Regina Beatrix Takakobi
Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Petra

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI OPINI AUDIT GOING CONCERN PADA PERUSAHAAN SUB SEKTOR PROPERTIDAN REAL ESTATE YANG TERDAFTAR DI BEI Feybe Nadia Yudas; Friska Langelo; Regina Beatrix Takakobi
Tangkoko: Jurnal Manajemen dan Akuntansi Vol. 10 No. 1 (2024): Tangkoko : Jurnal Manajemen dan Akuntansi
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Petra Bitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis serta memberikan bukti empiris mengenai ukuran perusahaaan, solvabilitas, pertumbuhan perusahaan, opini audit sebelumnya dalam penerimaan opini audit going concern. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan sub sektor properti dan real estate yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) priode 2019-2022 sebanyak 184 perusahaan dan menggunakan teknik purposive sampling dalam menentukan sampel Sehingga terpilih 30. Perusahaan yang bergerak dalam bidang properti dan real estate dengan masa penelitian selama 2019-2022 (4 tahun) maka jumlah unit sampel penelitian adalah 120 data. Teknik pengumpulan data yang digunakan ialah teknik dokumentasi dan teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi logistik mengunakan software SPSS (Statistical Package For Socoal Science) versi 29. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini antara lain : analisis deskriptif, analisis regresi logistik, uji kelayakan regresi logitik, uji keseluruhan model, uji koefisien determinasi, uji klarifikasi matrix, uji hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan, variabel  ukuran perusahaan tidak berpengaruh terhdap opini audit going concern, solvabilitas tidak berpengaruh terhdap opini audit going concern, pertumbuhan perusahaan tidak berpengaruh terhdap opini audit going concern, dan opini audit tahun sebelumnya berpengaruh signifikan terhadap penerimaan opini audit going concern pada perusahaan sub properti dan real estate.
PENGARUH KOMPETENSI DAN MOTIVASI TERHADAP KUALITAS AUDIT APARAT PENGAWASAN INTERN PEMERINTAH(STUDI KASUS INSPEKTORAT KOTA BITUNG) Tarissa Tolinggi; Regina Beatrix Takakobi; Ratna Taliupan
Tangkoko: Jurnal Manajemen dan Akuntansi Vol. 10 No. 2 (2024): Tangkoko : Jurnal Manajemen dan Akuntansi
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Petra Bitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kualiitas audit merupakan peluang bagi seorang auditor dalam mendapati dan melaporkan adanya kesalahan atau kecurangan yang timbul pada pola metode akuntansi. Kualitas audit di inspektorat kota bitung dipengaruhi oleh kompetensi dan motivasi aparatnya. Hanya 5 dari 35 aparat yang memenuhi kriteria pejabat fungsional karena rendahnya pelatihan dan pendidikan serta pemindahan struktur kerja yang mengakibatkan kurangnya pengalaman. Penelitian ini bertujuan memahami dampak kompetensi dan motivasi terhadap mutu audit dengan metode kuantitatif menggunakan purposive sampling pada 35 pegawai. Analisis data dilakukan menggunakan SPSS 29. Hasil menunjukkan kompetensi dan motivasi berpengaruh positif terhadap kualitas audit baik secara parsial maupun simultan, dengan nilai R square 0,905, artinya kedua variabel mempengaruhi kualitas audit sebesar 90,5%. Penelitian ini menyoroti  pentingnya kompetensu dan motivasi dalam menjaga kualitas audit, berbeda dari penelitian sebelumnya yang lebih fokus pada aspek kualitas audit secara umum.
PENGARUH SISTEM AKUNTANSI KAS DAN PENGENDALIAN INTERNAL TERHADAP KUALITAS LAPORAN KEUANGAN PADA PT POS INDONESIA KCU MANADO Valenthya Viona Tatambihe; Regina Beatrix Takakobi; Gebriany Pirade Wenur
Tangkoko: Jurnal Manajemen dan Akuntansi Vol. 11 No. 1 (2025): Tangkoko : Jurnal Manajemen dan Akuntansi
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Petra Bitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam suatu perusahaan ketika kualitas laporan keuangan relevan, handal, dapat dipahami, dan dapat dibandingkan maka laporan keuangan tersebut dalam keadaan baik Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh sistem akuntansi kas dan pengendalian internal terhadap kualitas laporan keuangan. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif. Populasi penelitian adalah seluruh pegawai organik dan non organik PT Pos Indonesia KCU Manado, berjumlah 153 orang. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini puprposive sampling. Variabel independen dalam penelitian ini adalah Sistem Akuntansi Kas (X1) dan Pengendalian Internal (X2), sedangkan variabel dependen adalah Kualitas Laporan Keuangan (Y). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Sistem Akuntansi Kas dan Pengendalian Internal berpengaruh signifikan terhadap Kualitas Laporan Keuangan PT Pos Indonesia KCU Manado. Hasil peneletian ini dibuktikan dengan Uji regresi linier berganda menghasilkan Uji simultan (uji F) menunjukkan nilai F sebesar 21.042 dengan signifikansi 0,000, yang berarti Sistem Akuntansi Kas dan Pengendalian Internal secara simultan berpengaruh signifikan terhadap Kualitas Laporan Keuangan. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,882 mengindikasikan bahwa 88,2% variasi dari Kualitas Laporan Keuangan dapat dijelaskan oleh variabel Sistem Akuntansi Ka dan Pengendalian Internal sementara 11,8% dijelaskan oleh faktor lain di luar penelitian ini.
ANALISIS MODAL KERJA DALAM MENINGKATKAN PROFITABILITAS PADA PT. BLUE OCEAN GRACE INTERNATIONAL Oxana Inka Bogar; Regina Beatrix Takakobi; Tiffany Sayako Karamoy
Tangkoko: Jurnal Manajemen dan Akuntansi Vol. 11 No. 2 (2025): Tangkoko : Jurnal Manajemen dan Akuntansi
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Petra Bitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan yang terjadi pada PT. Blue Ocean Grace International yaitu modal kerja mengalami penurunan yang drastis, yaitu dari Rp. 1.706.503.449 tahun 2016, menjadi Rp. 424.080.183 tahun 2020. Namun, meskipun modal kerja menurun, net profit margin (NPM) justru stabil dikisaran 4-5% bahkan sempat naik pada tahun 2017-2019. GPM naik dari 43,89% ke 49,67% dan OPM dari 15,59% ke 16,8% dalam lima tahun. Return on aset (ROA) dan return on equity (ROE) sempat naik, namun menurun lagi di tahun 2020. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan perusahaan yaitu laba rugi dan neraca. Temuan ini mengindikasikan bahwa modal kerja yang menurun pada PT. Blue Ocean Grace International tidak mampu memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan profitabilitas perusahaan. Oleh karena itu, perusahaan perlu memperbaiki manajemen modal kerja untuk mempertahankan profitabilitas pada masa mendatang.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MINAT WAJIB PAJAK MENGGUNAKAN JASA KONSULTAN PAJAK Grace Martha Thereisya Oba; Regina Beatrix Takakobi; Toar Romario Sigar
Tangkoko: Jurnal Manajemen dan Akuntansi Vol. 12 No. 1 (2026): Tangkoko : Jurnal Manajemen dan Akuntansi
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Petra Bitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Taxes are a source of state revenue to support development financing and public services. However, taxpayer compliance in Ternate City still presents problems. This study aims to analyze the influence of tax knowledge, taxpayer motivation, and tax sanctions on taxpayer interest in using tax consultant services, both partially and simultaneously. This study uses a quantitative approach. Primary data were obtained through questionnaires. The research instrument was measured using a Likert scale. The research data were analyzed using SPSS 31.0. The results of the study indicate that tax knowledge and tax sanctions partially do not significantly influence taxpayer interest in using tax consultant services. Meanwhile, taxpayer motivation partially has a significant effect on taxpayer interest in using tax consultant services. The results of the simultaneous test show that tax knowledge, taxpayer motivation, and tax sanctions jointly influence taxpayer interest in using tax consultant services. These findings indicate that taxpayer decisions to utilize professional services are not only determined by an understanding of tax regulations and the risk of sanctions, but are also influenced by internal.