Rahel Prastiwi
Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Akuntabilitas Realisasi APBDes Sebagai Pembangunan di Wilayah 3T. Rahel Prastiwi; Musriani; Satria Lintang Rachmadana
REMB : Research Economics Management and Business Vol 5 No 1 (2026): REMB : Research Economics Management and Business
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36232/remb.v5i1.5018

Abstract

Studi ini bertujuan untuk menilai akuntabilitas keuangan Desa klagulu sebagai salah satu desa 3T di Papua, Indonesia melalui indikator akuntabilitas, dan rasio keuangan: efektivitas, efisiensi dan rasio pertumbuhan Pendapatan Asli Desa pada periode 2021-2024. Fokus penelitian mengkaitkan prinsip financial governance dengan rasio kinerja APBDes, sehingga mampu menunjukkan sejauh mana tata kelola keuangan desa mendukung kemandirian fiskal di wilayah 3T Indonesia. Metode penelitian ini menggunakan metode campuran dengan model Sequential Explanatory, yaitu tahap awal dilakukan analisis kuantitatif terhadap laporan realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) menggunakan perhitungan rasio efektivitas, efisiensi, dan Pertumbuhan Pendapatan, dilanjutkan dengan pendekatan kualitatif melalui wawancara aparatur desa dan masyarakat yang diolah menggunakan software Nvivo 14. Pengelolaan APBDes Desa Klagulu di wilayah 3T Indonesia, tergolong efektif (99-100%), penggunaan dana cukup efisien (93%), Akuntabilitas cukup sesuai sesuai regulasi. Namun pembangunan infrastruktur masih belum optimal, Pertumbuhan Pendapatan Asli Desa (PAD) sangat rendah akibatnya desa Klagulu masih sangat bergantung pada pendapatan transfer. Efektivitas dan efisiensi Anggaran Dana Desa (APBDes) terjaga lewat perencanaan dan pelaporan yang tertib, sedangkan kemandirian fiskal lemah. Desa perlu mengembangkan PAD melalui berbagai program inovasi desa, diverifikasi usaha, dan transparasi digital untuk menopang pembangunan di wilayah 3T.