Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Jurnal Educatio FKIP UNMA

MENINGKATKAN JUMLAH WAKTU AKTIF BELAJAR MELALUI GAYA MENGAJAR SELF CHECK DI SMAN 1 SINDANGWANGI Suryadin, Tatang; Tohani, Tohani
Jurnal Educatio Vol 3, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/je.v3i2.3181

Abstract

Dalam penelitian ini mengkaji jumlah waktu aktif belajar dengan menggunakan gaya mengajar Self Check. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari gaya mengajar self check terhadap jumlah waktu aktif belajar penjas yang dilakukan di SMAN 1 Sindangwangi Kabupaten Majalengka. menggunakan metode penelitian eksperiment dengan desain one shot case study. populasi kelas XI IPS, teknik purposive sampling kelas terpilih untuk menjadi sampel adalah kelas XI IPS 1 jumlah 30 peserta didik 12 laki-laki, 18 perempuan. Instrumen yang dipakai pada penelitian ini adalah format observasi waktu dari Suherman, Berdasarkan pengolahan dan analisis data, dapat disimpulkan bahwa gaya mengajar self check ini bisa meningkatkan jumlah waktu aktif belajar, karena nilai rata-rata dari 4 kali pertemuan dalam kategori aktivitas belajar hanya 52,09 %  nilai standar dari tiap kategori adalah 50%. Tetapi gaya mengajar self check memiliki pengaruh terhadap jumlah waktu aktif belajar penjasnya. Berdasarkan penelitian ini, diharapkan peserta didik untuk dapat meningkatkan proses belajarnya, supaya menjadi lebih dewasa dan memiliki pengetahuan yang luas tentang materi penjas.
PERBANDINGAN PENGARUH LATIHAN TENDANGAN MENGGUNAKAN HANDBOX BERGERAK DAN TIDAK BERGERAK TERHADAP KECEPATAN TENDANGAN DALAM OLAHRAGA PENCAK SILAT KATEGORI TANDING Tatang Suryadin
Jurnal Educatio Vol 4, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/je.v4i1.1284

Abstract

Permasalahan yang menjadi acuan penulis dalam penelitian ini yaitu : tidak sesuainya antara latihan kecepatan tendangan pencak silat dengan tuntutan dari pertandingan pencak silat itu sendiri. Populasi penelitian ini diambil dari anggota perguruan pencak silat Garuda Paksi Majalengka dengan jumlah sampel 30 orang, yang diambil melalui teknik Purposive sample yaitu atlet yang telah memiliki daya tahan, fleksibiitas dan kekuatan yang memadai.  Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode true eksperimental design dalam bentuk pretest-posttest control group design. Instrumen penelitian yang digunakan penulis adalah tes kecepatan tendangan. Prosedur pengolahan data melalui uji barlett, uji normalitas, uji kesamaan dua rata-rata skor berpasangan dan uji. Berdasarkan uji kesamaan dua rata-rata skor berpasangan dengan kriteria terima hipotesis (Ho) jika t (1-1/2α) < t hitung < t (1-1/2α),  dk (n-1). Batas kritis penolakan dan penerimaan hipotesisnya : Dk = k-1 dengan α = 0.05 pada dk 14, maka  dari  tabel  distribusi t,  t’ = 2.145. untuk menggunakan handbox bergerak t hitung  (18,75)  >  t  tabel  (2.145)  maka  hipotesis  Ho ditolak. dan untuk handbox tidak bergerak dengan kriteria terima hipotesis (Ho) jika t (1-1/2α) < t hitung < t (1-1/2α),  dk (n-1). Batas kritis penolakan dan penerimaan hipotesisnya : Dk = k-1 dengan α = 0.05 pada dk 14, maka  dari  tabel  distribusi t,  t’ = 2.145. Oleh  karena  t hitung  (20,30)  >  t  tabel  (2.145)  maka  hipotesis  Ho ditolak jadi kesimpulannya bahwa latihan tendangan menggunakan  handbox  bergerak  dan tidak bergerak berpengaruh  positif  dan  signifikan  terhadap kecepatan tendangan. Selanjutnya untuk megetahui perbedaan kedua bentuk latihan tersebut menggunakan Uji kesamaan dua rata-rata (dua pihak) Berdasarkan perhitungan kriteria penerimaan dan penolakan hipotesisnya (Ho). Terima Hipotesis jika –t(α,v) < t < t(α,dk)  dimanaα = 0.05 dan dk = n 1 +n 2 – 2 Oleh karena t hitung  (0.3464) < t tabel (1.7011)  maka Hipotesis (Ho) diterima, jadi kesimpulannya tidak ada perbedaan yang positif dan signifikan antara latihan tendangan menggunakan handbox bergerak dengan latihan tendangan menggunakan handbox tidak bergerak terhadap kecepatan tendangan dalam olahraga pencak silat kategori tanding.
EFEKTIVITAS PENGGUNAAN SCIENTIFIC APPROACH (PENDEKATAN SAINTIFIK) TERHADAP MOTIVASI BELAJAR MAHASISWA DALAM MATA KULIAH SENAM PRAKTEK Indrayogi Indrayogi; Tatang Suryadin
Jurnal Educatio Vol 4, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/je.v4i2.1742

Abstract

AbstractThe scientific approach is intended to provide understanding to students in knowing, understanding various materials using a scientific approach, that information can come from anywhere, at any time, not dependent on information in the direction of the teacher ". Therefore, learning conditions that are expected to create motivation and are directed to encourage students to find out from various sources of observation, not told. The purpose of this study is as follows: "to find out about the effectiveness of the use of scientific approach to student motivation in Practice Gymnastics Courses". In this study the authors want to have a target that will later be useful for teachers to make it easier in the teaching and learning process, as for the output targets to be achieved are: Can know the problems in the learning process and programs that can be done to overcome these problems, can improve the quality of results study, as well as being published in journals. The method used in this research is descriptive research method. The location of this research was carried out in the GGM Majalengka Building. The subject of this research is the Physical Education Study Program Students Semester I. This research uses total sampling. A total of 75 students. The instrument used is the assessment rubric. Analysis of the data used in this study was the t-test. Based on the results of the study it was concluded that the use of an effective scientific approach in improving Student Learning Motivation in Gymnastics Practice Courses.Keyword: Scientific Approach, Learning Motivation, Gymnastics Floor AbstrakPendekatan saintifik dimaksudkan untuk memberikan pemahaman kepada peserta didik dalam mengenal, memahami berbagai materi menggunakan pendekatan ilmiah, bahwa informasi bisa berasal dari mana saja, kapan saja, tidak bergantung pada informasi searah dari guru”. Oleh karena itu, kondisi pembelajaran yang diharapkan terciptanya motivasi dan diarahkan untuk mendorong peserta didik dalam mencari tahu dari berbagai sumber observasi, bukan diberi tahu. Tujuan dari penelitian ini adalah sebagai berikut: “untuk mengetahui mengenai efektivitas penggunaan scientific approach terhadap motivasi belajar mahasiswa dalam Mata Kuliah Senam Praktek”. Dalam penelitian ini penulis ingin memiliki target yang nantinya akan dapat bermanfaat bagi para pengajar agar mudah dalam proses belajar mengajar, adapun target luaran yang ingin dicapai adalah: Dapat mengetahui permasalahan dalam proses pembelajaran dan program yang dapat dilakukan untuk mengatasi masalah tersebut, dapat meningkatkan kualitas hasil belajar, serta dipublikasikan dalam jurnal.  Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian deskriptif. Lokasi penelitian ini dilaksanakan di Gedung GGM Majalengka. Subjek penelitian ini adalah Mahasiswa Program Studi Pendidikan Jasmani Semester I. Penelitian ini menggunakan total sampling. Yang berjumlah 75 mahasiswa. Instrumen yang digunakan adalah rubrik penilaian. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan uji-t. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh kesimpulan penggunaan scientific approach efektif dalam meningkatkan Motivasi Belajar Mahasiswa Dalam Mata Kuliah Senam Praktek.Kata Kunci: Scientific Approach, Motivasi Belajar, Senam Lantai