Nur Faiqah Nalini
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Metode Pendidikan Tarekat Naqsyabandiyah Muzhhariyah Melalui Zikir di Ambunten Sumenep Nur Faiqah Nalini; Siswanto; Atiqullah
Al Iman: Jurnal Keislaman dan Kemasyarakatan Vol. 8 No. 2 (2024): Al-Iman Jurnal Keislaman dan Kemasyarakatan
Publisher : STID Raudlatul Iman Sumenep

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Naqsyabandiyah Muzhhariyah is a splinter of the Naqsyabandi order whose followers are scattered on the islands of Madura and Kalimantan. In Sumenep this order was first introduced by KH Ali Wafa, then continued by his son KH Thaifur Ali Wafa. This research aims to find out the method of the Naqsyabandiyah Muzhhariyah tarekat in Sumenep Regency in educating Sufi students who are members of the tarekat. The approach used is qualitative with field studies. The results of this study indicate that the Naqsyabandiyah Muzhhariyah tarekat method in Sumenep Regency is neatly structured, from the material, routine zikr meetings and doctrinal teachings that become the education of the souls of its members in wading the spiritual journey towards Allah SWT. Naqsyabandiyah Muzhhariyah adalah sempalan tarekat Naqsyabandi yang pengikutnya tersebar di pulau Madura dan Kalimantan.Di Sumenep tarekat ini pertama kali dikenalkan oleh KH. Ali Wafa, kemudian diteruskan oleh putranya KH. Thaifur Ali Wafa.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui metode tarekat Naqsyabandiyah Muzhhariyah di kabupaten Sumenep dalam mendidik para murid sufi yang tergabung dalam terekat tersebut. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan studi lapangan . Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa metode tarekat Naqsyabandiyah Muzhhariyah di kabupaten Sumenep terstruktur secara rapi, dari materi,pertemuan rutin dzikir dan doktrinisasi ajaranyang menjadi pendidikan jiwa anggotanya dalam mengarungi perjalanan spritual menuju Allah SWT.
Metode Pendidikan Tarekat Naqsyabandiyah Muzhhariyah Melalui Zikir di Ambunten Sumenep Nur Faiqah Nalini; Siswanto; Atiqullah
Al Iman: Jurnal Keislaman dan Kemasyarakatan Vol. 8 No. 2 (2024): Al-Iman Jurnal Keislaman dan Kemasyarakatan
Publisher : STID Raudlatul Iman Sumenep

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Naqsyabandiyah Muzhhariyah is a splinter of the Naqsyabandi order whose followers are scattered on the islands of Madura and Kalimantan. In Sumenep this order was first introduced by KH Ali Wafa, then continued by his son KH Thaifur Ali Wafa. This research aims to find out the method of the Naqsyabandiyah Muzhhariyah tarekat in Sumenep Regency in educating Sufi students who are members of the tarekat. The approach used is qualitative with field studies. The results of this study indicate that the Naqsyabandiyah Muzhhariyah tarekat method in Sumenep Regency is neatly structured, from the material, routine zikr meetings and doctrinal teachings that become the education of the souls of its members in wading the spiritual journey towards Allah SWT. Naqsyabandiyah Muzhhariyah adalah sempalan tarekat Naqsyabandi yang pengikutnya tersebar di pulau Madura dan Kalimantan.Di Sumenep tarekat ini pertama kali dikenalkan oleh KH. Ali Wafa, kemudian diteruskan oleh putranya KH. Thaifur Ali Wafa.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui metode tarekat Naqsyabandiyah Muzhhariyah di kabupaten Sumenep dalam mendidik para murid sufi yang tergabung dalam terekat tersebut. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan studi lapangan . Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa metode tarekat Naqsyabandiyah Muzhhariyah di kabupaten Sumenep terstruktur secara rapi, dari materi,pertemuan rutin dzikir dan doktrinisasi ajaranyang menjadi pendidikan jiwa anggotanya dalam mengarungi perjalanan spritual menuju Allah SWT.