Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

TRANSFORMASI DIGITAL DALAM OPERASIONAL WAREHOUSE DAN LOGISTIK: ANALISIS PERKEMBANGAN DAN IMPLEMENTASINYA DALAM SUPPLY CHAIN MODERN Gunawan, Steven Andreas
Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 7 No. 4 (2025): Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi
Publisher : CV SWA Anugerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3785/kohesi.v7i4.11726

Abstract

Transformasi digital dalam operasional warehouse dan logistik telah menjadi kebutuhan utama dalam rantai pasok modern. Perubahan ini didorong oleh perkembangan teknologi seperti Internet of Things (IoT), kecerdasan buatan (AI), robotika, dan analitika data besar yang meningkatkan efisiensi, akurasi, dan ketahanan sistem logistik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perkembangan dan implementasi transformasi digital dalam warehouse, serta dampaknya terhadap kinerja supply chain. Menggunakan metode studi pustaka dengan analisis tematik, penelitian ini mengeksplorasi teknologi kunci, tantangan implementasi, dan dampak transformasi digital terhadap operasional warehouse. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan teknologi digital mampu meningkatkan akurasi inventori hingga 99,5%, mempercepat pemrosesan pesanan sebesar 40%, serta mengurangi biaya operasional hingga 30%. Namun, masih terdapat hambatan seperti resistensi organisasi, keterbatasan investasi, dan kompleksitas integrasi sistem lama dengan teknologi baru. Oleh karena itu, implementasi bertahap dengan strategi pelatihan tenaga kerja dan pengelolaan perubahan menjadi kunci keberhasilan. Studi ini merekomendasikan pendekatan transformasi yang komprehensif, dengan penekanan pada penguatan infrastruktur digital, pelatihan tenaga kerja, dan kemitraan strategis untuk meningkatkan daya saing perusahaan dalam era logistik berbasis digital. Digital transformation in warehouse and logistics operations has become a necessity in modern supply chains. This shift is driven by technological advancements such as the Internet of Things (IoT), artificial intelligence (AI), robotics, and big data analytics, which enhance efficiency, accuracy, and supply chain resilience. This study aims to analyze the development and implementation of digital transformation in warehouses and its impact on supply chain performance. Using a literature review and thematic analysis, this research explores key technologies, implementation challenges, and the effects of digital transformation on warehouse operations. The findings indicate that digital technology adoption can improve inventory accuracy up to 99.5%, accelerate order processing by 40%, and reduce operational costs by 30%. However, challenges such as organizational resistance, limited investment, and system integration complexities remain significant barriers. Therefore, a phased implementation strategy with workforce training and change management is crucial for success. This study recommends a comprehensive transformation approach, emphasizing digital infrastructure development, workforce training, and strategic partnerships to enhance competitiveness in the digital-driven logistics era.
ANALISIS KOMPREHENSIF SISTEM MANAJEMEN INVENTORI FARMASI DI RUMAH SAKIT: STUDI KUALITATIF TERHADAP EFISIENSI DAN EFEKTIVITAS PENGELOLAAN STOK OBAT-OBATAN KRITIS Gunawan, Steven Andreas
Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 7 No. 10 (2025): Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi
Publisher : CV SWA Anugerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3785/kohesi.v7i10.12632

Abstract

Pharmaceutical inventory management is a critical component in maintaining the quality of healthcare services in hospitals, particularly in the management of critical medications. This study aims to comprehensively analyze pharmaceutical inventory management systems in hospitals using a qualitative case study approach across three different types of healthcare institutions. Data were collected through in-depth interviews, non-participant observations, and document analysis. The findings reveal that the efficiency and effectiveness of critical drug stock management are strongly influenced by human resource competencies, technological infrastructure, internal policies, and external factors such as regulations and supply chain dynamics. The application of information technology, lean management, and predictive analytics significantly contributes to improving drug availability and reducing stockout risks. However, challenges such as budget constraints, competency gaps, and technical limitations of information systems remain major obstacles. The results emphasize the importance of a systemic, collaborative, and data-driven approach in optimizing pharmaceutical inventory management. Strategic recommendations focus on strengthening technology integration, enhancing human resource capacity, and developing adaptive supply chain models to improve the resilience of hospital pharmaceutical systems in the future. Manajemen inventori farmasi merupakan elemen krusial dalam menjaga kualitas layanan kesehatan di rumah sakit, khususnya dalam pengelolaan obat-obatan kritis. Penelitian ini bertujuan menganalisis secara komprehensif sistem manajemen inventori farmasi di rumah sakit melalui pendekatan kualitatif studi kasus di tiga tipe institusi kesehatan berbeda. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi non-partisipatif, dan analisis dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efisiensi dan efektivitas pengelolaan stok obat kritis sangat dipengaruhi oleh kompetensi sumber daya manusia, infrastruktur teknologi, kebijakan internal, serta faktor eksternal seperti regulasi dan dinamika rantai pasok. Penerapan teknologi informasi, lean management, serta analitik prediktif berkontribusi signifikan dalam meningkatkan ketersediaan obat dan mengurangi risiko kekosongan stok. Namun, tantangan seperti keterbatasan anggaran, kesenjangan kompetensi, dan kendala teknis sistem informasi tetap menjadi hambatan utama. Temuan ini menegaskan pentingnya pendekatan sistemik, kolaboratif, dan berbasis data dalam optimalisasi manajemen inventori farmasi. Rekomendasi strategis difokuskan pada penguatan integrasi teknologi, peningkatan kapasitas SDM, serta pengembangan model rantai pasok adaptif untuk meningkatkan ketahanan sistem farmasi rumah sakit ke depan.