Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Uji Efektivitas Ekstrak Etanol Tanaman Sirih Cina (Peperomia Pellucida L. Kunth) Terhadap Penurunan Kadar Kolesterol Pada Mencit (Mus musculus) Widy Susanti Abdulkadir; Faramita Hiola; adam, mohamad sabrin
Journal of Pharmacology and Natural Products Vol. 2 No. 3 (2025): Volume 2, Nomor 3, Tahun 2025
Publisher : Jurnal Literasi Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70075/jpnp.v2i2.31

Abstract

Kolesterol adalah zat yang ada di dalam tubuh dan sangat diperlukan oleh tubuh. Sirih Cina mengandung banyak senyawa kimia yang berkhasiat untuk menyembuhkan berbagai macam penyakit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas Ekstrak Etanol tanaman sirih cina (Peperomia Pellucida L. kunth) terhadap penurunan kadar kolesterol pada mencit (Mus musculus). Metode penelitian ini menggunakan metode maserasi, skrining fitokimia, dan uji efek hiperkolesterolmia. Dalam uji efek hiperkolesterolmia dilakukan menggunakan hewan uji mencit jantan yang dibagi menjadi 4 kelompok perlakuan yaitu kelompok 1 merupakan kelompok kontrol Negatig (Na CMC 1%), kelompok 2 merupakan kelompok kontrol Positif (Simvastatin 10 mg), kelompok 3 merupakan kelompok uji 1 (Dosis 100 mg/kg BB), dan kelompok 4 merupakan kelompok uji 2 (Dosis 200 mg/kg BB). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Ekstrak Etanol tanaman sirih cina (Peperomia Pellucida L. kunth) mengandung senyawa metabolit sekunder yakni flavonoid, saponin, dan tanin. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa efektivitas paling baik terdapat pada kelompok dengan dosis 100 mg/dL, namun kurang efektiv dibandingkan dengan kelompok positif (simvastastin 10 mg) .
Formulasi dan Uji Aktivitas Antioksidan Emulgel dari Ekstrak Daun Bidara (Ziziphus mauritiana Lamk.) Nur Ain Thomas; Endah Nurrohwinta Djuwarno; Widy Susanti Abdulkadir; Andi Makkulawu; Defita Zubaidi
Jurnal Farmasi Teknologi Sediaan dan Kosmetika Vol. 1 No. 3 (2024): Vol 1, No. 3, 2024 : Jurnal Farmasi Teknologi Sediaan dan Kosmetika
Publisher : Jurnal Literasi Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70075/jftsk.v1i3.124

Abstract

Daun bidara (Ziziphus mauritiana Lamk.) merupakan tanaman yang memberikan manfaat luas berkat banyaknya senyawa yang terkandung didalamnya. Senyawa tersebut diantaranya adalah antioksidan dengan potensi aktivitas yang kuat. Emulgel adalah sediaan topikal jenis semisolid yang menggabungkan emulsi dan gel. Sediaan ini memiliki sifat penyebarannya yang baik di permukaan kulit, memberikan rasa lembut dan nyaman saat digunakan. Penelitian ini bertujuan untuk memformulasikan emulgel dari ekstrak daun bidara (Ziziphus mauritiana Lamk.) dan untuk mengetahui adanya kandungan akivitas antioksidan emulgel ekstrak daun bidara (Ziziphus mauritiana Lamk.)dengan menggunakan metode DPPH. Penelitian dimulai dengan mengekstraksi daun bidara (Ziziphus mauritiana Lamk.) kemudian mengoptimasi basis dengan variasi konsentrasi setil alkohol sebagai F1 3%, F2 5% dan F3 7%. Konsentrasi yang menghasilkan stabilitas fisik yang baik adalah F1 3%. Basis dengan konsentrasi 3% setil alkohol diformulasikan menjadi emulgel dengan variasi ekstrak daun bidara (Ziziphus mauritiana Lamk.) F1a 10%, F1b 15% dan F1c 20%. Masing-masing diuji stabilitas fisik seperti uji organoleptik, pH, daya sebar, daya lekat, viskositas dan uji freez thaw serta pengujian akivitas antioksidan dengan metode DPPH menggunakan spektrofotometer UV-Vis. Hasil yang diperoleh menunjukkan ketiga formula memenuhi syarat. Hasil uji statistik one way anova diperoleh p value lebih besar dari 0.05, Hal ini menandakan sediaan memiliki stabilitas fisik yang baik kecuali daya lekat dengan p value <0.05. Menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan selama 28 hari penyimpanan. Hasil aktivitas antioksidan menunjukkan dimana IC50 F1a (255,19) dalam kategori sangat lemah, F1b (156,54) kategori lemah dan F1c (109,08) kategori sedang.
Uji Efektivitas Estrak Daun Kelor (Moringa oleIfera L) Sebagai Penurun Kolesterol Pada Hewan Coba Mencit (Mus musculus) Nurhayati Kasim; Widy Susanti Abdulkadir; Dizky Ramadani Papeo
Jurnal Ilmiah Bakti Farmasi Vol 11 No 1 (2026): Jurnal Ilmiah Bakti Farmasi
Publisher : Lembaga Penelitian & Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) STIFI Bhakti Pertiwi Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kolesterol adalah senyawa lemak kompleks yang 80% dihasilkan dari dalam tubuh (organ hati) dan 20% sisanya dari luar tubuh (zat makanan). Asupan makanan dengan kandungan kolesterol tinggi berlangsung lama berakibat pada peningkatan kadar kolesterol dalam darah. Daun kelor (Moringa oleifera L) merupakan salah satu tanaman yang diketahui mengandung senyawa flavonoid, tanin dan saponin yang mampu menurunkan kolesterol. Penelitian ini bertujuan mengetahui efektivitas ekstrak metanol daun kelor (Moringa oleifera L) dalam menurunkan kadar kolesterol pada mencit (Mus musculus). Metode penelitian ini menggunakan metode eksperimental yang diawali dengan ekstraksi secara maserasi, skrining fitokimia dan uji efek hiperkolesterolemia. Subjek penelitian terdiri dari 5 kelompok. Kelompok 1 yaitu kontrol negatif (Na-CMC 1%), kelompok 2 yaitu kontrol positif (Simvastatin 10 mg), kelompok 3 yaitu kelompok uji (Dosis 20 mg/kgBB), kelompok 4 yaitu kelompok uji (dosis 30 mg/kgBB), kelompok 5 yaitu kelompok uji (dosis 40 mg/kgBB). Hasil penelitian menunjukan bahwa ekstrak daun kelor (Moringa oleifera L) mengandung senyawa falvonoid, tanin, saponin. Dari ketiga dosis yang digunakan, yang memiliki efektivitas sebagai antihiperkolesterolemia pada mencit kelompok 5 dengan dosis 40 mg/kgBB. Kata Kunci : Daun kelor, kolesterol, mencit, metanol