Muhammad Akbar Salcha
Program Studi Hiperkes dan Keselamatan Kerja, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Makassar

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGARUH OVERTIME TERHADAP PRODUKTIVITAS KERJA PADA PT. ALE LUWU RAYA KABUPATEN LUWU TIMUR Arni Juliani; Nurul Aulia Maharani Ishak; Muliono Caco; Muhammad Akbar Salcha
Jurnal Mitrasehat Vol. 15 No. 1 (2025): Jurnal Mitrasehat
Publisher : LPPM STIK Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51171/jms.v15i1.507

Abstract

Latar belakang: Produktivitas kerja merupakan kemampuan tenaga kerja dalam melakukan pekerjaan dalam cakupan atau rentang waktu tertentu. Dalam waktu tertentu, pekerja melakukan pekerjaan diluar jam kerja dan terhitung overtime. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh overtime terhadap produktivitas kerja pada PT. Ale Luwu Raya Kabupaten Luwu Timur. Metode: Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu jenis penelitian observasional analitik dengan pendekatan cross sectional study. Sampel dalam penelitian ini yaitu sebanyak 34 responden menggunakan total sampling terhadap seluruh pekerja. Pengumpulan data pada penelitian ini dilakukan dengan membagikan kuesioner kepada para responden. Data ini dianalisis menggunakan analisis univariat dan analisis bivariat dengan uji Chi-Square. Hasil: Hasil penelitian berdasarkan uji statistik terkait pengaruh overtime terhadap produktivitas kerja didapatkan p-value 0,031 < 0,05. Oleh sebab itu, hal inipun membuktikan bahwasanya ada pengaruh overtime terhadap produktivitas kerja di PT. Ale Luwu Raya Kabupaten Luwu Timur. Kesimpulan: Terdapat pengaruh overtime terhadap produktivitas kerja di PT. Ale Luwu Raya Kabupaten Luwu Timur. Saran yang dapat diberikan bagi tenaga kerja yaitu sebaiknya tenaga kerja melakukan aktivitas fisik seperti rutin berolahraga dan melakukan peregangan setelah melakukan pekerjaan.
PEMETAAN RISIKO KESEHATAN KERJA DENGAN METODE K3 PARTISIPATIF PADA PETANI RUMPUT LAUT DI DESA LAIKANG Habibi Habibi; Helmy Gani; Icha Putri Sahnisa; Muhammad Akbar Salcha; Sitti Fatimah Rahmansyah
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 7 No. 2 (2026): JUNI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v7i2.51744

Abstract

Petani rumput laut merupakan salah satu pekerjaan sektor informal yang berisiko mengalami penyakit akibat kerja, hal ini disebabkan karena petani rumput laut masih melakukan pekerjaannya secara manual. Oleh karena itu, pendekatan K3 partisipatif dalam pemetaan risiko kesehatan kerja pada petani rumput laut hadir sebagai metode yang menekankan pentingnya keterlibatan langsung petani dalam mengidentifikasi bahaya dan menyusun langkah-langkah pencegahan.Penelitian ini bertujuan memetakan risiko kesehatan kerja pada petani rumput laut di Desa Laikang menggunakan pendekatan partisipatif K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif partisipatif dengan melibatkan 18 petani sebagai responden melalui teknik body mapping, risk mapping, dan focus group discussion (FGD). Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan diskusi kelompok. Hasil penelitian ini mengidentifikasi risiko kesehatan yang signifikan berupa risiko ergonomi, biologis, lingkungan, fisik, psikososial, dan kimia yang dialami secara beragam oleh petani rumput laut. Keluhan fisik dominan terjadi pada tangan, pergelangan, punggung, pinggang, dan kaki yang terkait dengan posisi kerja seperti: membungkuk, pengangkutan manual, dan paparan lingkungan kerja pesisir. Pengetahuan dan penggunaan alat pelindung diri masih rendah, sedangkan tekanan kerja dan kondisi lingkungan menambah beban psikososial petani. Pendekatan partisipatif dalam penelitian ini efektif untuk mengidentifikasi risiko secara akurat dan memberdayakan petani dalam merancang solusi yang sesuai dengan kondisi lokal