Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengembangan Soft Skill Dan Hard Skill Pada Masyarakat Desa Melalui Pendekatan Contextual Teaching And Learning (CTL) Di Desa Paya Gambar Siahaan, Sahat Taruli; Situmorang, Doce Maria; Lumban gaol, Chyntia Renata Br.; Br. Sinaga, Meiske Lovian
Journal Of Human And Education (JAHE) Vol. 5 No. 2 (2025): Journal of Human And Education (JAHE)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jh.v5i2.2416

Abstract

Pengembangan keterampilan lunak (soft skill) dan keterampilan keras (hard skill) merupakan keterampilan yang sangat penting dalam berbagai bidang utamanya bidang pendidikan, pelatihan kejuruan dan program pemberdayaan masyarakat. Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk mengembangkan Soft Skill dan Hard Skill pada Masyarakat desa melalui Pendekatan Contextual Teaching and Learning (CTL). Dalam menghadapi tantangan globalisasi dan perkembangan teknologi yang pesat, masyarakat desa perlu memiliki keseimbangan antara soft skill dan hard skill agar dapat beradaptasi dengan perubahan zaman. Soft skill, seperti komunikasi, kerja sama tim, dan kepemimpinan, berperan penting dalam membangun hubungan sosial dan meningkatkan produktivitas kerja. Sementara itu, hard skill, yang mencakup keterampilan teknis dan keahlian praktis, sangat diperlukan untuk meningkatkan daya saing masyarakat dalam berbagai sektor, baik pertanian, wirausaha, maupun industri kreatif. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan dengan tahap survei lapangan, perencanaan program, kolaborasi degan pihak terkait, implementasi kegiatan, evaluasi dan dokumentasi. Berbagai kegiatan pembelajaran berbasis pengalaman telah berhasil diterapkan pada masyarakat desa usia muda, seperti les calistung, les bahasa Inggris, sosialisasi keterampilan, serta praktik menanam bunga berkhasiat. Dalam les calistung, peserta tidak hanya belajar membaca, menulis, dan berhitung, tetapi juga mengembangkan keterampilan berpikir kritis, komunikasi, dan kerja sama melalui aktivitas yang interaktif. Les bahasa Inggris dirancang agar materi lebih relevan dengan kehidupan sehari-hari, misalnya dengan kegiatan role play yang meningkatkan kemampuan berbicara dan mendengarkan sekaligus melatih keberanian serta kreativitas.
BAAMBOOZLE LEARNING MEDIA ON THE ABILITY TO WRITE ANECDOTE TEXTS IN GRADE X STUDENTS Situmorang, Doce Maria; Simaremare, Juni Agus; Panggabean, Sarma
Dharmas Education Journal (DE_Journal) Vol 4 No 3 (2024): DE_Journal
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Univesitas Dharmas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56667/dejournal.v4i3.943

Abstract

This study aims to determine the effect of baamboozle learning media on the writing ability of class X students of SMA Parulian 1 Medan. This study uses a quantitative experimental research method with the design of One Group Pretest Posttest Design. The population in this study was the entire class X totaling 102 students. This study used one class as a pretest and posttest class. The data analysis techniques used were normality test, homogeneity test and hypothesis test. After conducting research for the pretest and posttest classes using baamboozle learning media, the average value of the pretest class was 54.72 with a standard deviation of 12.42 and the average value of the posttest class was 83.07 with a standard deviation of 6.60. The results of the pretest and posttest class data prerequisite tests stated that the samples were normally distributed and homogeneous. From the results of the hypothesis testing, the value will be consulted with the 5% significance level table and dk (n1 + n2) - 2 = (33 + 33) - 2 = 64. By looking at the ft table value, the t table value is 5% = 1.66. Therefore, t count ˃ t table (2.852 ˃ 1.66) is obtained. This means that it can be concluded that the H0 hypothesis is rejected and the Ha hypothesis is accepted.