Sonny Sudiar
Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia.

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

DAMPAK INVESTASI AUSTRALIA DALAM PENGEMBANGAN PARIWISATA DI LABUAN BAJO MELALUI IA-CEPA (INDONESIA AUSTRALIA COMPREHENSIVE ECONOMIC PARTNERSHIP AGREEMENT) Ananda Fitria Zenyssa; Sonny Sudiar
Regionalism Global Journal: Jurnal Hubungan Internasional Vol. 1 No. 1 (2024): Juni
Publisher : Laboratorium Dinamika Sosial Global Hubungan Internasional FISIP UNMUL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/RGJ.v27i1/3641

Abstract

Fokus penelitian ini adalah bagaimana dampak investasi terhadap pengembangan potensi pariwisata di Labuan Bajo, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, Provinsi Nusa Tenggara Timur pada tahun 2021-2023. Fokus penelitian pada Labuan Bajo disebabkan oleh beberapa permasalahan seperti akses jalan yang tidak memadai, sumber daya manusia yang tidak profesional mengelolanya, sumber air minum yang cukup terbatas, lahan yang dikenal dengan perdagangan ilegal dan pengelolaan sampah yang buruk. Teori yang digunakan oleh penulis adalah Foreign Direct Investment (FDI) dan pengembangan pariwisata. Hasil penelitian menggambarkan bahwa investasi yang dilakukan dalam pengembangan pariwisata Labuan Bajo melalui IA-CEPA telah memberikan hasil seperti pembangunan tujuh belas wilayah pekerjaan untuk mendukung Program Destinasi Pariwisata Super Prioritas Labuan Bajo (DPSP), dimana pekerjaan ini meliputi pekerjaan perbaikan jalan untuk pariwisata, trotoar, Drainase, Perbaikan Jalan Geometris, Konstruksi Jalan, Pelestarian Jalan, Pembangunan Bundaran menuju Golomori, Penanaman Vegetasi Tambahan dan Penataan Median Bandara Komodo
DIPLOMASI DIGITAL KOREA SELATAN MELALUI SALURAN YOUTUBE “KOREAZ” Radiyah Mutmainnah; Sonny Sudiar
Regionalism Global Journal: Jurnal Hubungan Internasional Vol. 1 No. 2 (2024): Desember
Publisher : Laboratorium Dinamika Sosial Global Hubungan Internasional FISIP UNMUL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/RGJ.v27i1/3645

Abstract

Penelitian bertujuan menganalisis strategi diplomasi digital Korea Selatan melalui kanal YouTube “KOREAZ” yang dikelola oleh Kementerian Luar Negeri Korea Selatan (MOFA). Penelitian ini menyoroti pemanfaatan media digital sebagai alat diplomasi publik untuk memperkuat citra nasional dan menjangkau audiens global secara lebih efektif. Fokus utama tertuju pada seri “KOREAZ LAB” yang dianalisis menggunakan teori diplomasi digital seperti konsep upgrade, augmenting, dan prinsip visual simplicity dari Bjola dan Manor (2024). Untuk mengevaluasi efektivitas kanal ini, studi menggunakan tiga indikator manfaat diplomasi digital menurut Manor (2016): Praktek Diplomasi Publik Baru, Diplomasi Selfie, dan Mengatasi Keterbatasan Diplomasi Tradisional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kanal KOREAZ berhasil menjadi media yang efektif dalam menyampaikan pesan diplomatik Korea Selatan melalui pendekatan visual yang sederhana dan interaktif. Diplomasi digital ini tidak hanya menggantikan metode komunikasi tradisional, tetapi juga membangun komunikasi dua arah dan memperluas jangkauan audiens internasional, sehingga meningkatkan visibilitas dan citra Korea Selatan di mata dunia