Jesi Darina
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

MEMBANGUN SELF LOVE PADA REMAJA PENGGUNA INSTAGRAM DITINJAU DARI PERSPEKTIF DRAMATURGI (STUDI FENOMENOLOGI REMAJA PENGGUNA INSTAGRAM DI DESA NGEBRAK) nila zaimatus septiana; Jesi Darina
SHINE: JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING Vol. 2 No. 1 (2021)
Publisher : STKIP PGRI SUMENEP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36379/shine.v2i1.181

Abstract

Penelitian ini berjudul membangun self love pada remaja pengguna Instagram di tinjau dari perspektif dramaturgi, penelitian in dikhususkan kepada remaja pengguna Instagram. Jenis Penelitian ini merupakan kualitatif deskriptif. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengguna Instagram yang aktif di Desa Ngebrak dalam membangun self love mereka melalui medsos Instagram dan bagaimana teori dramaturgi dapat di aplikasikan untuk menjelaskan pola interaksi mereka melalui medsos Instagram. Teknik yang digunakan oleh peneliti dalam memilih informan yakni teknik purposive sampling. Subjek dari penelitian ini adalah remaja wanita usia 18-22 tahun yang aktif sebagai pengguna Instagram di Desa Ngebrak. Teknik mengumpulkan data dalam penelitian ini adalah observasi, pemeliharaan dan dokumentasi. penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Argumen ini dirumuskan berkat analisis menggunakan teori dramaturgi sebagai kerangka refleksi utama. Hasil analisis penelitian telah menemukan bahwa dalam proses membangun self love melalui media sosial Instagram, Remaja mampu memanfaatkan Instagram dengan bijak sehingga memberikan efek positif bagi dirinya. Faktor yang mempengaruhinya adalah diri sendiri dan orang lain dengan memberikan tanda suka (like), komentar positif dan komentar negatif pada foto di Instagram cinta diri adalah konsep yang sangat penting dalam kehidupan semua orang yang hidup yang memberi kita kekuatan dan keberanian untuk melewati masa-masa sulit tanpa harus menjatuhkan dan memandang rendah oranglain. Konsep membangun self love adalah dengan menampilkan apa adanya diri individu di Instagram sebagai cerminan di real life, menumbuhkan self love akan menciptakan kebahagiaan di masa depan, menjadi orang yang lebih percaya diri, tidak dibandingkan dengan orang lain dan tentu saja, mentalitas juga akan menguat. Banyaknya cara yang dapat di lakukan untuk menunjukkan bahwa kita mencintai diri kita sendiri dengan bijak dalam menanggapi Instagram . Tanpa ragu kami mulai menerapkan self love melalui media sosial Instagram, dan yang lain akan termotivasi untuk mengembangkannya. Kata kunci : self love, remaja, Instagram, perspektif dramaturgi