Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Efektivitas Terapi Bekam Terhadap Control Gula Darah Pada Pasien DM Tipe II: A Literature Review Ady Irawan AM; Anggie Pradana Putri; Fakhrudin Nasrul Sani; Maria Julieta Esperanca Naibili; Annisa Yuli Kartikasari
Prosiding Seminar Informasi Kesehatan Nasional 2022 : SIKesNas 2022
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Duta Bangsa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (428.834 KB) | DOI: 10.47701/sikenas.vi.2076

Abstract

Latar Belakang: Diabetes militus merupakan suatu penyakit kronis berupa gangguanmetabolik dimana tubuh tidak mampu memproduksi hormon insulin yang ditandai dengan kadargula melebihi batas normal. Diabetes Tipe II menyebakan disfungsi endokrin sertaketidakmampuan untuk menggunakan insulin secara efektif sehingga mengakibatkan glukosadarah menjadi meningkat. Terapi bekam merupakan salah satu terapi kuno yang bergantung padapembuatan local suction yang berfungsi sebagai tempat mobilisasi aliran darah kotor yangberada dalam tubuh. Hal ini dilakukan dengan membuat beberapa sayatan kecil, kemudiandilakukan pegekopan untuk mengeluarkan darah. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untukmendeskripsikan efektivitas terapi bekam terhadap kontrol gula darah pada pasien DM Tipe II.Metode: Penelitian ini merupakan litetature review. Sumber penelitian diambil dari beberapaonline database (Garuda, PubMed, Science Direct, google scholar); dengan kata kunci “bekam”OR “bekam basah OR “cupping therapy” OR “wet cuping therapy” AND “glucose level” OR“level kadar gula darah” AND “diabetes mellitus type II” OR “diabetes mellitus tipe 2”. PRISMAguideline digunakan sebagai panduan pencarian literatur. Literatur yang ditemukan kemudiandinilai kualitasnya menggunakan panduan dari Joanna Briggs Institute critical appraisal. Hasil:Terapi bekam basah efektif untuk menurunkan kadar gula darah pada pasien diabetes tipe 2.
GAMBARAN PERILAKU SELF MANAGEMENT PADA PASIEN DIABETES MELLITUS TIPE II Yane Sanan; Margaretha E.V Lopez; Maria Julieta Esperanca Naibili
Jurnal Sahabat Keperawatan Vol. 8 No. 1 (2026): Jurnal Sahabat Keperawatan, Februari 2026
Publisher : Program Studi Keperawatan, Universitas Timor Jln. Mgr. Sugyopranoto-Haliwen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32938/jsk.v8i1.10828

Abstract

Latar Belakang: Diabetes melitus tipe II merupakan penyakit kronis dengan prevalensi yang terus meningkat, sehingga pengelolaan diri yang efektif sangat penting untuk mencegah komplikasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran perilaku self-management pasien DM tipe II. Metode Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Sampel terdiri dari 20 responden diabetes melitus tipe II di RSUD Mgr. Gabriel Manek SVD Atambua, yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner Diabetes Self-Management Questionnaire (DSMQ) yang telah teruji validitas (p>0,05) dan reliabilitas (Alfa Cronbach 0,889). Hasil Hasil penelitian menunjukkan bahwa (90%) responden memiliki perilaku self-management dalam kategori cukup baik, mayoritas usia dalam penelitian ini adalah orang dewasa sebesar 55%, mayoritas jenis kelamin adalah perempuan 55%, pendidikan terakhir SMP dan SMA 60%, IMT normal 75%, 85% responden tidak merokok, nilai minimum dan maksimum GDS 139 dan 381. Dimensi perilaku self-management kontrol gula darah masuk pada kategori cukup sebesar 65%, manajemen diet masuk dalam kategori baik sebesar 50%, aktivitas fisik 55% masuk kategori cukup, perilaku minum obat masuk dalam kategori baik sebesar 55%.