Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISIS TINDAK TUTUR DALAM INTERAKSI MASYARAKAT PEDESAAN DAN PEKOTAAN: ANALYSIS OF SPEECH ACTS IN RURAL AND URBAN INTERACTIONS Melinda, Nur; Azis; Nurhusna
Journal of Applied Linguistics and Literature Vol. 1 No. 2 (2024): Journal of Applied Linguistics and Literature
Publisher : Study Program of Indonesian Language Education, Faculty of Languages and Literature, Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/jall.v1i2.1159

Abstract

This research aims to describe the comparison of the form and function of speech acts in the interaction of rural and urban communities. This research is a qualitative research, the data source is rural community in Marusu Sub-district and urban community in Panakkukang Sub-district. The data collection techniques used are observation, documentation, and note-taking techniques. Data analysis techniques in this research are data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results showed that the comparison of speech act forms in rural communities and urban communities both locution, illocution, and perlocution speech acts are similar between the two. Comparison of speech act functions in rural and urban communities includes commissive speech acts whose data are only found in rural communities, but the data of commissive speech act functions are not found in urban communities.
Implementasi Perjanjian Bagi Hasil Antara Pemilik Lahan Perkebunan Aren Dengan Penyadap Melinda, Nur; Arifin Dilaga, H. Zaenal
Private Law Vol 4 No 2 (2024): Private Law Universitas Mataram
Publisher : Faculty of Law, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/prlw.v4i2.4850

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan perjanjian bagi hasil perkebunan aren yang berlaku di Desa Longserang, Kecamatan Lingsar dan untuk mengetahui bagaimana penyelesaian sengketa perjanjian bagi hasil antara pemilik lahan perkebunan aren dengan penyadap dalam perjanjian tersebut. Penelitian ini menggunakan penelitian hukum normatif dan empiris. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pelaksanaan perjanjian bagi hasil yang digunakan oleh masyarakat di Desa Longserang masih menggunakan bentuk perjanjian lisan atau tidak tertulis. Mayoritas penduduk mengandalkan mata pencaharian sebagai petani, menjadikan perjanjian bagi hasil tanah pertanian atau perkebunan umum dilakukan. Aktivitas pertanian memiliki peran vital dalam peningkatan ekonomi masyarakat. Mereka biasanya membuat perjanjian bagi hasil dengan dasar rasa saling percaya. Penyelesaian Sengketa antara pemilik lahan perkebunan aren dengan penyadap diselesaikan melalui jalur non litigasi, yaitu mediasi Proses ini dilakukan melalui mediasi adat setempat yang dibantu oleh seorang mediator atau penengah yang merupakan bagian dari struktur pemerintahan di desa tersebut. Mediator dalam hal ini adalah kepala dusun atau kepala desa.