Maryana
Institut Citra Internasional

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

FAKTOR - FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KUNJUNGAN LANSIA KE POSYANDU INTEGRASI LAYANAN PRIMER SIKLUS HIDUP DI RW. 002 KAMPUNG TEGALREJO KELURAHAN SUNGAI BARU KECAMATAN MENTOK TAHUN 2024 Vika Septyan Febrianto; Rezka Nurvinanda; Maryana
Jurnal Penelitian Keperawatan Vol 11 No 1 (2025): Jurnal Penelitian Keperawatan
Publisher : STIKES RS Baptis Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32660/jpk.v11i1.791

Abstract

Posyandu integrasi layanan primer siklus hidup merupakan pos pelayanan terpadu untuk masyarakat di dalamnya yaitu pelayanan untuk lansia, yang sudah disepakati dan digerakan oleh masyarakat dimana mereka bisa mendapatkan pelayanan kesehatan. Cakupan pelayanan lansia di Posyandu Wilayah Kerja Puskesmas Mentok tahun 2023 ada 5611 jiwa lansia dengan capaian layanan 56,75%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adakah faktor-faktor yang mempengaruhi kunjungan lansia di posyandu integrasi layanan primer siklus hidup. Penelitian ini menggunakan pendekatan Cross Sectional. Populasinya adalah lansia yang terdaftar di Posyandu integrasi layanan primer siklus hidup di RW.002 Kampung Tegalrejo Kelurahan Sungai Baru Kecamatan Mentok sebanyak 121 responden dengan sampel penelitian sebanyak 61 responden dengan teknik pengambilan data Purposive Random Sampling. Analisa data menggunakan uji Chi-square. Hasil penelitian faktor-faktor yang mempengaruhi kunjungan lansia menunjukkan bahwa ada variabel dukungan keluarga dengan nilai 0,002, variabel pelayanan petugas dengan nilai 0,004, variabel sikap lansia dengan nilai 0,043, variabel pengetahuan lansia menunjukkan pengetahuan nilai 0,004. Dengan demikian ada pengaruh antara variabel independen dengan variabel dependen dengan nilai signifikan p-value ≤ 0,05. Saran untuk Puskesmas penelitian ini bermanfaat untuk membantu para lansia yang mengikuti posyandu lansia khususnya bagi petugas yang bergerak dibidang komunitas, bagi kader Posyandu disarankan agar mengajak keluarga lansia untuk mengikuti kegiatan posyandu lansia dengan melakukan kerjasama memberikan pengobatan.
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP SISWA TERHADAP PERILAKU MEROKOK Hardiansyah; Ardiansyah; Maryana
Jurnal Penelitian Keperawatan Vol 11 No 1 (2025): Jurnal Penelitian Keperawatan
Publisher : STIKES RS Baptis Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32660/jpk.v11i1.801

Abstract

Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), sekitar 21 juta remaja berusia 13-15 tahun menjadi perokok pada tahun 2020. Kebiasaan merokok telah meluas di kalangan masyarakat Indonesia dan menjadi bagian dari budaya. Baik remaja, dewasa, maupun anak-anak, semuanya telah akrab dengan kebiasaan merokok yang membahayakan bagi kesehatan. Banyak faktor yang dapat mempengaruhi perilaku merokok pada remaja, pengetahuan serta sikap merupakan elemen yang turut memainkan peran penting dalam membentuk kebiasaan merokok, Pengetahuan yang salah tentang rokok selanjutnya akan mendorong terbentuknya sikap yang salah tentang rokok dan pada akhirnya terjadi proses aplikasi dimana seseorang akan menjadi perokok. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan Pengetahuan dan sikap siswa terhadap perilaku merokok di SMA Negeri 1 Muntok Tahun 2024. Penelitian ini menggunakan desain cross sectional. Penelitian ini dilakukan dengan cara membagikan kuisioner tentang hubungan Pengetahuan dan sikap siswa terhadap perilaku merokok di SMA Negeri 1 Muntok pada tanggal 1 Juni – 30 Juni 2024. Data yang terkumpulkan kemudian analisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa terdapat hubungan antara pengetahuan (p-value=0,001), sikap (p-value=0,047), dengann perilaku merokok di SMA Negeri 1 Muntok Tahun 2024. Diharapkan bagi Institusi Pendidikan agar dapat menguatkan peningkatan pengetahuan dan sikap siswa terhadap perilaku merokok dengan sosialisasi tentang bahaya merokok, dan menerapkan peraturan tentang kawasan tanpa rokok di kawasan sekolah dan tempat umum.