Veronika Rosniati
Sekolah Tinggi Teologi KADESI Yogyakarta

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Doktrin Dominion Theology: Sebuah Analisis Penerapan Hukum Alkitab Pada Pemerintahan Di Indonesia Veronika Rosniati; Susiana Susiana; Rini Rini; RM. Movta Rahendra Purbodiningrat
Basileus Eirene: Jurnal Agama dan Pendidikan Vol 3 No 1 (2024)
Publisher : Basilius Eirene Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63436/bejap.v3i1.35

Abstract

Kebebasan beragama di Indonesia dijamin oleh prinsip-prinsip konstitusional dan nilai-nilai moral yang diakar dalam agama serta Pancasila. Namun, diskriminasi terhadap umat Kristen masih sering terjadi, memunculkan pertanyaan tentang bagaimana pengaplikasian prinsip-prinsip agama, khususnya Hukum Alkitab, berbaur dengan Sila Pertama Pancasila. Artikel jurnal ini mengkaji perbedaan antara teori dan realitas, serta dampak penerapan doktrin Dominion Theology dalam kebijakan pemerintah terhadap kebebasan beragama di Indonesia. Penelitian ini menyajikan analisis tentang relevansi doktrin Dominion Theology dalam konteks Indonesia, penerapannya dalam kebijakan pemerintah, dan dampaknya terhadap prinsip-prinsip Pancasila. Metode studi Pustaka digunakan, dengan Alkitab sebagai sumber utama dan buku literatur, artikel jurnal, serta berita-berita yang berkaitan sebagai sumber pendukung. Perlindungan kebebasan beragama adalah aspek penting dalam teologi Kristen dan hukum di Indonesia. Doktrin dominion menekankan pentingnya memengaruhi dunia dengan prinsip-prinsip moral dan etika, namun implementasinya harus memperhatikan prinsip-prinsip keadilan, kesetaraan, dan kasih sayang dalam hukum Tuhan. Penegakan hukum yang adil dan berkeadilan oleh pemerintah sangat penting untuk menjaga kedamaian dan keadilan dalam masyarakat, sesuai dengan nilai-nilai Pancasila dan prinsip-prinsip hukum Tuhan
Studi Eksplanatori dan Konfirmatori Menjadi Pelaku Firman Berdasarkan Yakobus 1:19-27 Bagi Jemaat Gereja Pentakosta Pusat Surabaya (GPPS) Ekklesia Kojub, Noyan Sanggau Kalimantan Barat Veronika Rosniati; Paulus Sentot Purwoko; Heni Periati Mandrofa
Basileus Eirene: Jurnal Agama dan Pendidikan Vol 5 No 1 (2026)
Publisher : Basilius Eirene Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63436/bejap.v5i1.157

Abstract

Pelaku Firman mengacu pada orang percaya yang tidak hanya mendengarkan Firman Tuhan, tetapi juga melakukannya dalam kehidupan sehari-hari. Menjadi pelaku Firman berarti mengerjakan kebenaran yang dari Allah serta menjalankan ibadah yang murni dan tak bercacat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui besarnya Konfirmasi pengajaran Rasul Yakobus tentang Pelaku Firman berdasarkan Yakobus 1:19-27 bagi Jemaat Gereja Pentakosta Pusat Surabaya (GPPS) Ekklesia Kojub, Noyan Sanggau Kalimantan Barat, serta untuk mengetahui dimensi yang paling dominan menentukan konfirmasi pengajaran Rasul Yakobus tentang pelaku Firman berdasarkan Yakobus 1:19-27 bagi Gereja Pentakosta Pusat Surabaya (GPPS) Ekklesia Kojub Noyan Sanggau,Kalimantan Barat. Peneliti menggunakan metode kuantitatif. Pengolahan data melalui beberapa uji yang dioperasikan dengan bantuan software SPSS25. Hasil menunjukan bahwa tingkat bkonfirmasi pengajaran Rasul Yakobus bagi jemaat gereja Pentakosta Pusat Surabaya (GPPS) Ekklesia Kojub, Noyan Sanggau Kalimantan Barat berada pada kategori Sedang. Dimensi yang dominan dengan Konfirmasi pengajaran Rasul Yakobus tentang pelaku Firman berdasarkan Yakobus 1:19-27 bagi jemaat Gereja Pentakosta Pusat Surabaya (GPPS) Ekklesia Kojub Noyan Sanggau Kalimantan Barat (Y) Mengerjakan Kebenaran yang dari Allah (D1).