Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Analisis Kemampuan Motorik Anak Autisme di Sekolah Luar Biasa Faujiah, Yuni Nur; Nurbayanti, Linda; Dwiyanti, Vanisha Putri; Fauziah, Agni Zein
Jurnal Basicedu Vol. 9 No. 1 (2025): February
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v9i1.9319

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan motorik kasar dan halus pada anak dengan autisme di SLB Tamansari, Kota Tasikmalaya. Masalah yang diambil adalah hambatan dalam keterampilan motorik yang dapat mempengaruhi pembelajaran dan interaksi sosial mereka. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi dan dokumentasi. Subjek dari penelitian ini melibatkan tiga siswa dengan autisme yang didampingi oleh guru pendamping. Hasil Penelitian menunjukan bahwa kemampuan motorik kasar sebagian subjek cukup baik, terutama dalam aktivitas dasar seperti berjalan dan berlari. Namun, terdapat tantangan dalam melakukan gerakan yang membutuhkan koordinasi kompleks, seperti gerakan jongkok dan beberapa aktivitas dalam ibadah. Kemampuan motorik halus subjek cenderung lebih terbatas, terutama dalam aktivitas seperti memegang alat tulis, mengancingkan pakaian, dan kegiatan manipulatif lainnya. Hambatan ini dipengaruhi oleh keterbatasan fokus dari subjek. pola perilaku berulang serta koordinasi mata-tangan yang belum optimal. penelitian ini menekankan pentingnya intervensi yang terstruktur, dukungan intensif dari keluarga dan guru, serta lingkungan pendidikan yang inklusif uruk membantu meningkatkan kemampuan motorik pada anak dengan autisme
Analisis Kemampuan Motorik Anak Autisme di Sekolah Luar Biasa Faujiah, Yuni Nur; Nurbayanti, Linda; Dwiyanti, Vanisha Putri; Fauziah, Agni Zein
Jurnal Basicedu Vol. 9 No. 1 (2025): February
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v9i1.9319

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan motorik kasar dan halus pada anak dengan autisme di SLB Tamansari, Kota Tasikmalaya. Masalah yang diambil adalah hambatan dalam keterampilan motorik yang dapat mempengaruhi pembelajaran dan interaksi sosial mereka. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi dan dokumentasi. Subjek dari penelitian ini melibatkan tiga siswa dengan autisme yang didampingi oleh guru pendamping. Hasil Penelitian menunjukan bahwa kemampuan motorik kasar sebagian subjek cukup baik, terutama dalam aktivitas dasar seperti berjalan dan berlari. Namun, terdapat tantangan dalam melakukan gerakan yang membutuhkan koordinasi kompleks, seperti gerakan jongkok dan beberapa aktivitas dalam ibadah. Kemampuan motorik halus subjek cenderung lebih terbatas, terutama dalam aktivitas seperti memegang alat tulis, mengancingkan pakaian, dan kegiatan manipulatif lainnya. Hambatan ini dipengaruhi oleh keterbatasan fokus dari subjek. pola perilaku berulang serta koordinasi mata-tangan yang belum optimal. penelitian ini menekankan pentingnya intervensi yang terstruktur, dukungan intensif dari keluarga dan guru, serta lingkungan pendidikan yang inklusif uruk membantu meningkatkan kemampuan motorik pada anak dengan autisme
Implementasi Pembelajaran PKN dalam Pembentukan Karakter Siswa Sekolah Dasar Fauziah, Agni Zein
Edukasi Tematik: Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar Vol. 4 No. 1 (2023): Edukasi Tematik: Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar - Universitas San Pedro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59632/edukasitematik.v4i1.241

Abstract

Pembelajaran Pendidikan kewarganegaraan sangat penting untuk pendidikan karakter sehingga implementasinya dapat membantu dalam pembentukan karakter generasi bangsa di Indonesia. Melalui pendidikan karakter peserta didik diajarkan untuk memiliki sikap dan perilaku yang baik. Pendidikan karakter bertujuan untuk kembali menghidupkan karakter warga negara yang sesuai dengan nilai-nilai Pancasila, antara lain nilai ketaqwaan, nilai keimanan, nilai kejujuran, nilai kepedulian, hingga nilai etika atau sopan santun. PKn merupakan salah satu sarana yang tepat untuk mengimplementasikan nilai-nilai dalam pendidikan karakter kepada peserta didik, karena tujuan PKn pada dasarnya adalah untuk menciptakan peserta didik menjadi warga negara yang demokratis dan berkarakter sesuai dengan nilai-nilai Pancasila. Oleh karena itu, pembelajaran PKn dapat diimplementasikan untuk membentuk karakter generasi muda Indonesia terutama mulai dari peserta didik di Sekolah Dasar.