Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

RESUME SKRIPSI: PERANAN LEMBAGA PENDIDIKAN TENAGA KEPENDIDIKAN (LPTK) DALAM MEMBENTUK KOMPETENSI KEPRIBADIAN CALON GURU Luturmas, Yakob
LOGOS: JURNAL PENDIDIKAN KEAGAMAAN KATOLIK Vol 3 No 2 (2014): Desember
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) STPAK St. Yohanes Penginjil Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Makin meningkatnya persaingan profesionalisme dalam pendidikan, diperlukan kepribadian seseorang yang baik untuk menunjang keberhasilan menjadi tenaga pengajar atau guru. Untuk menghasilkan guru yang memiliki kepribadian yang baik maka peranan LPTK sangat dibutuhkan. Upaya LPTK dalam membentuk kompetensi kepribadian calon guru tentu menimbulkan pertanyaan: apakah dengan LPTK mampu membentuk kompetensi kepribadian calon guru?
Merdeka Belajar Menurut Ki Hadjar Dewantara dan Relevansinya terhadap Pengembangan Kompetensi Kepribadian Guru Luturmas, Yakob
Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 7, No 2 (2026)
Publisher : Pusat Studi Penelitian dan Evaluasi Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59698/afeksi.v7i2.849

Abstract

Kompetensi kepribadian merupakan aspek fundamental yang harus dimiliki guru dalam menunjang keberhasilan pendidikan. Penelitian ini bertujuan menganalisis konsep merdeka belajar menurut Ki Hadjar Dewantara serta relevansinya terhadap pengembangan kompetensi kepribadian guru. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka. Data diperoleh melalui dokumentasi dari buku, jurnal ilmiah, dan dokumen kebijakan pendidikan. Analisis data dilakukan menggunakan teknik analisis isi dengan pendekatan deduktif dan induktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsep merdeka belajar memiliki relevansi kuat dalam pengembangan kepribadian guru, terutama pada aspek kemandirian, keteladanan, dan kebijaksanaan. Guru sebagai pamong tidak hanya berperan sebagai pengajar, tetapi juga sebagai teladan dalam membentuk karakter peserta didik. Penelitian ini memberikan kontribusi konseptual dengan menempatkan kompetensi kepribadian guru sebagai prasyarat filosofis dalam implementasi merdeka belajar.