Kompetensi kepribadian merupakan aspek fundamental yang harus dimiliki guru dalam menunjang keberhasilan pendidikan. Penelitian ini bertujuan menganalisis konsep merdeka belajar menurut Ki Hadjar Dewantara serta relevansinya terhadap pengembangan kompetensi kepribadian guru. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka. Data diperoleh melalui dokumentasi dari buku, jurnal ilmiah, dan dokumen kebijakan pendidikan. Analisis data dilakukan menggunakan teknik analisis isi dengan pendekatan deduktif dan induktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsep merdeka belajar memiliki relevansi kuat dalam pengembangan kepribadian guru, terutama pada aspek kemandirian, keteladanan, dan kebijaksanaan. Guru sebagai pamong tidak hanya berperan sebagai pengajar, tetapi juga sebagai teladan dalam membentuk karakter peserta didik. Penelitian ini memberikan kontribusi konseptual dengan menempatkan kompetensi kepribadian guru sebagai prasyarat filosofis dalam implementasi merdeka belajar.
Copyrights © 2026