Chalifah Ramadhany, A. Noer
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Kondisi Sosial Ekonomi Orangtua Terhadap Prestasi Belajar Peserta Didik Kelas X IPS Di UPT SMAN 9 Makassar Wahyuni, Sri; Arifin, Zainal; Chalifah Ramadhany, A. Noer
Pinisi Journal of Sociology Education Review Volume 5, Nomor 1 Maret 2025
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/pjser.v5i1.66422

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui; 1) Gambaran kondisi sosial ekonomi orangtua peserta didik kelas X IPS Di UPT SMAN 9. 2) Gambaran prestasi belajar peserta didik kelas X IPS di UPT SMAN 9 Makassar. 3) Pengaruh kondisi sosial ekonomi orangtua terhadap prestasi belajar peserta didik kelas X IPS di UPT SMAN 9 Makassar . Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan pendekatan survei. Populasi penelitian ini berjumlah 180 orang, Pengambilan besaran sampel ditentukan menggunakan rumus slovin, dengan teknik randomsampling(secar acak) dan diperoleh sampel sebanyak 64 responden. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan angket dan dokumentasi. Uji validitas menggunakan teknik korelasi bivariate person dan uji reliabilitas menggunakan teknik alpha cronbach. Teknik analisis data digunakan adalah statistic deskriptif, dan analisis statistik inferensial dengan menggunakan bantuan IBM SPSS versi 21 for windows.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa 1) Gambaran kondisi sosial ekonomi orangtua peserta didik kelas X IPS di UPT SMAN 9 Makassar diperoleh skor rata-rata variabel kondisi sosial ekonomi orangtua peserta didik 39,82 dengan presentase 39,82%, maka dapat dikatakan bahwa kondisi sosial ekonomi orangtua pesert didik termasuk kategori“rendah”. 2) Gambaran prestasi belajar peserta didik kelas X IPS Di UPT SMAN 9 Makassar diperoleh skor rata-rata variabel prestasi belajar pesera didik sebesar 31,29 dengan presentase 31,29 %, maka prestasi belajar sosiologi peserta didik termasuk kategori“rendah”. 3) Terdapat pengaruh kondisi sosial ekonomi orangtua terhadap prestasi belajar sosiologi peserta didik. Hal ini dapat dibuktikan dengan cara membandingkan nilai signifikan < 0,05 atau nilai thitung lebih besar dibandingkan ttabel. Dari tabel coefficientas nilai signifikansi adalah 0,000 < 0.05 dan nilai thitung sebesar 4,461 > 0,242 ttabel, dengan hasil tersebut menunjukkan bahwa variabel X memiliki pengaruh terhadap variabel Y. Besarnya pengaruh antara variabel dapat diketahui dengan melihat dari nilai Rsquare sebesar 0,243 artinya variabel X (Kondisi Sosial Ekonomi Orangtua ) mempengaruhi variabel Y (Prestasi Belajar Sosiologi) sebesar 24,3%.Kata kunci : Kondisi sosial ekonomi orangtua dan prestasi belajar
KONSTRUKSI SOSIAL PENGUNJUNG CAFÉ DI KOTA MAKASSAR (STUDI: PENGUNJUNG CAFÉ TAOBUN) Rijal, Muh.; Hasni, Hasni; Chalifah Ramadhany, A. Noer
SUPREMASI: Jurnal Pemikiran, Penelitian Ilmu-ilmu Sosial, Hukum dan Pengajarannya Volume 20, Nomor 1 (April 2025)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/supremasi.v20i1.66423

Abstract

Penelitian ini mengkaji tentang remaja yang gemar mengunjungi café di Kota Makassar dari sudut pandang konstruktivisme sosiologis. Café  menjadi  salah  satu  tempat  pilihan  bagi  masyarakat  urban  untuk  bersosialisasi,  melepas penat  dan  mencari  hiburan  di  tengah  kesibukan  aktivitas (Santoso, 2017). Nongkrong di café juga merupakan salah satu tren masa kini untuk membangun citra diri dan pola-pola perilaku yang kekinian ditunjang juga dengan pemilihan café yang dianggap trend atau viral membuat remaja juga semakin eksis dalam pergaulannya. Penelitian ini dilakukan di café Taobun Kota Makassar dengan menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengmabilan data yang digunakan adalah observasi dan wawancara. Dari hasil penelitian penulis mengidentifikasi empat keinginan utama, khususnya bagi remaja: kebutuhan untuk aktualisasi diri, kebiasaan, menjadi bagian dari suatu kelompok, dan pengakuan. Perilaku yang dilakukan berkali-kali menjadi sebuh gaya hidup bagi remaja serta menjadi ajang citra diri dengan berfoto dan mengeksplore lebih jauh dengan media sosial. Pemilihan café juga salah satu faktor penting dalam mengkonstruk perilaku remaja, Salah satu Café yang paling di gandrungi oleh remaja akhir-akhir ini yakni café Taobun yang terletak di Kecamatan Rappocini Kota Makassar. Café yang mengusung konsep budaya Bugis Makassar memberikan nuansa tersendiri bagi pengunjungnya. Gaya interior rumah panggung Bugis Makassar klasik menjadi ciri khas kafe ini