Simon Yanuarius Konorop
STISIPOL Yaleka Maro Merauke

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pemberdayaan Masyarakat dalam Mewujudkan Pelayanan Publik Berkelanjutan dan Kualitas Pelayanan Administrasi Desa di Merauke untuk Mendukung SDGs Simon Yanuarius Konorop; Willem Kabuam; Yulianus Tuakra
Aksi Kita: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2026): JANUARI-FEBRUARI
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/vwtn5r19

Abstract

Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dan kesadaran masyarakat Desa Tanah Miring, Merauke dalam mengakses, mengelola, dan mengawasi pelayanan administrasi desa secara efektif dan berkelanjutan. Kegiatan juga mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam perencanaan, evaluasi, dan pengambilan keputusan terkait layanan publik, sehingga tercipta sistem administrasi desa yang transparan, akuntabel, dan selaras dengan Sustainable Development Goals (SDGs). Pendekatan pengabdian menggunakan metode partisipatif berbasis pemberdayaan masyarakat, dengan tahapan meliputi identifikasi kebutuhan, sosialisasi, pelatihan, pendampingan langsung, dan evaluasi berkelanjutan. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan kuesioner singkat untuk menilai pemahaman, keterampilan, dan kepuasan masyarakat. Hasil pengabdian menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman masyarakat mengenai prosedur administrasi desa, hak dan kewajiban warga, serta partisipasi aktif dalam pengawasan dan evaluasi layanan publik. Kapasitas aparat desa juga meningkat melalui pendampingan, sehingga kolaborasi antara aparat dan masyarakat lebih responsif dan akuntabel. Prosedur administrasi desa menjadi lebih terstruktur, transparan, dan mudah diakses masyarakat. Temuan ini menegaskan bahwa pemberdayaan masyarakat dan pendampingan aparat secara simultan mampu menciptakan pelayanan administrasi desa yang berkelanjutan dan mendukung pembangunan lokal inklusif serta pencapaian SDGs di tingkat desa.