Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Gerakan Literasi Sosial (GELIS) Untuk Meningkatkan Minat Baca Anak Di Desa Sukamukti Kabupaten Kuningan Nanin Sumiarni; Khasan Aedi; Nelly Husni Laely; Muhammad Fadhli Khairurraja
Jurnal Abdimas Indonesia Vol. 4 No. 2 (2024): April-Juni 2024
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/jai.v4i2.816

Abstract

Membaca membuat individu dapat meningkatkan kecerdasan, mengakses informasi dan juga memperdalam pengetahuan dalam diri seseorang. Semakin sering membaca, semakin luas pengetahuan yang individu miliki. Berdasarkan hasil observasi menunjukkan beberapa faktor yang berkontribusi terhadap rendahnya minat baca masyarakat dan anak-anak, diantaranya kurangnya akses terhadap buku dan minimnya kegiatan literasi yang menarik serta relevan bagi anak-anak. Dengan menerapkan langkah-langkah konkret melalui implementasi program Gerakan Literasi Sosial (GELIS), diharapkan dapat ditemukan solusi yang efektif dan berkelanjutan yang tujuan akhirnya adalah membangun budaya literasi yang kuat dan menginspirasi di Desa Sukamukti. Kegiatan Pengabdian ini menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR), yang mana metode PAR didefinisikan sebagai pendekatan dalam proses pemberdayaan masyarakat yang menekankan partisipasi aktif dari masyarakat sebagai subjek selama keseluruhan proses penelitian. Hasil dari pengabdian gerakan literasi social (GELIS) yaitu terlihat dengan respon antusias anak-anak saat mengikuti kegiatan literasi social yang diadakan selama 3 hari dengan menggunakan pendekatan belajar sambil bermain. Hal ini mencerminkan bahwa anak-anak sudah mulai menunjukkan ketertarikan terhadap kegiatan literasi di wilayah tersebut
Peningkatan Kesadaran dan Kapasitas Masyarakat Desa Munjul Astanajapura Cirebon dalam Pengelolaan Sampah Berkelanjutan Amin Iskandar; Nanin Sumiarni; Alif Nurrahman Fadliansyah; Syahrul Kirom; Rijal Mahdi
ABDI: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 7 No 4 (2025): Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/abdi.v7i4.1539

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat berbasis riset ini dilaksanakan di Desa Munjul, Kecamatan Astanajapura, Kabupaten Cirebon, sebagai respons terhadap meningkatnya permasalahan sampah dan rendahnya kesadaran masyarakat terhadap pengelolaan sampah yang berkelanjutan. Desa ini memiliki potensi besar untuk menerapkan sistem pengelolaan sampah yang lebih efektif berkat karakteristik penduduknya yang produktif dan terdidik. Tujuan kegiatan ini adalah untuk menumbuhkan dan memetakan tingkat kesadaran masyarakat Desa Munjul terhadap pengelolaan sampah berkelanjutan sebagai langkah awal menuju peningkatan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat. Metode yang digunakan meliputi riset lapangan melalui survei, diskusi kelompok terarah (FGD), seminar edukatif, serta penyebaran kuesioner kepada 50 pemuka masyarakat. Pendekatan ini memungkinkan penggalian data sekaligus menjadi sarana edukasi dan sosialisasi praktik pengelolaan sampah yang berkelanjutan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa masyarakat memiliki latar belakang sosial dan demografis yang beragam dengan dominasi usia produktif dan tingkat pendidikan menengah ke atas. Peran laki-laki cenderung pada pengelolaan teknis, sementara perempuan berfokus pada pengelolaan rumah tangga. Meskipun sebagian besar responden memahami pentingnya pengelolaan sampah, masih ditemukan kesenjangan informasi mengenai praktik berkelanjutan dan dukungan fasilitas. Implikasi dari kegiatan ini menunjukkan perlunya program edukasi dan pendampingan berkelanjutan yang lebih intensif agar masyarakat tidak hanya memiliki kesadaran, tetapi juga kemampuan untuk berpartisipasi aktif dalam pengelolaan sampah berkelanjutan. Kegiatan ini menjadi pondasi penting bagi rancangan program lanjutan yang berorientasi pada penguatan kapasitas dan perubahan perilaku menuju lingkungan desa yang sehat dan sejahtera.