Laeli Fauziyah
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Soft Prenatal Yoga untuk Mengatasi Nyeri Punggung pada Ibu Hamil Trimester III di Puskesmas Suruh Reni Setiawati; Laeli Fauziyah; Lia Indah Fil Mina; Nurida Dyah Andarini; Ninik Christiani
Prosiding Seminar Nasional dan CFP Kebidanan Universitas Ngudi Waluyo Vol. 3 No. 2 (2024): Prosiding Seminar Nasional dan Call for Paper Kebidanan Universitas Ngudi Waluy
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Back pain is a common discomfort experienced by pregnant women, especially during the third trimester of pregnancy. This condition arises due to significant physical changes, such as uterine enlargement and shifts in the body’s center of gravity, which can affect daily activities and overall quality of life. Non-pharmacological interventions, such as prenatal yoga, offer an effective approach to managing back pain during pregnancy. This community service program aims to educate and train third-trimester pregnant women on prenatal yoga as a method to alleviate back pain. The program was conducted in Medayu Village, under the supervision of Puskesmas Suruh, Semarang Regency, involving 20 participants from a pregnancy class. The methods included lectures, discussions, and demonstrations of yoga movements. Participants learned simple yoga techniques focusing on strengthening pelvic muscles, breathing exercises, and relaxation methods. The program results showed increased participant understanding of the benefits of yoga, with most pregnant women successfully practicing the movements independently. Reported benefits included reduced back pain intensity, improved sleep quality, and enhanced confidence in facing childbirth. This program highlights prenatal yoga as an effective and practical intervention to improve maternal well-being during pregnancy. It is hoped that this initiative can serve as a model for similar programs in other regions. Future recommendations include expanding the program’s reach and involving families and healthcare professionals to ensure sustainable yoga practices during pregnancy.   Abstrak Nyeri punggung merupakan salah satu ketidaknyamanan yang sering dialami oleh ibu hamil, terutama pada trimester ketiga kehamilan. Kondisi ini disebabkan oleh perubahan fisik yang signifikan, seperti pembesaran uterus dan pergeseran pusat gravitasi tubuh, yang dapat mempengaruhi aktivitas sehari-hari dan kualitas hidup ibu hamil. Penanganan nyeri punggung dapat dilakukan dengan pendekatan non-farmakologis, salah satunya melalui senam prenatal yoga. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan edukasi dan pelatihan kepada ibu hamil trimester ketiga tentang senam yoga sebagai upaya mengurangi nyeri punggung. Kegiatan ini dilaksanakan di Desa Medayu, wilayah kerja Puskesmas Suruh, Kabupaten Semarang, melibatkan 20 peserta yang tergabung dalam kelas ibu hamil. Metode pelaksanaan meliputi ceramah, diskusi, dan demonstrasi gerakan yoga. Peserta diajarkan teknik-teknik yoga sederhana yang menekankan pada penguatan otot panggul, pelatihan pernapasan, dan relaksasi. Hasil program menunjukkan peningkatan pemahaman peserta tentang manfaat yoga, dengan sebagian besar ibu hamil mampu melakukan gerakan yoga secara mandiri. Manfaat yang dirasakan meliputi penurunan intensitas nyeri punggung, peningkatan kualitas tidur, serta peningkatan rasa percaya diri menjelang persalinan. Program ini diharapkan dapat menjadi model intervensi sederhana yang efektif dan aplikatif untuk meningkatkan kesejahteraan ibu hamil. Ke depannya, perlu dilakukan pengembangan program yang lebih luas dengan pelibatan keluarga dan tenaga kesehatan untuk mendukung keberlanjutan aktivitas yoga pada masa kehamilan.
Asuhan Kebidanan Komprehensif pada Ny. H Umur 32 Tahun G2P1A0 Di Desa Medayu dengan Anemia Ringan Laeli Fauziyah; Eti Salafas
Prosiding Seminar Nasional dan CFP Kebidanan Universitas Ngudi Waluyo Vol. 4 No. 2 (2025): Prosiding Seminar Nasional dan Call for Paper Kebidanan Universitas Ngudi Waluy
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The Maternal Mortality Rate (MMR) is the number of women who die from a cause of death related to the disorders of pregnancy. In 2023, the maternal mortality rate (MMR) in Indonesia reached 4,129 case. Therefore, continuous midwifery services through the Continuity of Care approach are needed. This study aims comprehensive midwifery care to Mrs. H, during pregnancy, childbirth, newborn care, postpartum period, neonatal care, and the selection of contraceptives to prevent the risk of anemia. The method used in this study is a descriptive method and the type of descriptive research used is a case study. Data collection techniques include interviews, observations, examinations and documentation studies. The results showed that Mrs. H and her baby are in good condition and well throughout the series of care and there were no complications. This shows that Continuity of Care services are directly proportional to the quality of health and safety of mothers and babies so that they play a role in improving the quality of maternal and baby health.   Abstrak Angka Kematian Ibu (AKI) adalah banyaknya perempuan yang meninggal dari suatu penyebab kematian terkait dengan gangguan kehamilan atau penanganannya. Pada tahun 2023, angka kematian ibu (AKI) di Indonesia mencapai 4.129. Sehingga diperlukan pelayanan kebidanan yang berkesinambungan melalui pendekatan Continuity of Care. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan asuhan kebidanan secara komprehensif pada Ny. H, selama masa kehamilan, persalinan, perawatan bayi baru lahir, masa nifas, perawatan neonatus, dan pemilihan alat kontrasepsi guna mencegah risiko anemia. Metode yang digunakan adalah metode penelitian deskriptif dan jenis penelitian deskriptif yang digunakan adalah studi kasus (Case Study). Teknik pengumpulan data meliputi wawancara, observasi, pemeriksaan dan studi dokumentasi. Hasil dari asuhan menunjukkan bahwa Ny. H dan bayinya berada dalam kondisi baik dan baik selama rangkaian asuhan serta tidak ditemukannya komplikasi. Hal ini menunjukkan bahwa pelayanan Continuity of Care berbanding lurus dengan dengan kualitas kesehatan dan keselamatan ibu maupun bayi sehingga berperan dalam meningkatkan kualitas kesehatan ibu dan bayi.