Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENINGKATAN PEREKONOMIAN MASYARAKAT DESA BLIGO MAGELANG MELALUI PEMANFAATAN MIKROALGA BUBUK DALAM BUDIDAYA IKAN LELE DAN SAYURAN DALAM EMBER (BUDIKDAMBER) Tartila, Shobrina Silmi Qori; Mujtahidah, Tholibah; Putri, Soraya Kusuma; Risqulloh, Sultan Jibran; Oktavian, Muhammad Abizar Sakti; Prisdianhaq, Nisa Hakimah; Khodijah, Berliani Hemas Nur
Jurnal Abdi Insani Vol 12 No 1 (2025): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v12i1.2233

Abstract

Pelatihan dan pendampingan yang dilakukan dapat diarahkan ke sektor perikanan, yaitu kegiatan pembesaran ikan lele dalam lokasi lahan sempit melalui metode budidaya ikan dan sayur dalam ember (BUDIKDAMBER). Perlunya efisiensi pemanfaatan pakan untuk efektivitas pertumbuhan bobot ikan lele, selain peningkatan ketahanan ikan lele terhadap padat tebar tinggi dan lahan pemeliharaan yang sempit melalui suplementasi tepung mikroalga Arthospira platensis dan EM4 sebagai bahan aditif pada pakan ikan lele. Kelompok masyarakat potensial di Desa Bligo adalah Karang Taruna Dusun Bakalan Desa Bligo. Efektivitas pemanfaatan lahan untuk kegiatan pembesaran ikan lele oleh pemuda Karang Taruna Dusun Bakalan Desa Bligo melalui metode BUDIKDAMBER telah tercapai dengan adanya desain BUDIKDAMBER skala produksi sesuai dengan lokasi lahan yang disepakati oleh mitra sasaran dan tim pengabdian. Namun, peningkatan efisiensi kegiatan pembesaran ikan lele dengan metode BUDIKDAMBER yang memerlukan biaya operasional pengadaan pakan tinggi (60-70%) melalui suplementasi feed additive berupa mikroalga bubuk A. platensis belum tercapai, karena belum dilakukan kegiatan pembesaran ikan dengan suplementasi A. platensis dan EM4.
Optimizing winged-bean meal through oven and autoclave heating as viable alternative for plant-based aquafeed Tartila, Shobrina Silmi Qori; Mujtahidah, Tholibah; Azril, Muh.; Pramudita, Anjali Apta; Septiani, Lusi; Satria, Bagas Putra; Cristanto, Ignatius Abel; Oktavian, Muhammad Abizar Sakti; Risqulloh, Sultan Jibran; Astuti, Santika Dewi
Jurnal Ilmiah Pertanian Vol. 21 No. 2 (2024): Jurnal Ilmiah Pertanian
Publisher : Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/jip.v21i2.17579

Abstract

Winged-bean meal can serve as a substitute for soybean meal in plant-based fish feed, despite its trypsin-inhibitor properties, which can be alleviated through heating processes. This study aimed to explore the potential of winged-bean meal subjected to different heating methods, namely oven (110 °C for 30 minutes) and autoclave (121 °C for 30 minutes), based on proximate analysis and trypsin activity. The study applied three treatments with four replications: oven heating (O), autoclave heating (A), and control (without heating, E). All data were analyzed using analysis of variance and Duncan’s multiple range test to determine the best treatment. Data were also compared to the nutrient requirements of several cultured freshwater fish in Indonesia. Heating treatments improved in vitro trypsin activity (1300 units/O and 1135 units/A vs. 835 units) but reduced protein (29.05±1.96%/A and 31.73±1.52%/O vs. 35.17±0.38%) and moisture contents. Additionally, the O treatment met the standards for aquafeed protein content (27-45%) and potentially fulfilled the protein requirements for catfish (25-40%), Nile tilapia (30-35%), and Java barb (30-32%). Therefore, oven heating presents a viable candidate as an alternative plant-based aquafeed ingredient. Nevertheless, the in vivo application of winged-bean meal as an aquafeed ingredient should be further evaluated to determine whether heating treatment effectively enhances digestive activity, nutrient retention, and growth performance in target fish species.
THE EFFECT OF MIXED ANIMAL-VEGETABLE OILS IN FEED ON EARLY GONADAL MATURATION OF MALE ASIAN REDTAIL CATFISH (Hemibagrus nemurus) Mujtahidah, Tholibah; Tartila, Shobrina Silmi Qori; Azril, Muhammad; Risqulloh, Sultan Jibran; Oktavian, Muhammad Abizar Sakti; Azmi, Rifky Tsabitul; Fatikasari, Amelia
Jurnal Riset Akuakultur Vol 20, No 4 (2025): Desember (2025)
Publisher : Politeknik Kelautan dan Perikanan Jembrana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15578/jra.20.4.2025.319-328

Abstract

Male broodstock candidates of Asian redtail catfish tend to have aggressive behaviour due to excessive testosterone production, which is exacerbated by poorly-regulated high-cholesterol feeding practices. This study aimed to suppress these conditions by administering the dietary combination of animal and plant-based oils during pre-gonadal maturation of male broodstock candidates (BW: 215.83±41.28 g; BL: 272.12±19.89 mm), reared in a 2 × 1 × 1 m3 net cage with the stocking density of two fish per cage. This study was conducted using a completely randomized design with three dietary combination treatments (2% of each oil dosage) with four replicates: base feed with no mixed dietary oil (K), mixed fish oil-maggot oil (IM), and mixed fish oil-palm oil (IS). All parameters, namely reproductive performance (final length/Pt, final weight/Wt, feed intake/FI, gonadosomatic index/GSI, and hepatosomatic index/HSI) and blood chemistry profile (total cholesterol/TC, high-density lipoprotein/HDL, triglycerides/TG, and glucose/GLU), were statistically tested their significance using the analysis of variance and Duncan’s multiple range test with 95% confidence level. Significant differences were found in Pt and Wt (p<0.05), where the dietary combination of oils (IM-IS) showed higher Pt and Wt values than the dietary without the mixed oils (K). The IM treatment obtained the highest TG level (159.98±38.44 mg dL-1; p<0.05), yet showed no significant differences from the other treatments in TC, HDL, and GLU levels (p>0.05). This study concludes that the dietary combination of fish oil (2%)-maggot oil (2%) improves lipid deposition during pre-gonadal maturation and regulates energy storage through weight gain, without jeopardizing the somatic growth (length) of male Asian redtail catfish broodstock candidates.Calon induk ikan baung jantan memiliki sifat agresif yang salah satunya disebabkan produksi testosteron berlebih akibat pemberian pakan dengan kadar tinggi kolesterol. Penelitian ini ditujukan untuk mengurangi dampak tersebut melalui evaluasi kombinasi minyak hewani dan nabati pada pakan selama fase awal kematangan gonad calon induk ikan baung jantan (BW: 215,83±41,28 g; BL: 272,12±19,89 mm), yang dipelihara pada hapa ukuran 2 × 1 × 1 m3 dan padat tebar sebesar dua ekor ikan per hapa. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap dengan tiga perlakuan pakan kombinasi (dosis tiap minyak 2%) dan empat ulangan, yaitu pakan tanpa kombinasi (K), pakan dengan kombinasi minyak ikan-maggot (IM), dan minyak ikan-sawit (IS). Seluruh parameter, yaitu kinerja reproduksi (panjang akhir/Pt, bobot akhir/Wt, total konsumsi pakan/FI, indeks somatik gonad /GSI, dan indeks somatik hati /HSI) dan profil kimia darah (total kolesterol/TC, high-density lipoprotein/HDL, trigliserida/TG, dan glukosa/GLU), dianalisis menggunakan analisis sidik ragam dan uji jarak berganda Duncan dengan derajat kepercayaan 95%. Perbedaan nyata ditunjukkan pada Pt dan Wt (p<0,05), dimana kombinasi minyak IM-IS menunjukkan nilai Pt dan Wt yang lebih tinggi dibandingkan tanpa pemberian kombinasi minyak (K). Perlakuan IM memperoleh konsentrasi TG tertinggi (159,98±38,44 mg dL-1; p<0,05), namun menunjukkan tidak adanya perbedaan nyata terhadap perlakuan lainnya pada konsentrasi TC, HDL, dan GLU. Penelitian ini menyimpulkan, bahwa kombinasi minyak ikan (2%) dan minyak maggot (2%) mampu memperbaiki penyimpanan lemak untuk fase awal kematangan gonad (trigliserida dalam serum darah) dan mendorong penyimpanan energi melalui peningkatan bobot, tanpa mengganggu pertumbuhan somatik (panjang) dari calon induk ikan baung jantan.