai dengan mutu beton f’c = 35 MPa, mutu tulangan longitudinal (fy) = 420 MPa, mutu tulangan transversal (fyt) = 420 MPa. Perencanaan struktur meliputi elemen-elemen beton bertulang dengan menerapkan metode Sistem Rangka Pemikul Momen Khusus (SRPMK), serta mengacu pada peraturan SNI 1726:2019, SNI 2847:2019, SNI 1727:2020. Proses pemodelan, analisis, dan desain struktur dilakukan menggunakan perangkat lunak ETABS V.21.2. Berdasarkan hasil analisis seluruh elemen struktur telah dirancang agar memenuhi prinsip Strong Column-Weak Beam (SC-WB), memiliki ketahanan terhadap gaya geser, serta memenuhi ketentuan detail penulangan untuk mencapai perilaku struktur yang daktail. Kata kunci: SRPMK, beton bertulang, SCWB, gedung perkuliahan, daktilitas, ETABS
Perencanaan Struktur Beton Bertulang Gedung Hotel Sepuluh Lantai Di Kota Manado Rory, Reiven W. G.; Handono, Banu D.; Pandaleke, Ronny E.; Sumajouw, Marthin D. J.
TEKNO Vol. 23 No. 94 (2025): TEKNO
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jts.v23i94.65966

Abstract

Kota Manado memiliki tingkat kegempaan yang tinggi sehingga perencanaan struktur bangunan tahan gempa menjadi hal yang sangat penting. Pada umumnya perencana menerapkan Sistem Rangka Pemikul Momen Khusus (SRPMK), namun pada bangunan bertingkat menengah hingga tinggi, penerapan SRPMK dinilai kurang ekonomis dan efisien karena menghasilkan dimensi elemen struktur yang relatif besar. Oleh karena itu, penerapan Sistem Ganda (Dual System) yaitu kombinasi antara SRPMK dan Dinding Geser menjadi solusi yang lebih efektif. Studi ini merencanakan struktur beton bertulang gedung hotel sepuluh lantai dengan panjang bangunan 45,0 m, lebar 17,0 m, tinggi 40 m, dan terletak di Kota Manado dengan kelas situs SD (tanah sedang) dengan nilai SDS dan SD1 sebesar 0,7484 dan 0,5635. Struktur termasuk dalam Kategori Desain Seismik (KDS) “D” dan menggunakan Sistem Ganda. Elemen struktur yang direncanakan yaitu balok, kolom, pelat, dan dinding geser dengan mutu beton ( ) sebesar 30 MPa, mutu tulangan longitudinal ( ) sebesar 420 MPa, dan mutu tulangan transversal ( ) sebesar 280 MPa. Struktur dimodelkan secara tiga dimensi dan dianalisis melalui program analisa struktur. Hasil analisis menunjukkan bahwa desain struktur telah memenuhi seluruh persyaratan, dengan kapasitas elemen struktur dan detail penulangannya yang memadai terhadap gaya dalam yang bekerja. Selain itu, prinsip “Strong Column Weak Beam” serta ketentuan pada Sistem Ganda telah terpenuhi sesuai kriteria perencanaan struktur tahan gempa. Kata kunci: sistem ganda, beton bertulang, Strong Column Weak Beam, gempa