Elan, Elan
Program Studi PGPAUD UPI Kampus Tasikmalaya

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Perkembangan Kemandirian Anak Usia (5 – 6 Tahun) Di TK IT Al Amin Saguling Panjang Kawalu Tasikmalaya Mutia Rahmi; Elan Elan; Taopik Rahman
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 5 No. 4 (2023): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v5i4.17629

Abstract

Anak usia 5-6 tahun di TK IT Al - Amin sebaiknya sudah terlihat mandiri dalam mengerjakan tugas di sekolah yang menjadi tanggung jawab sendiri dan dikerjakan sampai selesai (Maelawati dkk, 2022). Metode yang dilakukan peneliti yaitu adalah metode penelitian kualitatif deskriptif. Metode kualitatif deskriptif ini merupakan jenis penelitian yang memanfaatkan data kualitatif dan dijabarkan secara deskriptif. Dari hasil observasi dan wawancara dinyatakan bahwa adanya peningkatan dari setiap indikator perkembangan kemandirian bagi anak usia 5 – 6 tahun yang baru masuk, dimana semula belum berkembang seiring berjalannya waktu disertai beberapa stimulasi dan pembiasaan dari sekolah sehingga anak dengan karakternya masing masing mampu mencapai kemandiriannya secara bertahap dari mulai berkembang hingga berkembang sangat baik. Dari Penelitian ini dapat disimpulkan bahwa perkembangan kemandirian anak usia 5 – 6 tahun di TK IT Al-Amin mengalami peningkatan yang signifikan dari setiap indikator yang diamati oleh peneliti . anak yang diamati beradaptasi dengan baik disekolah dari hari ke hari, kemampuan bersosialisasi, menjalankan aktivitas sendiri tanpa orangtua menjadi tagar utama kemandirian anak dihari pertama sekolah
Peningkatan Pemahaman Konsep Bangun Datar Segitiga melalui Pendekatan Realistic Mathematics Education di Kelas II SD Aldi Purnama; Yusuf Suryana; Elan Elan
Indonesian Journal of Primary Education Vol 2, No 1 (2018): Indonesian Journal of Primary Education: June 2018
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/ijpe.v2i1.13751

Abstract

Pemahaman konsep siswa dalam bangun datar segitiga di kelas II SD dinilai masih perlu ditingkatkan. Permasalahan ditunjukkan dengan miskonsepsi banyak sisi yang dijadikan unsur segitiga. Terdapat beberapa siswa belum mampu memahami konsep segitiga dari jumlah sisi segitiga. Menindaklanjuti permasalahan tersebut, peneliti menemukan alternatif peningkatan pemahaman konsep segitiga melalui pendekatan Realistic Mathematics Education. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) Pemahaman konsep segitiga siswa sebelum dan sesudah pembelajaran; 2) Proses pembelajaran menggunakan pendekatan Realistic Mathematics Education dalam pembelajaran konsep segitiga; 3) Peningkatan pemahaman konsep segitiga setelah proses pembelajaran Realistic Mathematics Education; dan 4) Perbandingan peningkatan pemahaman konsep segitiga siswa setelah mendapatkan pembelajaran Realistic Mathematics Education dan siswa yang mendapatkan pembelajaran konvensional. Data diambil berdasarkan instrumen tes uraian dengan menggunakan metode kuasi eksperimen bentuk Nonequivalent Control Group Design di SD yang ada di wilayah Manonjaya. Sampel penelitian ditentukan menggunakan teknik sampling purvosive. Temuan yang diperoleh terdiri atas: 1) Pemahaman awal konsep segitiga siswa berada pada kategori sedang dengan rata-rata 52,95 kelas eksperimen dan 49,85 kelas kontrol; 2) Proses pembelajaran menggunakan RME mempermudah siswa memahami konsep segitiga; 3) Pemahaman setelah pembelajaran di kelas eksperimen tergolong sangat tinggi dengan presentase 90% lebih unggul dibanding kelas kontrol; 4) Pemahaman konsep segitiga kelas eksperimen mengalami peningkatan tinggi dengan nilai gain 0,87. Peningkatan tersebut lebih baik dibandingkan peningkatan pemahaman konsep segitiga kelas eksperimen.