RAUF, S.
Indonesian Socety of Obstetrics and Gynecology

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Prognostic value of p53 gene in ovarian cancer RAUF, S.; MASADAH, R.
Indonesian Journal of Obstetrics and Gynecology Volume. 32, No. 3, July 2008
Publisher : Indonesian Socety of Obstetrics and Gynecology

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (70.159 KB)

Abstract

Tujuan: Mengetahui peranan gen p53 dan mengidentifikasi nilai prognostik ekspresi protein p53 mutan terhadap kanker ovarium. Rancangan/rumusan data: Penelitian survei analitik dengan desain cross sectional pada rumah sakit pendidikan di Makassar. Bahan dan cara kerja: Pasien dinyatakan kanker ovarium berdasarkan hasil pemeriksaan histopatologi, dianalisis ekspresi protein p53- nya dengan teknik imunohistokimia. Hasil: Derajat ekspresi protein p53 ditemukan lebih tinggi pada kanker ovarium stadium lanjut. Follow-up penderita antara 6 bulan sampai 2 tahun setelah operasi menunjukkan bahwa penderita yang mempunyai ekspresi protein p53 mutan yang tinggi mempunyai angka kematian yang tinggi. Kesimpulan: Analisis p53 dapat dipakai sebagai indikator prognostik terhadap kanker ovarium. [Maj Obstet Ginekol Indones 2008; 32-3: 172-6] Kata kunci: p53, kanker ovarium, prognosis.
Deteksi Human Papilloma Virus pada Wanita Pekerja Seks Komersial sebagai Penapisan Lesi Prakanker Serviks Uteri RETNOWATI, D.; RAUF, S.; MASADAH, R.
Indonesian Journal of Obstetrics and Gynecology Volume. 30, No. 1, January 2006
Publisher : Indonesian Socety of Obstetrics and Gynecology

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (148.147 KB)

Abstract

Deteksi infeksi HPV dengan metode HC II dapat digunakan dalam upaya deteksi dini kanker serviks uteri.
Ekspresi Protein P53 pada Kanker Ovarium SEPUTRA, H. R.; RAUF, S.; DJUANNA, A.; MASADAH, R.
Indonesian Journal of Obstetrics and Gynecology Volume. 31, No. 1, January 2007
Publisher : Indonesian Socety of Obstetrics and Gynecology

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan: Mencari hubungan antara ekspresi protein P53 dengan stadium, derajat diferensiasi dan jenis histopatologi kanker ovarium. Rancangan penelitian: Penelitian observasional, desain cross sectional pada rumah sakit pendidikan di Makassar. Bahan dan cara kerja: Pasien yang dinyatakan kanker ovarium dengan pemeriksaan histopatologi, dianalisis ekspresi P53-nya dengan teknik imunohistokimia. Hasil: Diperoleh 39 sampel antara 15 Oktober 2005 - 31 Mei 2006. Karakteristik terbanyak pada kelompok umur ≤ 45 tahun (53,8%), pendidikan SD (38,4%), tidak bekerja (74,4%), pernah melahirkan (56,4%), dan tanpa riwayat pemakaian kontrasepsi hormonal (79,5%). Berdasarkan pemeriksaan histopatologi ditemukan 9 sampel bukan ganas dan 30 sampel kanker ovarium. Di antara 30 sampel tersebut, ditemukan jenis histologi, stadium dan derajat diferensiasi terbanyak adalah jenis serosum (30,7%), stadium FIGO I (40,0%) dan diferensiasi jelek (70%). Pada penelitian ini juga ditemukan bahwa kejadian kanker ovarium tidak berhubungan dengan umur (p=1,000), paritas (p=0,704) dan riwayat kontrasepsi (p=0,355). Ekspresi protein P53 tidak ditemukan pada 33,3% kasus, sedangkan ekspresi derajat I dan IV ditemukan pada 23,3% kasus. Di samping itu ditemukan bahwa ekspresi protein P53 tidak berhubungan dengan jenis histologi (p=0,372), dan derajat diferensiasi (p=0,388), namun berhubungan dengan stadium klinis FIGO (r=0,550; p=0,002). Kesimpulan: Ekspresi protein P53 ditemukan pada sebagian besar penderita kanker ovarium di mana derajat ekspresi P53 tersebut berhubungan secara linear dengan stadium klinis FIGO, namun tidak berhubungan dengan jenis histologi dan derajat diferensiasi kanker ovarium. [Maj Obstet Ginekol Indones 2007; 31-1: 26-32] Kata kunci: P53, kanker ovarium, imunohistokimia