Safiuddin Safiuddin
Universitas Ibnu Chaldun Jakarta

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Suatu Penelitian Eksperimental Tentang Implementasi Model Qiroati Dan Pembelajaran Berbasis Proyek Dalam Konteks Pendidikan Multikultural Untuk Peningkatan Hasil Belajar Peserta Didik Safiuddin Safiuddin; Jefri Kurniawan
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 4 No. 2: Februari 2025
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v4i2.7680

Abstract

Pendidikan multikultural memerlukan metode pembelajaran yang inklusif dan efektif untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik dari berbagai latar belakang budaya. Artikel ini mengeksplorasi kombinasi model Qiroati dan pembelajaran berbasis proyek (PBL) sebagai strategi inovatif dalam konteks tersebut. Model Qiroati, dengan pendekatannya yang sistematis dalam pembelajaran membaca Al-Qur'an, diadaptasi untuk kurikulum multikultural dengan fokus pada inklusivitas dan sensitivitas budaya. Sementara itu, PBL, yang menekankan pembelajaran aktif melalui proyek praktis, mendorong kolaborasi dan penerapan pengetahuan dalam konteks nyata. Penelitian eksperimental menunjukkan bahwa integrasi kedua model ini secara signifikan meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur'an, pemahaman teks, dan keterampilan kolaboratif peserta didik. Selain itu, peserta didik menunjukkan peningkatan dalam penghargaan terhadap keragaman budaya. Temuan ini mendukung penggunaan model Qiroati dan PBL sebagai pendekatan efektif dalam pendidikan multikultural, dengan rekomendasi untuk pelatihan pendidik berkelanjutan, penelitian lebih lanjut, dan pengembangan kurikulum fleksibel untuk mencapai hasil belajar yang lebih baik dan inklusif.
Makna Persetujuan DPR dalam Pengangkatan KAPOLRI: Studi Filsafat Hukum tentang Relasi Otoritas, Legitimasi, dan Akuntabilitas Berdasarkan UU No. 2 Tahun 2002 Ardin Firanata; Safiuddin Safiuddin
ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 5 No. 8: Juli 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jim.v5i8.18496

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis makna filosofis persetujuan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dalam proses pengangkatan Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) berdasarkan Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002. Secara normatif, pengangkatan Kapolri merupakan kewenangan Presiden dengan persetujuan DPR sebagaimana diatur dalam Pasal 11 UU Polri . Penelitian ini menggunakan pendekatan filsafat hukum untuk mengkaji relasi antara otoritas eksekutif, legitimasi demokratis, dan akuntabilitas publik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persetujuan DPR bukan sekadar prosedur formal, melainkan mekanisme konstitusional untuk menciptakan keseimbangan kekuasaan (check and balances), meningkatkan legitimasi politik, dan memperkuat akuntabilitas institusional Polri.