This Author published in this journals
All Journal Jurnal Dekonstruksi
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Operasi Kindertransport Sebagai Tanggung Jawab Tinjauan Etika Levinas dalam Film One Life (2024) Septianno , Beda Holy
Dekonstruksi Vol. 11 No. 02 (2025): Jurnal Dekonstruksi Volume 11.2
Publisher : Gerakan Indonesia Kita

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54154/dekonstruksi.v11i02.285

Abstract

Bagi Levinas tanggung jawab bersumber dari orang lain. Setiap perjumpaan dengan orang lain ini selalu menimbulkan situasi etis tertentu. Oleh karena itu, tindakan yang etis dalam pandangan Levinas tidak melupakan pengalaman konkret dinamika jiwa manusia. Melalui makalah ini, pengalaman tersebut hendak dikontekstualisasikan dalam Film One Life (2024) yang mengisahkan Nicholas Winstons sebagai seorang yang terlibat dalam operasi penyelamatan kemanusiaan dengan Kereta Api untuk anak-anak keturunan Yahudi di zaman pendudukan Nazi (kindertransport). Tulisan ini menguraikan pemikiran Levinas tentang tanggung jawab yang mendahului kebebasan berdasarkan situasi perasaan Winstons yang mengatakan: “Lihat aku harus melakukan sesuatu”, saat ia bertatapan muka dengan seorang anak perempuan yang tinggal di sebuah kamp pengungsi di Sudetenland, daerah bagian Cekoslowakia tahun 1938. Makalah ini mendiskusikan bagaimana memahami tanggung jawab yang bukan sebuah altruisme dan melampaui kebebasan kita. Menurut Levinas tanggung jawab ini tanpa dasar dan melampaui ontologi. Tanggung jawab ini dari mulanya sudah ada lebih dulu (an-arkhe) dan merupakan hakikat eksistensi manusia.
Bahasa Sebagai Teknologi Bio-Politik: Analisis Novel 1984 dalam Perspektif Teori Foucault dan Agamben Septianno , Beda Holy; Aslam, Aman; Krismonila, Lucia; Upaka, Thatsanai
Dekonstruksi Vol. 11 No. 03 (2025): Jurnal Dekonstruksi Volume 11.3
Publisher : Gerakan Indonesia Kita

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54154/dekonstruksi.v11i03.327

Abstract

Abstrak Negara bekerja mencapai tujuannya melalui banyak mekanisme kekuasaan. Dalam Novel 1984, George Orwell menggambarkan sebuah negara totalitarian yang mempertahankan kekuasaannya dengan pendekatan manipulasi bahasa, sejauh pikiran manusia selalu bergantung pada kata (bahasa). Dalam manipulasi yang ilmiah ini ada agenda kekuasaan. Melalui analisis Foucault dan Agamben, makalah ini menunjukan bagaimana logika kekuasaan (panopticon) bekerja, salah satunya melalui bahasa. Teknologi kekuasaan atas bahasa ditempuh lewat pengawasan sosial (social surveillance) tentang kebenaran dan penulisan ulang sejarah. Melalui penelitian ini, kami menemukan bahwa pengawasan sosial seperti digambarkan dalam 1984 membatalkan atau menghapus hidup politik (bios).
Harmoni Dunia Kepler: Sebuah Keanggunan Matematis dan Makna Keberadaan Septianno , Beda Holy
Dekonstruksi Vol. 12 No. 02 (2026): Jurnal Dekonstruksi Volume 12, Nomor 02, 2026
Publisher : Gerakan Indonesia Kita

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54154/dekonstruksi.v12i02.381

Abstract

Harmoni kosmik bukan kebetulan sederhana. Sejak akhir abad XVI Kepler melihat harmoni kosmik dalam metafora geometris (simbolis dan estetis). Namun, intuisi harmoni kosmik Kepler menjadi lebih radikal dalam fisika modern yang menemukan konstanta kosmologi fundamental dalam ketepatan numerik tertentu dan menjadi syarat eksistensial manusia. Tulisan ini hendak menimbang cara pandang manusia melihat dunia sebagai yang teratur (kosmos). Gagasan Kepler tampaknya relevan direfleksikan sebagai fondasi memahami dunia yang teratur secara simbolik dan matematis. Lebih jauh, kita bisa menggali implikasi ekologis, baik dari sudut etis maupun teologis, sebagai refleksi umum tentang keberadaan manusia dan dunia.