Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

Celebrity Characteristics and Purchase Intentions: A Structural Equation Modeling Analysis of YouTube Culinary Content Mutiarasari, N Azizia Gia; Hartini, Sri; Sangadji, Suwandi S.; Lina, Lia Febria
Journal of Applied Data Sciences Vol 6, No 2: MAY 2025
Publisher : Bright Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47738/jads.v6i2.634

Abstract

The increasing popularity of YouTube Vloggers has attracted attention in marketing strategies, specifically in the Food Industry. This phenomenon highlights a behavioral shift where relationships between YouTube Vloggers and their followers generate trust, influencing purchase intention. Previous research has explored the formation of parasocial interactions between YouTube vloggers and their followers; this study examined the characteristics of YouTube vloggers that influence credibility and parasocial interactions and the role of these two variables in driving purchase intention, which is still limited. This study collected data through a survey targeting active social media users on Instagram and TikTok who have been exposed to content from YouTube vloggers with food content. Data were analyzed using Structural Equation Modeling (SEM) to examine the relationships between variables. The results suggest that homophily and social beauty broadly influence credibility and parasocial interactions. In contrast, physical attractiveness only influences credibility, while self-disclosure does not significantly affect parasocial interactions. Credibility and parasocial interactions were found to play an important role in driving consumer purchase intention. This finding strengthens the relevance of the Uses and Gratifications (UG) theory and inducement theory in understanding consumer actions in digitalization.
The Role of Consumption Values in Shaping Household Shopping Behavior through Food Delivery Apps Sangadji, Suwandi S.; Gia Mutiarasari, N Azizia; Krisnawati, Wenti
KAMBOTI: Jurnal Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 2 (2024): KAMBOTI: Jurnal Sosial dan Humaniora
Publisher : Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah XII

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51135/kambotivol4issue2page79-87

Abstract

This research investigates how consumption values influence changes in consumer behavior, specifically among non-working housewives in Gresik Regency, in their utilization of food delivery applications (FDAs). A qualitative case study methodology was adopted, featuring in-depth interviews with non-working housewives who have used FDAs at least three times. Data collection involved participant observation, interviews, and document analysis, with thematic analysis employed for data interpretation. Findings reveal that both functional and epistemic values significantly influence consumer behavior. Functional value, characterized by convenience, time efficiency, and a diverse range of meal options, serves as a primary motivator for housewives preferring FDAs over traditional cooking. Furthermore, epistemic value is important, as users rely on reviews, ratings, and promotions to inform their decisions. Although some participants expressed concerns about pricing and occasional order cancellations, FDAs have become essential for meal planning among those seeking convenience and variety. This study sheds light on the consumption patterns of non-working housewives and provides practical recommendations for businesses in the food delivery sector to improve consumer satisfaction and loyalty.
Pengaruh Pengaruh Rasio Keuangan Terhadap Harga Saham Pada Perusahaan Keuangan Digital dan Non Digital yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2019-2023 MUH. REZA NUR WAHID; Aulia, Darlin; Kristanto, Titus; Mutiarasari , N. Azizia Gia
Indo-Fintech Intellectuals: Journal of Economics and Business Vol. 5 No. 3 (2025): Indo-Fintech Intellectuals: Journal of Economics and Business (2025)
Publisher : Lembaga Intelektual Muda (LIM) Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54373/ifijeb.v5i3.3999

Abstract

Karakteristik keuangan lembaga keuangan digital dan konvensional berbeda, sehingga perlu dipahami elemen-elemen keuangan yang memengaruhi nilai saham di masing-masing domain. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengkaji pengaruh CR, ROE, NPM, EPS, DER terhadap harga saham di perusahaan keuangan digital dan non digital yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2019 hingga 2023. Studi ini menerapkan strategi kuantitatif dengan menggunakan teknik regresi data panel, dengan pemrosesan data yang dilakukan melalui perangkat lunak EViews 13. Studi ini mencakup 445 observasi yang diambil dari 89 perusahaan keuangan yang dikategorikan sebagai digital maupun non digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa CR memiliki pengaruh yang signifikan terhadap nilai saham, terutama pada organisasi sektor keuangan digital. EPS terbukti berpengaruh signifikan terhadap harga saham, namun pengaruh tersebut hanya ditemukan pada perusahaan keuangan yang tidak berbasis digital. Sebaliknya, ROE, NPM, DER tidak memberikan pengaruh yang signifikan terhadap harga saham pada sektor keuangan digital dan non digital.
Pemberdayaan Petambak Melalui Implementasi Pemasaran Digital dan Packaging di Desa Banteng Putih Lamongan Mutiarasari, N. Azizia Gia; Kiswardani, Wahyu Eka; Rochmah, Wachda Yuniar; Saputra, Ananda Bintang; Destiwardhani, Anggun; Insani, Juzsi Yulia
Sewagati Vol 9 No 6 (2025)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j26139960.v9i6.7108

Abstract

Desa Benteng Putih di Kabupaten Lamongan memiliki potensi besar di sektor perikanan dan pertanian, namun potensi tersebut belum dimanfaatkan secara optimal karena rendahnya literasi digital dan buruknya kualitas kemasan produk. Program pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan untuk mengatasi permasalahan tersebut melalui dua pendekatan utama: pengembangan website desa sebagai platform promosi digital, dan pelatihan pengemasan produk yang tepat guna meningkatkan daya jual. Metode yang diterapkan bersifat partisipatif, dengan melibatkanwarga setempat dalam kegiatan observasi, asesmen kebutuhan, pelaksanaan, dan evaluasi. Hasil dari kegiatan ini meliputi peluncuran website desa (https://bantengputihlamongan.com/) dan peningkatan keterampilan masyarakat dalam mengemas produk perikanan dan pertanian. Hasil ini menunjukkan bahwa integrasi teknologi informasi dengan peningkatan kualitas produk dapat menjadi strategi yang efektif untuk mendukung kemandirian ekonomi berkelanjutan bagi masyarakat desa.
From Brand Credibility to Skincare Purchase Intention: The Mediating Role of Fear of Missing Out in E-Commerce Mutiarasari, N. Azizia Gia; Aditasari , Krisnayanti; Kiswardani, Wahyu Eka
Al-Kharaj: Journal of Islamic Economic and Business Vol. 7 No. 4 (2025): All articles in this issue include authors from 3 countries of origin (Indonesi
Publisher : LP2M IAIN Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/kharaj.v7i4.8662

Abstract

This study aims to analyze how brand credibility influences skincare purchase intention among Gen Z consumers using e-commerce platforms and examine the mediating role of fear of missing out (FoMO). Four hypotheses are proposed: brand credibility positively influences FoMO and purchase intention, FoMO positively influences purchase intention, and FoMO mediates the relationship between brand credibility and purchase intention. This study used a quantitative cross-sectional design with an online survey of 285 Gen Z consumers in Indonesia who had searched for or purchased local skincare products through e-commerce platforms. Respondents were selected using non-probability purposive sampling and snowball sampling techniques. Brand credibility, FoMO, and skincare purchase intention were measured using an adapted multi-item Likert scale, and the data were analyzed using PLS-SEM, including evaluation of the measurement model and structural model. The results indicate that brand credibility increases FoMO and directly strengthens purchase intention. At the same time, FoMO is the strongest predictor of skincare purchase intention and partially mediates the effect of brand credibility on purchase intention. These findings indicate that brand credibility in the context of social commerce not only serves as a rational signal that reduces risk but also as a FoMO trigger that accelerates purchase intention
Pengaruh Persepsi Kemudahan, Kepercayaan Konsumen Dan Literasi Digital Terhadap Keputusan Penggunaan Aplikasi Pegadaian Di Cabang Benteng Titus Dwiseno Handiko; Sekar Widyasari Putri; N. Azizia Gia Mutiarasari
eProceedings of Management Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025
Publisher : eProceedings of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Transformasi digital di sektor keuangan mendorong PT Pegadaian untuk mengembangkan Pegadaian Digital, sebuah aplikasi yang ditujukan untuk mempermudah transaksi gadai dan layanan keuangan lainnya. Meskipun telah dilengkapi berbagai fitur dan kemudahan akses, adopsi aplikasi ini di kalangan nasabah Pegadaian Cabang Benteng masih tergolong rendah. Fenomena ini menimbulkan pertanyaan mengenai faktor-faktor yang memengaruhi keputusan penggunaan aplikasi digital tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis pengaruh persepsi kemudahan, kepercayaan konsumen, dan literasi digital terhadap keputusan penggunaan aplikasi Pegadaian Digital. Ketiga variabel tersebut dipilih berdasarkan indikasi awal dari pra-survei yang menunjukkan hambatan utama terletak pada keraguan terhadap keamanan, kesulitan penggunaan, dan rendahnya pemahaman digital. Pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif dan kausalitas. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner kepada 90 responden yang merupakan nasabah aktif Pegadaian Cabang Benteng. Analisis data dilakukan dengan menggunakan uji validitas, reliabilitas, serta regresi linear untuk menguji pengaruh antar variabel secara parsial maupun simultan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepercayaan konsumen dan literasi digital berpengaruh signifikan terhadap keputusan penggunaan, baik secara parsial maupun simultan. Sementara itu, persepsi kemudahan tidak memiliki pengaruh signifikan secara parsial, namun tetap memberi kontribusi ketika diuji secara simultan bersama variabel lainnya. Temuan ini menegaskan pentingnya peningkatan edukasi digital dan penguatan sistem keamanan dalam meningkatkan adopsi aplikasi digital milik BUMN. Penelitian ini memberikan kontribusi praktis bagi manajemen Pegadaian dalam merancang strategi peningkatan penggunaan aplikasi melalui penyederhanaan fitur, kampanye edukatif, serta peningkatan kepercayaan pengguna. Selain itu, penelitian ini juga mendorong studi lanjutan dalam konteks aplikasi keuangan berbasis digital di lembaga publik. Disarankan agar Pegadaian terus melakukan evaluasi berkelanjutan terhadap respons pengguna agar aplikasi dapat menjawab kebutuhan nasabah secara optimal. Kata Kunci: Persepsi Kemudahan, Kepercayaan Konsumen, Literasi Digital, Pegadaian Digital, Keputusan Penggunaan
Pengaruh Brand Awareness Dan Promosi Terhadap Intention To Buy Pada Zastoregames: Peran Moderasi Dari Impulsive Buying Rizki Bayu Saputra; Titus Kristanto; N. Azizia Gia Mutiarasari
eProceedings of Management Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025
Publisher : eProceedings of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh brand awareness dan promosi terhadap intention to buy pada Zastoregames, dengan impulsive buying sebagai variabel moderasi. Dalam era digital, brand awareness dan promosi melalui platform seperti Instagram, Facebook, dan Twitter memainkan peran penting dalam memengaruhi Keputusan pembelian. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap responden berusia 18 - 40 tahun di Indonesia yang pernah melakukan top up game. Data dikumpulkan melalui kuesioner online dan dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling (SEM) dengan bantuan SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa brand awareness dan promosi berpengaruh positif dan signifikan terhadap intention to buy. Selain itu, impulsive buying memoderasi kedua hubungan tersebut, menunjukkan bahwa konsumen dengan kecenderungan impulsif cenderung memiliki niat beli yang lebih tinggi ketika mengenal merek atau terpapar promosi. Temuan ini memberikan implikasi penting bagi Zastoregames dalam merancang strategi pemasaran digital yang lebih tepat sasaran dan efektif. Kata Kunci- Brand awareness, Intention to buy, Impulsive buying, Promosi, Zastoregames
ANALISIS STRATEGI PROPOSISI NILAI PADA PRODUK LOKAL: STUDI KASUS PRODUK SEPATU WANITA BERBASIS PENGRAJIN LOKAL DAERAH Krisna, Krisnayanti Aditasari; Mutiarasari, N. Azizia Gia; Musa, Hussein Gibreel
Indo-Fintech Intellectuals: Journal of Economics and Business Vol. 5 No. 4 (2025): Indo-Fintech Intellectuals: Journal of Economics and Business (2025)
Publisher : Lembaga Intelektual Muda (LIM) Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54373/ifijeb.v5i4.4924

Abstract

Local brands face significant challenges in building a strong value proposition amid intense competition with mass-produced products and well-established brands. Many local brands have not yet been able to clearly articulate a unique and relevant brand value for consumers. Currently, the development of locally based fashion industries is accelerating, particularly in women’s footwear products. The widespread promotion of the Local Pride trend across various media has also contributed to increasing public awareness of local brands. This study aims to analyze how a local women’s footwear brand builds its value proposition through artisan-based branding strategies. The research adopts a qualitative approach using a case study method. Data were collected through in-depth interviews, observations, and documentation involving the business founder and operational activities. The findings reveal that the value proposition is constructed through a combination of product functionality, emotional branding approaches, and the empowerment of local artisans. The integration of these elements creates meaningful brand differentiation and enhances consumer trust in product selection. This study provides practical contributions to the development of branding strategies for local fashion brands and enriches the literature on value-based marketing within the creative industry.
Scrolling Toward Simplicity: Social Media Use, Fear of Missing Out, and Minimalist Consumption Among Generation Z In Indonesia Mutiarasari, N. Azizia Gia; kiswardhani, Wahyu Eka; Aditasari, Krisnayanti
Jurnal Ilmiah Manajemen & Bisnis Vol 10 No 2 (2025)
Publisher : Universitas Pendidikan Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38043/jimb.v10i2.7232

Abstract

This study examines how social media use and fear of missing out (FoMO) relate to minimalist consumption tendencies among young people in Indonesia. The study examines whether intense social media use merely stimulates overconsumption or can also support a more focused and sustainable minimalist lifestyle. A cross-sectional quantitative survey was conducted with 275 young Indonesian users who actively use Instagram and TikTok. Data were collected through an online questionnaire and analyzed using partial least squares structural equation modeling (PLS-SEM) to test for direct and indirect effects. Results indicate that social media use has a positive and significant effect on FoMO and a positive and significant effect on minimalist consumption. Conversely, FoMO does not significantly predict minimalist consumption; therefore, FoMO does not mediate the relationship between social media use and minimalist consumption. These findings suggest that social media can serve as a supportive space for minimalist practices when users are exposed to content and communities that promote simple and sustainable living. Practically, despite the insignificant role of FoMO, this study informs sustainable marketing and consumption initiatives by suggesting that brands and their supporters integrate buy less but better messaging into Instagram/TikTok campaigns, encourage mindful reordering and purchasing routines, and build community based engagement rather than relying on promotional cues driven by urgency or FoMO. Overall, this study highlights the ambivalent role of social media in youth consumption behavior and suggests opportunities to promote minimalist lifestyles in developing countries.