Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peningkatan pengetahuan tentang kanker servik melalui pemberian edukasi kanker servik pada remaja putri Shofiyatul Azizah; M. Lutfi Saputra; Dani Trianto; Bunga Karina Zulfa; Siti Wardah In’am Fathin; Deya Devi Noventa Anggraini; Zahra Muhammad; Elivya Putri Melsany; Dinna Fitriya; Anisah; Luluk Rosida
BEMAS: Jurnal Bermasyarakat Vol 6 No 1 (2025): BEMAS: Jurnal Bermasyarakat
Publisher : LPPMPK-Sekolah Tinggi Teknologi Muhammadiyah Cileungsi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37373/bemas.v6i1.1449

Abstract

Serviks leher rahim atau mulut rahim merupakan ujung bawah rahim yang menonjol ke vagina. Kanker rahim adalah tumor ganas yang tumbuh didalam serviks. Angka kejadian Kanker serviks di Indonesia (136,2/100.000 penduduk) urutan 8 di Asia Tenggara. Angka kejadia kanker leher rahim sebesar 23,4 per 100.000 penduduk dengan rata-rata kematian 13,9 per 100.000 penduduk. Tujuan dari Kegiatan Pengabdian adalah memberikan edukasi tentang kanker servik pada Remaja putri sebagai upaya meningkatkan pengetahuan remaja tentang kanker servik. Metode pelaksanaan pengabdian dengan memberikan edukasi berupa penyuluhan dengan media powerpoit, video dan leaflet kepada remaja putri di SMK Muhammadiyah Playen. Dari kegiatan penyuluhan ini didapatkan hasil bahwa setelah dilakukan penyuluhan terdapat peningkatan pengetahuan dari remaja putri. Kegiatan ini sangat bermanfaat dalam meningkatkan kesadaran akan pentingnya mengetahui pencegahan dan deteksi dini mengenai masalah reproduksi. Penyuluhan mengenai kanker serviks sebagai upaya pencegahan yang bermanfat dalam meningkatkan pengetahuan dan kesadaran remaja putri untuk menghindari penyakit kanker serviks, juga dalam pemahman remaja putri tentang cara menjaga kesehatan organ kewanitaan saat menstruasi sehingga terciptanya poa hidup sehat untuk mencegah terjadinya kanker serviks.
Perbedaan Pengaruh Morning Walking Exercise Dan Murottal Al-Qur’an Terhadap Kualitas Tidur Lansia Dinna Fitriya; Lailatuz Zaidah; Rizky Wulandari
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 6.A (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Lanjut usia (lansia) adalah individu berusia 60 tahun ke atas yang mengalami berbagai perubahan fisiologis dan psikologis, termasuk gangguan tidur. Data menunjukkan bahwa 67% lansia di Indonesia mengalami kualitas tidur yang buruk (Prima & Oktarini, 2021). Gangguan tidur berdampak pada penurunan konsentrasi, peningkatan stres, serta risiko penyakit kronis. Upaya nonfarmakologis seperti aktivitas fisik dan terapi spiritual dapat menjadi alternatif untuk meningkatkan kualitas tidur lansia. Morning walking exercise membantu meningkatkan relaksasi dan keseimbangan tubuh, sedangkan terapi murottal Al-Qur’an memberikan efek ketenangan melalui penurunan hormon stres dan peningkatan endorfin alami. Fisioterapi berperan penting dalam mengintegrasikan kedua metode tersebut sebagai bentuk intervensi holistik bagi lansia. Tujuan: Untuk mengetahui perbedaan pengaruh Morning Walk Exercise dan Murrotal Al-Qur’an terhadap kualitas tidur lansia. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Dengan desain penelitian yang digunakan yaitu quasi eksperiment dibagi menjadi 2 group pretest dan postest. Bertujuan untuk mengetahui berbedaan Perbedaan Pengaruh Morning Walking Exercise Dan Murottal Al-Qur’an Terhadap Kualitas Tidur Lansia. Data dikumpulkan dari 44 lansia dengan menggunakan teknik purposive sampling. Hasil: Penelitian ini menunjukan adanya perbedaan pengaruh signifikan dari latihan Morning Walking Exercise dan Murottal Al-Qur’an dalam meningkatkan Kualitas Tidur. Hasil dari kelompok I menujukkan bahwa p=0,001 (p<0,05) dan kelompok II p=0,001 (p<0,05) dan hipotesis III menujukkan hasil p=0,001 (p<0,05). Kesimpulan: Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa Morning Walking Exercise memiliki pengaruh yang signifikan dan positif dalam meningkatkan kualitas tidur pada lansia.