Ahmad Rizal
Sarjana Keperawatan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Indonesia Maju

Published : 17 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

In House Training Asuhan Keperawatan Jiwa Khusus Anak dan Remaja Meningkatkan Keoptimalan Pelaksanaan Asuhan Keperawatan Jiwa Khusus Anak dan Remaja di Ruang S RS X Bogor Ahmad Rizal; Lannasari; Marisca Agustina
Journal of Management Nursing Vol. 1 No. 01 (2021): Volume 1, Nomor 1 Tahun 2021 Journal of Management Nursing
Publisher : Scipro Foundation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (366.179 KB) | DOI: 10.53801/jmn.v1i01.12

Abstract

Latar Belakang: Hasil pengkajian mengidentifikasi adanya optimalnya pelaksanaan asuhan keperawatan jiwa khusus anak dan remaja. Tujuan: penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi akar penyebab masalah yang ditemukan dan menemukan inovasi sebagai landasan perubahan dalam area rumah sakit. Metode: Penulis menggunakan metode studi kasus. Hasil: SPK & RKK perawat yang ada tidak tertera kompetensi khusus asuhan keperawatan jiwa anak dan remaja dan Sebagian besar belum pernah mengikuti pelatihan asuhan keperawatn jiwa khusus jiwa anak dan remaja. sehingga menyebabkan kurang optimalnya pelaksanaan asuhan keperawatan jiwa khusus anak dan remaja Kesimpulan: Pelaksanaan In House Training Asuhan Keperawatan Jiwa Khusus Anak dan Remaja dengan monitoring dan evaluasi berkala dapat meningkatkan keoptimalan pelaksanaan asuhan keperawatan jiwa khusus anak dan remaja.
Studi Kasus Asuhan Keperawatan Pada Lansia Dengan Gout Arthritis Ahmad Rizal; Wesli Daeli
Open Access Jakarta Journal of Health Sciences Vol 1 No 4 (2022): Open Access Jakarta Journal of Health Sciences
Publisher : Sagamedia Indo Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53801/oajjhs.v1i4.14

Abstract

Latar Belakang: Penyakit Asam Urat atau dalam dunia medis disebut penyakit Gout Arthritis adalah penyakit sendi yang yang diakibatkan oleh gangguan metabolisme Purin yang ditandai dengan tingginya kadar Asam Urat dalam darah. Kadar Asam Urat yang tinggi dalam darah melebihi batas normal dapat menyebabkan penumpukan Asam Urat di dalam persendian dan organ tubuh lainnya Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui asuhan keperawatan pada lansia dengan diagnosa medis Gout Arthritis. Metode: Desain pada penelitian ini adalah dengan rancangan studi kasus menggunakan pendekatan proses keperawatan. Sampel pada penelitian ini adalah Ny.S dengan menggunakan Teknik sampling yang digunakan adalah Simple Random Sampling. Penelitian dilakukan di Panti Sosial Tresna Werdha Budi Mulia 3 pada bulan Mei  2021. Pengumpulan      data dilakukan dengan wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Instrumen penelitian adalah peneliti sendiri dengan alat bantu sphygmomanometer, stetoskop, termometer, penlight, serta pedoman pengkajian. Hasil: Berdasarkan     pengkjian didapat Klien mengatakan sejak umur 55 tahun mempunyai keluhan nyeri otot sendi, seperti pegal, panas ditusuk-tusuk di lutut kiri hilang timbul, betambah saat bergerak, sering bengkak, tahun 2019 pernah tidak bisa jalan karena bengkak, aktifitas tidak seperti dahulu, saat ini sering nyeri skala nyeri 5/10, namun tidak rutin kontrol dan minum obat. Kesimpulan: Masalah keperawatan utama pada klien adalah nyeri berhubungan dengan agen cidera fisik, tindakan keperawatan pemberian kompres hangat dapat mengurangi Nyeri kronis disebabkan Gout Arthritis.
Studi Kasus Asuhan Keperawatan Jiwa Pada Pasien Diabetes Melitus Dengan Ansietas Nurul Ainul Shifa; Indri Sarwili; Ahmad Rizal
Open Access Jakarta Journal of Health Sciences Vol 1 No 4 (2022): Open Access Jakarta Journal of Health Sciences
Publisher : Sagamedia Indo Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53801/oajjhs.v1i4.26

Abstract

Latar Belakang: Dampak psikis pada klien diabetes melitus dapat terjadi cemas jika tidak dilakukan intervensi untuk mengatasi cemas. Intervensi yang dilakukan untuk mengatasi cemas dengan metode hipnosis lima jari. Hipnosis lima jari merupakan suatu teknik relaksasi yang merupakan terapi generalis yang dapat menimbulkan efek relaksasi dan menenangkan dengan cara mengingat kembali. Metode: Desain penelitian menggunakan case study dengan pendekatan proses keperawatan. Teknik pengambilan sampling yang digunakan adalah convenience sampling. Sampel pada penelitian ini adalah Ny.S Usia 65 tahun. Penelitian  dilakukan di Ciawi-Bogor  pada bulan Oktober 2021. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Instrumen penelitian adalah format asuhan keperawatan Jiwa. Hasil: Hasil asuhan keperawatan pada Ny. S didapatkan klien pernah mengalami penyakit diabetes melitus kurang lebih selama 2 tahun, pasien sering merasa cemas akan penyakitnya dan pasien sering merasa pusing, klien tidak nafsu makan, sulit tidur, tampak tegang Kesimpulan: Masalah keperawatan prioritas pada klien adalah Ansietas, tindakan asuhan keperawatan yang dilakukan adalah Hipnosis 5 jari. Sehingga ansietas yang dialami oleh pasien menurun secara perlahan-lahan.
Hubungan Ketergantungan Penggunaan Media Sosial Dengan Kualitas Tidur Pada Mahasiswa Keperawatan STIKIM Jakarta: Relationship between dependence on social media use and sleep quality in nursing students at STIKIM Jakarta Shintia Shintia; Ahmad Rizal; Siti Kamilah
Open Access Jakarta Journal of Health Sciences Vol 1 No 6 (2022): Open Access Jakarta Journal of Health Sciences
Publisher : Sagamedia Indo Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53801/oajjhs.v1i6.42

Abstract

Latar Belakang: Keberadaan media sosial seakan menjadi kebutuhan utama bagi setiap orang. di Indonesia pengguna media sosial aktif mobile mencapai 130 juta jiwa dari populasi dan diperkirakan akan terus terjadi peningkatan pada tahun berikutnya. Perkembangan teknologi dan informasi memberikan dampak bagi mahasiswa khususnya penggunaan media sosial. Banyak mahasiswa aktif di berbagai media sosial untuk menjalin komunikasi dan keakraban dengan orang-orang disekitarnya. Penggunaan media sosial juga dapat menyebabkan ketergantungan yang berdampak buruk seperti kebutuhan tidur yang kurang terpenuhi sehingga menyebabkan penurunan kualitas tidur. Tujuan: untuk mengetahui hubungan ketergantungan penggunaan media sosial dengan kualitas tidur. Metode: Jenis penelitian korelasi dengan pendekatan cross-sectional study. Dengan sampel sebanyak 131 mahasiswa/i keperawatan reguler angkatan 2018-2019 diambil menggunakan non probability sampling dengan teknik quota sampling. pengambilan data menggunakan kuesioner Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI) dan kuesioner Bergen Social Media Addiction Scale (BSMAS) menggunakan uji validitas dan uji reliabilitas dan dianalisis menggunakan Chi-square. Hasil: Uji statistik menggunakan Chi-Square test dengan tingkat kemaknaan a = 0,05 atau 95%. Hasil riset ditemui nilai p = 0,002 < a = 0,05.  Kesimpulan: Terdapat hubungan signifikan antara ketergantungan penggunaan media sosial dengan kualitas tidur
Studi Kasus: Asuhan Keperawatan Jiwa dengan Terapi Kreasi Seni Menggambar terhadap Pasien Harga Diri Rendah (HDR): Case Study: Psychiatric Nursing Care with Art Therapy Drawing for Low Self-Esteem (LSE) Patients. Indri Sarwili; Ahmad Rizal; Mita Malinda
Journal of Nursing Education and Practice Vol. 1 No. 1 (2021): Journal of Nursing Education & Practice
Publisher : MPI Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (432.2 KB) | DOI: 10.53801/jnep.v1i01.5

Abstract

Introduction: The prevalence of severe mental disorders in Indonesia is 1.7 permil exceeding the world ratio of only 1 per mile. The number of cases of low self-esteem at the research site is 25%. How to increase self-esteem in clients one of them is with environmental therapy in the form of drawing creation therapy. Objectives: This study aims to find out the increase in client's self-esteem after being given art drawing creation therapy. Method: This research is qualitative research with case study design using nursing process approach. Participants in this study were Mrs. S. Sampling techniques used were purposive sampling. The research was conducted at Laras X Orphanage in October 2020. Data collection is conducted with interviews, observations and documentation studies. Research instruments are researchers themselves with the help of assessment guidelines and daily activity schedule. Result: After being given therapy for 4 meetings the client showed significant progress by attending therapy sessions until completion and willing to interact with other residents, showing eye contact while communicating, and cheerful facial expressions. Conclusion:The main nursing problem in Mr. S is low self-esteem.
Analisis Penerapan Identifikasi Pasien Solehudin, Solehudin; Sancka Stella; Ahmad Rizal; Lannasari, Lannasari
Journal of Educational Innovation and Public Health Vol. 1 No. 1 (2023): Januari : Journal of Educational Innovation and Public Health
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1205.992 KB) | DOI: 10.55606/innovation.v1i1.821

Abstract

Identifikasi yang salah menyebabkan pasien menerima prosedur tindakan medis yang tidak benar. Kesalahan yang mengakibatkan pasien cedera dapat berupa ketidaktepatan identifikasi pasien yang berakibat kesalahan atau keterlambatan diagnosis, kegagalan dalam bertindak, kesalahan pengobatan, dan kesalahan dosis atau metode dalam pemberian obat. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui gambaran penerapan identifikasi dalam melakasakan sasaran keselamatan pasien di rumah sakit. Metode penelitian yang digunakan merupakan study kasus. Peneliti melakukan pengamatan terhadap pelaksanaan identifikasi pasien di salah satu ruangan perawatan rumah sakit di Bogor. Instrumen penelitian menggunakan lembar cecklist yang disesuaikan dengan Standar Operasional Prosedur identifikasi pasien di rumah sakit tersebut. Peneliti melakukan pengamatan kepada 5 orang perawat setiap hari dalam jangka waktu 5 hari berturut-turut. Hasil observasi didapatkan masih ada perawat yang belum patuh dalam melaksanakan penerapan Standar Operasional Prosedur Identifikasi Pasien. Hasil wawancara didapatkan bahwa; “…SPO tersebut sudah disosialisasikan oleh kepala ruangan, perawat sudah memahaminya. Tetapi saat akan melakukan tindakan kepada pasien langkah-langkah identifikasi tidak dilakukan…” Kesimpulan hasil penelitian yaitu Identifikasi Pasien yang dilakukan oleh perawat belum optimal.
Analisis Penerapan Catatan Perkembangan Pasien Terintegrasi (CPPT) Di Ruang Rawat Inap Solehudin Solehudin; Sancka Stella; Lannasari Lannasari; Ahmad Rizal; Indri Sarwili
USADA NUSANTARA : Jurnal Kesehatan Tradisional Vol. 2 No. 1 (2024): Januari: USADA NUSANTARA
Publisher : Institut Nalanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47861/usd.v2i1.594

Abstract

Abstrak. Catatan Perkembangan Pasien Terintegrasi adalah rekam medis elektronik yang mencakup informasi komprehensif mengenai perawatan pasien selama periode waktu tertentu.Tujuan yang ingin dicapai dari penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan Catatan Perkembangan Pasien Terintergrasi di ruang rawat inap rumah sakit. Penelitian menggunaka metode deskriptif analistik. Teknik pengumpulan data dengan melakukan observasi pada dokumentasi pada file pasien yang dirawat di ruang rawat inap. Jumlah file sebagai responden pada penelitian ini yaitu 5 pasien yang dilakukan observasi selama 5 hari. Uji statistik pada penelitian ini menggunakan analitik observasional terhadap data yang ditemukan. Hasil penelitian, bahwa informasi medis pasien dapat diakses secara konsisten oleh anggota tim perawatan dan data yang diintegrasikan mencakup seluruh aspek kesehatan pasien, integrasi catatan mendukung kolaborasi dan koordinasi yang efektif di antara anggota tim perawatan, kebijakan keamanan dan privasi yang diimplementasikan memadai untuk melindungi informasi medis pasien, dan akses terbatas pada pihak yang berwenang, integrasi catatan perkembangan pasien tidak meningkatkan efisiensi operasional dalam penyediaan layanan kesehatan, respons dan pengalaman pasien terhadap integrasi catatan perkembangan tidak terlihat, dan pasien belum terlibat dalam manajemen informasi kesehatan mereka. Kesimpulan, Meskipun terdapat aspek positif terkait dengan akses dan integrasi informasi, terdapat beberapa kekurangan, seperti kurangnya peningkatan efisiensi operasional, respons yang tidak terlihat dari pasien, dan keterlibatan pasien yang belum optimal dalam manajemen informasi kesehatan.
Analisis Penerapan Penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) Solehudin Solehudin; Sancka Stella; Dwi Mahbubiyah Fi Qolbi; Ahmad Rizal; Lannasari Lannasari; Irma Herliana; Emi Yuliza; Rina Aprina; Eka Rokhmiati; Indri Sarwili; Nurul Ainul Shifa
JURNAL RISET RUMPUN ILMU KEDOKTERAN Vol. 3 No. 1 (2024): April : Jurnal Riset Rumpun Ilmu Kedokteran
Publisher : Pusat riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jurrike.v3i1.2767

Abstract

The incidence of infection is considered a serious problem that threatens the health and safety of patients and health workers globally. Nosocomial infections are infections that occur in hospitals and attack sufferers who are in the healing process. Personal protective equipment (PPE) is equipment that workers must use when carrying out work that poses a risk of compromising safety and health. The aim of this research is to determine the implementation of the use of personal protective equipment (PPE) in room D of one of the Bogor city hospitals. The type of research is in the form of a case study of nursing management station nurse practice which was carried out October 16 – November 10 2023. Data collection tools used observation and checklist sheets. The results of research on the types of Personal Protective Equipment (PPE) used in room D consist of handscoone, mask, apron, haircap and shoes. The personal protective equipment (PPE) used in room D was found to be incomplete. The implementation of the use of Personal Protective Equipment (PPE) used in room D was found to be poor, because of the 5 nurses only 3 nurses applied it well (70%), the rest were not good (30%). And in conclusion, implementing the use of Personal Protective Equipment (PPE) is very important for health workers, especially nurses, when carrying out medical procedures to avoid nosocomial infections..
Pembuatan dan Pemanfaatan Taman Batu Terapi di RT 001/09 Kalisari Jakarta Timur Agustina, Marisca; Rizal, Ahmad
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Maju Vol 4 No 02 (2023): Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Maju Volume 04 Nomer 02 Tahun 2023
Publisher : UIMA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33221/jpmim.v4i02.2390

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat merupakan Tri Darma Peguruan Tinggi yang harus dilakukan oleh seorang mahasiswa didampingi oleh dosen. Pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan yaitu “Pembuatan Dan Pemanfaatan Taman Batu Terapi Di RT001/RW09 Kalisari Jakarta Timur”. Kegiatan ini dilakukan dengan tujuan untuk meningkatkan interaksi warga dengan alam serta pemanfaatannya dapat memberikan suatu manfaat preventif dalam mengatasi masalah kesehatan di lingkungan RT 001/RW 09 Kalisari Jakarta Timur dengan adanya taman batu terapi. Pengabdian masyarakat melalui taman batu terapi ini akan menjadi sebuah sarana kesehatan bagi warga RT 001/RW 09 Kalisari Jakarta Timur.
Hubungan Dukungan Keluarga dengan Efektivitas Regimen Terapeutik pada Pasien Skizofrenia di Wilayah Kerja Yayasan Rumah Ceria Repok Cianjur 2022 Anisa Alma Frima; Ahmad Rizal
Jurnal Ilmiah Kedokteran dan Kesehatan Vol 2 No 3 (2023): September : Jurnal Ilmiah Kedokteran dan Kesehatan
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/klinik.v2i3.1876

Abstract

Introduction: Non-adherence to the Therapeutic Regimen in schizophrenic patients is one of the causes of relapse in schizophrenic patients. Adherence to therapeutic regimens can be influenced by several factors, one of which is family support. Objectives: aims to determine the relationship between family support and the effectiveness of therapeutic regimens in schizophrenia patients in the work area of Yayasan Rumah Ceria Repok Cianjur Regency in 2022. Method: This study uses quantitative with a type of cross sectional approach. Sempel collection using a total sampling technique of 30 respondents and measured by questionnaire. As well as in statistical tests using the Spearman Rank test. Result: Good family support 5 (16.7%), and moderately good family support 14 (50.0%), and poor support 10 (33.3%), and effectiveness of adherent regimen 17 (56.7%), and effectiveness of non-adherence regimen 13 (43.3%). Spearman Rank statistical test and obtained p-value = 0.000. Conclution: The relationship between family support and the effectiveness of therapeutic regimens in schizophrenia patients in the working area of Yayasan Rumah Ceria Repok Cianjur regency in 2022.