Endah Tri Wulandari
Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENGARUH PENYULUHAN KESIAPSIAGAAN BENCANA TERHADAP TINGKAT KESIAPSIAGAAN BENCANA GEMPA BUMI PADA SISWA SMP MUHAMMADIYAH SANDEN YOGYAKARTA Endah Tri Wulandari; Rizky Ega Sujito
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 14 No 1 (2024): Jurnal Ilmiah Kesehatan: Mei 2024
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan (FIKES) Universitas Sains Al-Qur'an (UNSIQ) Jawa Tengah di Wonosobo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/jik.v14i1.7215

Abstract

Purpose: The purpose of this study is to determine the effect of disaster preparedness counseling on the level of earthquake disaster preparedness in students of SMP Muhammadiyah Sanden Yogyakarta. Methods: This type of research is a pre-experimental research with a one group pre-test-post-test design. The design of one group pretest-posttest involves one pre-selected group. In this design, testing is carried out twice, namely before the treatment called pre-test, and after the treatment called post-test. Results: Based on the results of bivariate analysis using the Wilcoxon Match Pairs Test based on p value (Asymp. Sig 2 tailed) of 0.000 which is less than the critical limit of the study of 0.05. So it can be concluded that there is an influence before and after disaster preparedness counseling on the level of earthquake disaster preparedness in students of SMP Muhammadiyah Sanden Yogyakarta Conclusion: Based on data analysis, it can be seen that there is an influence of disaster preparedness counseling on the level of earthquake disaster preparedness in students of SMP Muhammadiyah Sanden Yogyakarta.
PERBEDAAN PARAMETER HEMODINAMIK PADA PEMASANGAN LMA DAN ETT DENGAN ANESTESI UMUM DI RS PKU MUHAMMADIYAH YOGYAKARTA Putri Komalasari Rumodar; Joko Murdiyanto; Endah Tri Wulandari
Jurnal Mitrasehat Vol. 16 No. 1 (2026): Jurnal Mitrasehat
Publisher : LPPM STIK Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51171/jms.v16i1.572

Abstract

Latar belakang: Pemasangan laryngeal mask airway (LMA) dan endotracheal tube (ETT) dalam anestesi umum dapat memicu respons simpatis yang berpengaruh pada perubahan parameter hemodinamik seperti tekanan darah dan denyut jantung. Tujuan: Mengetahui perbedaan parameter hemodinamik pasien selama pemasangan laryngeal mask airway (LMA) dan endotracheal tube (ETT) dengan anestesi umum di RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan observasional analitik kuantitatif dengan desain cross-sectional. Penelitian ini melibatkan pasien yang menjalani anestesi umum dengan pemasangan LMA dan ETT sebagai sampel. Sampel diperoleh menggunakan teknik purposive sampling, data dikumpulkan melalui lembar observasi dengan mencatat tekanan darah dan denyut jantung sebelum dan setelah pemasangan alat jalan napas. Data dianalisis menggunakan uji Mann-Whitney. Hasil: Terdapat perbedaan signifikan pada tekanan darah sistolik, tekanan darah diastolik, dan denyut jantung antara kelompok LMA dan ETT sebelum maupun setelah pemasangan alat jalan napas (p < 0,05). Nilai signifikansi untuk tekanan darah sistolik adalah 0,033 (sebelum) dan 0,004 (sesudah), serta untuk tekanan darah diastolik sebesar 0,000 (sebelum) dan 0,000 (sesudah). Sementara itu, denyut jantung menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,008 sebelum pemasangan dan 0,000 setelah pemasangan. Kesimpulan: Terdapat perbedaan signifikan parameter hemodinamik antara pemasangan LMA dan ETT pada pasien anestesi umum.
PERAN PEMERINTAH KALURAHAN PARANGTRITIS DALAM MENINGKATKAN KAPASITAS KELOMPOK RENTAN DALAM PERSIAPAN MENGHADAPI BENCANA GEMPA BUMI Muhaimin Jazali; Endah Tri Wulandari; Joko Murdiyanto
Jurnal Mitrasehat Vol. 16 No. 1 (2026): Jurnal Mitrasehat
Publisher : LPPM STIK Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51171/jms.v16i1.577

Abstract

Latar belakang: Indonesia merupakan negara dengan tingkat risiko bencana yang tinggi, terutama gempa bumi. Kalurahan Parangtritis, yang berada di Kabupaten Bantul, DIY, merupakan salah satu wilayah rawan gempa karena lokasinya dekat dengan zona subduksi dan Samudera Hindia. Kelompok rentan seperti lansia, anak-anak, ibu hamil, dan penyandang disabilitas menjadi pihak paling terdampak dalam bencana. Tujuan: Untuk mengetahui program yang dilakukan Pemerintah Kalurahan Prangtritis untuk meningkatkan kapasitas kelompok rentan dalam menghadapi gempa bumi. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kualitatif teknik sampling yang digunakan yaitu purposive sampling. Populasi sampel yaitu RT, Dukuh, anggota kantor Kalurahan, dan FPRB. Peneliti menentukan informan secara acak berdasarkan kriteria inklusi dan ekslusi yang telah ditentukan. Informan dalam penelitian ini berjumlah 7 orang. Hasil: Penelitian ini menghasilkan empat tema, yaitu tema I: konsep bencana, tema II: mitigasi bencana, tema III: kesiapsiagaan masyarakat, tema IV: tanggap darurat bencana, tema V: evaluasi pasca bencana. Informan dalam penelitian ini menggambarkan bencana itu ada gempa bumi, tsunami, banjir, dan tanah longsor, abrasi, kekeringan, kebakaran, dan kecelakan. Kesimpulan: Pemerintah melakukan upaya sosialisasi, pelatihan, pendidikan yang diberikan pada masyarakat dan kelompok rentan, serta pada anak anak sejak dari dini. Selain itu adanya koordinasi dan evaluasi dengan beberapa instansi dan juga dengan kelompok lain pada saat mitigasi ataupun pada saat terjadi bencana gempa bumi.