Ahmad Faizi
Universitas Hasyim Asy'ari Tebuireng Jombang

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Studi Komparatif Strategi Pembelajaran Inovatif: CRL., TaRL., dan DL. Muhammad Binur Huda; Ahmad Faizi; Bagus Bayu Saputra; Dzarna Dzarna
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 11 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v11i1.5236

Abstract

strategi yang sering digunakan dalam pembelajaran kontekstual. Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi teknik yang efektif dalam ketiga strategi ini. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif, penelitian ini mendengarkan dan menganalisis berbagai artikel penelitian tentang ketiga strategi tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa CRT, TaRL., dan DL. memiliki persamaan dan perbedaan dalam penerapannya. Ketiganya sama-sama menyajikan pembelajaran kontekstual sesuai dengan latar belakang dan kebutuhan siswa, namun perbedaannya adalah CRT berfokus pada adaptasi pembelajaran dengan latar belakang budaya siswa, TaRL berfokus pada adaptasi pembelajaran dengan tingkat pengetahuan siswa, dan DL berfokus pada pemahaman mendalam tentang siswa. berbagai konsep sedang dipelajari. Ketiga strategi ini dapat dikolaborasikan untuk menciptakan pembelajaran yang efektif dengan berbagai skenario yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan.
Integrating Islamic Boarding School Values into Indonesian Language Learning Ahmad Faizi; Eko Hardinanto; Alfian Setya Nugraha; Arisni Kholifatu As; Icha Fadhilasari
QALAMUNA: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Agama Vol. 18 No. 1 (2026)
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah Program Pascasarjana IAI Sunan Giri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/qalamuna.v18i1.8374

Abstract

This study examines how Nahdlatul Ulama (NU) values moderation (tawasuth), balance (tawazun), and tolerance (tasamuh) are integrated into Indonesian language learning in pesantren-based high schools in Jombang, Indonesia. Using a qualitative ethnopedagogical approach, data were gathered through observation, interviews, and document analysis involving 20 purposively selected teachers and students. The findings show that learning practices in these schools reflect the principles of Culturally Responsive Teaching (CRT) rooted in NU’s Islamic traditions. Moderation appears in educational sanctions that balance academic discipline and moral guidance, while tolerance emerges through heterogeneous student groupings that foster empathy and intercultural communication. These practices demonstrate how NU’s moral-spiritual values shape classroom management, learning materials, and teacher–student interactions. The study introduces the concept of Islamic Culturally Responsive Pedagogy, expanding CRT theory by embedding Islamic ethnopedagogical principles that emphasize spiritual and social harmony. Theoretically, this research contributes to the development of culturally grounded learning models that integrate local religious values. In practice, the findings offer guidance for designing character-based, inclusive Indonesian language learning suitable for pesantren-based schools and other multicultural educational settings.