Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Gambaran Kejadian Kejang Demam Pada Anak Di RS Unimedika Sepatan Tangerang Periode Awal Januari 2024 Sampai Agustus 2024 Ade Kurniasih; Eka Rokhmiati; Danur Jaya
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 4 (2025): APRIL 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kejang demam adalah bangkitan kejang yang akan timbul akibat dari kenaikan suhu tubuh (suhu rektal diatas 380C) yang disebabkan oleh proses ekstrakranial. Beberapa factor dapat berperan menyebabkan terjadinya Kejang demam. Hasil studi pendahuluan yang telah dilakukan di Rumah Sakit Unimedika Sepatan Tangerang dengan  total keseluruhan pasien  anak yang dirawat inap dengan kejang dari Awal bulan Januari 2024 sampai Agustus 2024, berjumlah 288 pasien. Dengan perincian data perbulan. Januari: 39 pasien, Februari: 41 pasien, Maret: 64 pasien, April: 35 pasien, Mei: 27 pasien, Juni: 29 pasien, Juli: 21 pasien, Agustus: 32 pasien. Desain: Desain penelitian yang di gunakan adalah penelitian deskriptif , Penelitian ini hanya memiliki satu variable yaitu:  kejadian demam. Data menggunakan telaah data rekam medis pasien dengan melihat  penilaian ke belakang (Restrofektif). Hasil penelitian: Gambaran kejadian Kejang demam yang terjadi di Rumah Sakit Unimedika Sepatan Tangerang Januari sampai Agustus 2024 dapat disebabkan beberapa faktor tersering terjadi kejang pada anak. yaitu dengan kategori: Usia pada kategori (18-24 Bulan), jenis kelamin : pria, suhu tubuh (38.10c -410c), pemeriksaan laboratorium hari pertama : normal, status imunisasi : lengkap, jenis kejang: sederhana, riwayat kejang pada anak : ada, Anak dengan riwayat orang tua yang memiliki riwayat kejang, lebih sering mengalami kejang demam. Untuk anak Kejang demam kebanyakan dirawat dengan lama rawat : < 3 hari.
Hubungan Pengetahuan Orang Tua dengan Penatalaksanaan Demam pada Pasien Anak Balita Sri Utari Mirahayu; Danur Jaya; Ahmad Rizal
Protein : Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan.  Vol. 4 No. 3 (2026): Juli : Protein: Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Kesehatan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/protein.v4i3.2124

Abstract

Fever is a common physiological response, particularly to infection, resulting from an increase in the hypothalamic temperature set point. Appropriate fever management in toddlers largely depends on parents’ knowledge, as inadequate understanding may lead to improper treatment and delayed medical care. This study aimed to determine the relationship between parental knowledge and fever management among toddlers at Grha Permata Ibu Hospital. A quantitative analytical study with a cross-sectional design was conducted. The study population consisted of 171 toddlers with fever who visited the outpatient clinic, emergency department, and inpatient ward during the previous three months. Using purposive sampling, 63 respondents were selected. Data were collected through structured questionnaires and analyzed using univariate and bivariate analyses with Spearman’s rank correlation test. The statistical analysis showed a significant relationship between parental knowledge and fever management (p = 0.001), indicating that parents with better knowledge tended to manage fever more appropriately. These findings highlight the importance of improving parental knowledge through health education to support proper fever management, reduce inappropriate home treatment, and encourage timely healthcare utilization. Strengthening educational interventions in healthcare settings may contribute to improving child health outcomes and preventing complications associated with improper fever management.